
Pukul 10 : 30
" hooaaamm... π© " aku bangun tidur sambil mengusap mataku
jam berapa ini?? apa sudah siang.. ?? π©
Gara- gara semalam kami bertiga begadang, mereka berdua menemaniku tidur tapi kami malah mengobrol dan becanda hingga tidak terasa sudah mau pagi, alhasil kami tidur jam 5 pagi.
Aku bangkit dari kasur, ku lihat mereka masih tertidur pulas.
Apa aku harus bangunkan mereka..?eeeemmm haaaahh... biarlah, mereka pasti masih mengantuk, nanti pasti juga bangun sendiri.
Aku biarkan mereka tidur dan pergi mandi dengan mataku yang masih mengantuk.
>>>>>>>>>>>>>
Selesai mandi, badanku sudah sangat segar sekarang π.
Lalu..
" astaga mereka belum bangun juga..?! π° "
Aku segera berjalan membuka horden dan membuka jendelanya sehingga cahaya matahari bisa masuk.
Tapi di saat mereka terkena cahaya matahari bukannya bangun malah mengerutkan alis mereka, rangga membalikan wajahnya dan lord menutup wajahnya dengan selimut.
" heeii kalian bangun...?!! ini sudah siang..!! "
Mereka tidak menanggapiku, ku lihat pakaian mereka berserakan dimana- mana dan kasurnya juga berantakan, itu karena rangga kalau tidur memang tidak bisa diam.
" haaahh...π§ " aku menghela nafas panjang
Ku coba menghampiri mereka.
" kalian bangun.. lord! rangga!! " aku berteriak kencang.
" mmmmmm... " rangga malah berbalik membelakangiku.
π‘ Aku mulai kesal sekarang..!
Aku naik ke kasur dan menggoyang- goyangkan punggung rangga yang lebar itu.
" rangga bangun.. ini sudah siang! "
" aaaahhh.. apa sih sayang... π΄ " ucap rangga dengan sedikit kesal.
" π‘ " dia benar- benar tidak mau bangun.
Ku lihat lord juga! dia malah menutupi tubuhnya dengan selimut.
Ku tarik selimutnya " lord..!! "
" lord..!! cepat mandi ini sudah siang..! "
Lord hanya mengerutkan keningnya dan membalikan wajahnya, seakan tidak mau mendengar ocehanku.
" π‘mereka ini "
Tiba-tiba..
__ADS_1
" akk..! rangga apa yang kau lakukan..?! " aku kaget saat rangga malah memelukku dan menarikku berbaring ke kasur.
" diamlah, jangan beringsik.. " ucap rangga
" hnn?? π¬ "
Dan lord juga ikut- ikutan memelukku..
" kalian..!! "
" maya jangan menganggu tidurku, aku tidak suka.. " ucap lord dengan masih menutup matanya
Apa- apaan mereka ini.. βΉ
" aahkk..!!! lepaskan! " aku memberontak tapi mereka tetap saja memelukku
β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’
" heei aku lapar.. π¦ "
" tenang saja, nanti pelayan akan membawanya kemari.. " jawab lord
" π" mereka ini sebenarnya sudah bangun tapi tidak mau beranjak dari kasur.
" aahkk.. aku mau pergi.. !! lepaskan tangan kalian, nanti jika pelayan datang pasti salah paham.. π£ "
Baru saja aku bilang tiba- tiba xey dan pelayan masuk.
!!!! π²π²π²π²
Mareka kaget, aku pun juga kaget..!!
" kami permisi.. π " ucap xey dengan kikuk dan muka mereka memerah.
Mereka pun segera pergi.
Ooh.. astaga aku malu sekali π
Tapi mereka berdua benar- benar tidak peduli, itu membuat ku semakin kesal.
" π π₯ "
Aku melepaskan tangan mereka dengan paksa.
" kesabaranku sudah habis sekarang..!! lord, jika kau tidak bangun! maka aku akan pergi dari kastil ini...!! π‘ " aku membentaknya.
Dan seketika lord membuka sedikit matanya dan bangun.
" haaahh.. iya.. iya, aku bangun.. " ucapnya pelan
" cepat mandi.. !! " aku menunjuk kamar mandi
Tanpa bicara dia langsung menurutiku pergi ke kamar mandi dengan mata yang masih tertutup.
Lalu aku melihat rangga..
" dan kau rangga!! "
Dia malah membalikan tubuhnya lagi, membelakangiku..
__ADS_1
" anak ini π‘ "
Dengan keras aku langsung menarik ekornya.
Lalu...
" π¨ yaaahhh...!! " rangga kaget dan berteriak
Dia langsung berbalik dan melihatku, " ooh sayang.. jagan menarik ekorku dengan keras begitu.. π΅ "
" aku tidak peduli..!! aku akan mematahkannya jika kau tidak bangun juga..!! "
" π± "
" iyaah.. iyaaah.., kau jangan galak begitu.. π΅ "
" huuhhhh " aku memalingkan wajahku
Rangga langsung beranjak dari kasur dan pergi ke kamar mandi, dia hendak membuka pintu.
" heii tunggu..! "
TERLAMBAT π²
Rangga sudah membukanya, dan..
" haaaaahh...!!! " teriakan keras dari lord yang di dalam.
Dhaaarr...!!
Rangga langsung menutup pintunya kembali, dia sangat kaget..π¨
Tiba- tiba..
Jraaassa...!!!
Tombak sihir lord menembus pintu, tepat di samping kepala rangga.
!!
Aku kaget melihatnya..!! jika lord mau, waaah.. kepala rangga bisa benar- benar berlubang tadi.
Rangga berkeringat, matanya melotot ketakutan, hampir saja dia akan kehilangan nyawanya π±.
" kenapa tidak bilang jika pak tua itu di dalam..?!! " rangga meneriakiku.
" kau tidak bertanya.. π "
" π " rangga kesal
Lalu..
" heeii.. serigala, tunggu saja pembalasanku.. " ucap lord yang di dalam.
" π± tidak.. tidak pak tua! kau salah faham.. "
" aku benar- benar tidak sengaja tadi π΅ " rangga sangat panik.
Aku yang melihat mereka berdua justru sangat senang ππ aku tertawa lepas ππ .
__ADS_1