
" eeeemm rangga kenapa kau bisa ada disini..?? oh ya, pasti lord ya.. "
Maya menengok kekanan dan kekiri.
" dimana dia..?? "
" dia ada disini kok maya.. " ucap rangga.
Lalu lord yang berdiri di dekat mayapun perlahan bisa terlihat, mulai dari kakinya hingga ke kepala.
" lord.. " ucap maya pelan.
Dan akhirnya mereka bertiga bisa bertatapan lagi setelah 3 bulan terpisah.
" maya maafkan kami.. " ucap lord.
" kau bilang tidak ingin melihat kami lagi, tapi ternyata kami masih muncul di depanmu.. "
Rangga dan lord tertunduk di depan maya, mereka tampak sedih.
" kami akan segera pergi.. " ucap lord.
Mereka berbalik bergegas akan pergi.
" tunggu! " maya mencegah mereka.
" kalian jangan pergi, kalian tidak salah justru aku yang harusnya minta maaf karena perkataanku yang kasar.. "
" saat itu aku sedang sedih dan malah meluapkan emosiku pada kalian, aku sadar seharusnya aku tidak berbuat seperti itu, aku benar- benar menyesal.. "
" justru kalianlah yang sudah menyelamatkanku, jika tidak ada kalian mungkin aku tidak akan hidup sampai sekarang ini.. "
" maafkan aku.. ?? " ucap maya tulus.
Lord dan rangga terpaku mendengar perkataan maya.
" maya.. " ucap rangga.
Tes.. tes.. ( air mata rangga menetes )
Lalu..
!! ( maya kaget )
" aah.. kenapa tiba- tiba hujan, padahal tidak ada mendung.. 😦 " maya mendongak ke atas.
" itu karena dia menangis.. " ucap lord.
😯 Maya bingung.
" jika raja serigala menangis, maka hujanpun akan turun.. itu juga sebabnya kenapa matanya berwarna biru langit.. " ucap lord.
" jadi begitu.. 😓 "
Maya menatap rangga dan dengan lembut menyekat airmatanya.
" sudah rangga jangan menangis lagi.. " ucap maya.
" haaah 😧, kau ini.. berpisah dengan maya kau menangis, bertemu dengan mayapun kau juga menangis, kau memang anak cengeng.. " ucap lord.
" lord... kau jangan bicara seperti itu "
" heeeh.. kau tau maya, dia bahkan sudah mengguyur dunia kami selama 3 bulan.. "
__ADS_1
😯 ( maya kaget )
" maksutmu dia menangis selama tiga bulan, setelah kejadian itu.. ? "
" yaa.. " ucap lord.
" astaga rangga, aku sangat terharu.. 🙂 "
Maya langsung memeluk rangga dan mengelus kepalanya.
" cupp.. cupp.. jangan menangis lagi rangga sayang.. " maya mencoba menenangkan.
Hujannyapun berhenti.
" maaf maya, aku tidak bisa seperti pak tua itu, aku tidak bisa menutupi semua yang aku rasa.. " ucap rangga pelan.
" tak apa rangga, aku justru suka dirimu yang selalu jujur dan terbuka.. "
Rangga memang selalu seperti ini, apapun yang dia rasakan senang ataupun sedih selalu bisa terlihat dari raut wajah dan perilakunya.
Itu sangat berbeda dengan lord, dia selalu bersikap dingin dan sulit di tebak, entah dia sedih ataupun senang dia selalu diam dan mencoba menutupinya, bahkan terkadang sangat sulit untuk mengetahui apa yang sedang dia fikirkan.
Dan disaat maya memeluk rangga, mayapun melihat lord.
" apa kau juga sedih saat aku tidak ada..?? "
" heeeehhh.. " lord justru memalingkan wajahnya.
😮 ( maya kaget )
Lalu perlahan maya tersenyum 🙂, yaaah.. begitulah lord, mungkin dia malu jika mengatakannya.
Dan akhirnya merekapun bersama kembali, perasaan mereka menyatu.
Di rumah maya.
" maya untuk sementara kami akan tinggal disini, di duniamu... " ucap rangga.
" lalu kaum kalian bagaimana.. ?? "
" kau tenang saja, kami sudah mengurus semuanya.. " ucap lord.
" yaaa baiklah.. "
Rangga dan lord tersenyum.
" ooh yaa apa kalian selamanya tidak akan terlihat orang lain.. ?? "
" tidak, kami akan terlihat orang lain juga... "
" lalu gimana.. ? "
Rangga dan lord saling pandang.
" kami akan menyamar jadi manusia biasa.. "
😲 ( maya kaget )
" dan tinggal disini..?! kalau ada yang tanya bagaimana.. ?? "
" ya bilang saja, kami ini suamimu.. 😁 " ucap rangga santai.
😩 ( ekpresi maya )
__ADS_1
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Rangga dan lord melihat sekeliling.
" kenapa ? " tanya maya.
" walaupun rumah ini kecil tapi sangat bersih dan nyaman.. " ucap rangga.
😄 ( ekpresi maya )
" aku mandi dulu, karena tadi terguyur hujan aku takut jika nantinya malah sakit.. " ucap maya.
Mereka mengangguk.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Rangga dan lord berkeliling melihat isi rumah maya dan di saat bersmaan...
Gleeekkk ( pintu terbuka )
Maya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah dan handuk yang menutupi tubuhnya.
😲 ( ekpresi maya )
😳😳 ( ekpresi mereka berdua )
" akk! maaf..?! kami tidak tau kau juga keluar dengan tiba- tiba.. "
" tidak, tidak apa.. 😖 " ucap maya dengan malu.
" aku pakai baju dulu.. 😖 " maya bergegas pergi.
Dan diam- diam lord dan rangga meliriknya.
" haaah.. 😧, dia itu benar- benar .. " ucap lord.
Rangga masih terpaku, lord meliriknya.
" heii..! " ucap lord.
😞 ( ekpresi lord melihat rangga )
" a.. ku tegang 😖" ucap rangga.
Tuuuaaakk..!!! ( lord menjitak kepala rangga dengan keras )
" aaauuuu...!!! " rangga kesakitan.
" heeii pak tua! apa- apaan kau ini..!! "
( jidat rangga berubah merah )
Lord berjalan pergi.
" jika kau berani berfikir macam- macam aku akan lakukan lebih dari itu.. " ucap lord tegas.
" haaa.. aaahh..!! aku memikirkannya tapi bukan berarti akan melakukannya..!! "
😠 ( rangga kesal )
" dasar vampire sialan..!! "
Rangga masih memegangi jidatnya yang kesakitan.
__ADS_1