
" keturunan, kenapa tiba- tiba bicara seperti itu..? "
" aaah.. tidak maya, jangan dengarkan pak tua bodoh ini..! "
" sudah ku bilangkan dia harus tau.. "
" diam kau..!! "
*Heeemm keturunan, kenapa mendadak begini 😓, tapi sebenarnya aku sudah berjanji pada rangga jika aku juga akan memberikannya.
eemm.. apa ini benar- benar saatnya, haaahh.. baiklah kalau begitu*.
" jika memang harus sekarang baiklah, aku menerimanya.. " ucapku.
" aku menolak! "
😱 Langsung di tolak mentah- mentah.
" kau tidak perlu marah begitu.." ucap lord.
" sudah ku bilang kan..!! kau tidak perlu ikut campur..!! "
" jangan salah sangka, aku hanya memberi tahu maya, keputusanya itu terserah kalian.. "
" diam kau!! aku tidak ingin kau bicara apa-apa lagi..!! "
" kalau begitu jelaskan padanya.. " ucap lord.
" yaaa! jelaskan padaku.. " aku tiba- tiba bicara.
Rangga tersentak kaget..!
Dia langsung terdiam, padahal sebelumnya dia ngoceh sana- sini.
" percuma kau tutup- tutupi, cepat atau lambat maya juga akan tau.. "
Aku menatap rangga lekat.
__ADS_1
" haaa aaahh...! 😣 rasanya aku ingin menghilang saja dari sini..!! " rangga mengeluh.
" ayo rangga jelaskan padaku sekarang juga.. "
Dengan cemberut, " yaa.. baik, baik..! "
Aku dan lordpun terdiam.
" dengar maya, saat ini aku ingin pulang ke duniaku.. "
" kenapa..?! "
" karena... 😓 " rangga sangat gugup.
" aaahhkk..!! pokoknya aku harus pulang! "
" kau harus menjelaskannya.. " ucap lord.
" rangga kau itu kenapa..? sikapmu jadi aneh begini.. " aku pusing melihat tingkah rangga.
Dengan gugup ranggapun mencoba menjelaskan.
" kami akan mengagungkan diri kami sebagai mahkluk terkuat, biasanya sepanjang malam kami akan mengaung untuk memberi tau drajat kami yang tinggi, tapi itu berbeda denganku.. "
" berbeda..? "
" yaaa, disaat kaumku mengagungkan keberadaannya, aku di tuntut untuk memberikan keturunan di malam itu.. karena aku sebagai rajanya.. "
" tapi aku tidak bisa..! "
Aku melihat dan mendengarkan rangga, dia tertunduk dengan mengerutkan alisnya.
" karena aku terlahir dengan 2 kepribadian, maka akan sangat berbahaya jika aku mendekatimu.. "
" kenapa..? " aku bertanya.
" ketahuilah maya, karakterku yang satunya sangat berbeda denganku, dia sangat kejam dan melakukan apapun sesukanya... "
__ADS_1
" biasanya dia akan bangun disaat aku marah, terdesak, atau aku sendiri yang membangunkanya tapi pada malam purnama nanti dia bisa bangun kapan saja dia mau.. "
" lalu bagaimana cara menghentikannya.. ? " lord bertamya.
" biasanya jika ingin terbangun salah satu dari kami harus mengizinkannya terlebih dahulu... "
" jadi intinya, jika kau ingin kembali normal sisimu yang satu lagi harus mau dan suka rela dan jika dia tidak mau maka kau tidak akan kembali normal.. ? " ucap lord.
" yaa.. seperti itu, jika dia bangun maka aku akan tertidur, begitupun sebaliknya jika aku bangun maka dia yang akan tertidur.. "
" jadi seperti itu... " ucap lord.
" ya, jadi lebih aman jika aku kembali saja.. " ucap rangga sambil menunduk.
Semua terdiam dan termenung.
" kalau begitu aku akan bicara pada dirimu yang satunya.. ".
Rangga kaget dengan ucapanku.
" jangan maya, itu sangat berbahaya! bagaimana jika dia melukaimu atau bahkan membunuhmu.. !! "
Aku mendekat dan menggenggam tangan rangga.
" percayalah padaku rangga, aku pasti akan baik- baik saja.. "
Rangga gugup, " entahlah maya, aku sangat takut.. "
" bukannya aku tidak mau tapi kau harus mengerti, bagaimana jika aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri..? "
" aku percaya kau pasti bisa.. "
Terpancar keraguan pada diri rangga.
" aku akan bicara padanya agar mau membangunkanmu.. "
" aku rasa itu akan sulit karena dia bukan tipe yang mudah di ajak kompromi.."
__ADS_1
" tenanglah, semua pasti baik- baik saja.. 😊 "