
" penggal kepalaku dan bakarlah, itulah satu- satunya cara membunuhku.. " ucap lord pada mereka.
Aku benar- benar tidak percaya, bagaimana bisa lord melakukan semua ini padaku, air mataku terus mengalir derasπ’.
Kaum rangga hanya melihat lord tanpa bicara apapun, sedangkan lord masih tertunduk di depan mereka, dia sama sekali tidak mengangkat kepalanya.
Lalu tiba- tiba...
!!!!
" apa- apaan semua ini.. ?!! " xey dan anak buahnya datang.
Entah dari mana tiba- tiba mereka turun di antara kami dan itu membuat kami semua kaget, terutama aku dan rangga.
Gawat.. π¦ keadaannya akan semakin rumit..!!
Xey dan anak buahnya yang melihat lord seperti itu jelas kaget dan tidak terima.
" apa yang kalian lakukan pada tuan kami..?? berani sekali kalian memperlakukannya dengan hina seperti ini.. ??! " muka mereka suram dan terlihat sangat marah.
" kalian jangan salah paham, kami sama sekali tidak melakukan apapun.. " rangga memcoba menjelaskan.
" tidak melalukan apapun.. ?? " seketika mereka menjadi sangat marah, mereka mengerutkan keningnya, mata mereka berubah merah dan kuku mereka memanjang.
Seakan xey dan anak buahnya siap menyerang kami, kami semua menjadi panik.
Lalu...
" untuk apa kalian mengikutiku..?? " lord tiba- tiba bicara.
" tuan.. " mereka melihat lord
Lord membuka matanya dan menatap mereka dengan tajam.
" pergi kalian dari sini.. " ucap lord serius
Mereka tersentak kaget dan tangan mereka mengepal.. " tidak tuan.. "
" kami tidak akan pergi, kami.. " mereka mengepalkan tangan mereka dan menggertakan gigi mereka, itu jelas sangat berat bagi mereka.
β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’
" aku telah menenyerahkan nyawaku pada mereka.. " ucap lord
!!!
" apa!! tapi kenapa.. ?? " mata mereka melotot karena kaget.
Lord tidak menjawab, mereka terlihat sangat panik dan tidak percaya.
" tuan hamba mohon, berdirilah.. "
__ADS_1
" benar tuan, anda tidak harus seperti ini.. "
Lord tidak menanggapi mereka.
" tolong jangan merendahkan diri anda sendiri, anda benar- benar tidak pantas melakukan hal seperti ini.. "
Mereka terus memohon tapi lord sama sekali tidak menanggapi, lord tetap berlutut memberi hormat layaknya seorang bawahan.
Melihat itu semua xey sontak sangat marah, dia benar- benar tidak bisa menerimanya.
" bagaimana bisa, mahkluk rendah seperti mereka membuat anda sampai seperti ini.. " ucap xey serius suaranya berat.
Sontak semua kaget mendengar ucapan xey..!!
" drajat kita lebih tinggi dari mereka! aku tidak akan pernah menerima penghinaan ini..!!! " xey berteriak keras.
" berlutut! " ucap lord
!!!!
Bruuukk..!!
Xey dan pengawalya langsung jatuh berlutut, mereka tidak bisa bergerak, mereka mencoba berdiri tapi tidak bisa.
Lord mengendalikan fikiran mereka π¦
Xey dan pengawalnya memandang lord dengan sedih bahkan mata mereka sudah berkaca- kaca.
" ini adalah keputusanku... " ucap lord pelan
Lalu lord memandang kaum rangga yang ada di hadapannya.
" jangan takut, cepatlah kalian bunuhlah aku.. "
!!!
Aku, rangga dan xey kaget..!!
Lalu tiba- tiba majulah salah satu dari mereka, seorang anak remaja dari kaum rangga mungkin usianya masih belasan tahun, dia melangkah dan berhenti di depan lord.
" gara- gara kau menghancurkan desa kami kemarin, ibuku terkena bongkahan bangunan yang roboh hingga dia terluka dan tidak bisa berjalan lagi, aku sangat membencimu " ucap pemuda itu.
" kalau begitu jangan ragu untuk melakukannya.. " ucap lord pelan
Aku benar- benar tidak percaya..!! ini tidak boleh terjadi.
" tidak.. !! jangan.. !!! π£ " aku mencoba berlari menghampiri lord tapi di cegah oleh rangga.
" rangga.. lepaskan aku..!! lepaskan.. !! π’ " aku berteriak dan menjerit.
" kau jangan kesana maya, itu sudah menjadi keputusannya.. "
__ADS_1
" tidak, aku tidak mau..!π " aku menangis
" rangga lakukan sesuatu..?!! "
" aku sebenarnya ingin mencegahnya maya, tapi aku tidak bisa.. aku harus bagaimana.. " rangga sangat panik dan bingung, karena lordlah yang menginginkannya.
" jangan sentuh tuan kami..!!! " xey dan anak buahnya berteriak.
" jika kau berani, kami benar- benar akan membunuh kalian semua..!! " mereka mengancam.
Mereka mencoba berdiri tapi tidak bisa, muka mereka memerah karena marah, mereka memandang tajam anak itu.
" kalian tidak boleh melakukan apapun pada mereka.. " ucap lord
" tapi tuan..?!! "
" ini perintah " ucap lord tegas
Xey dan anak buahnya terlihat sangat syok mendengar ucapan tuannya.
Lalu...
Lord memandang anak itu dan menunduk kembali.
" lakukanlah, aku tidak akan melawan.. " ucap lord pasrah.
Lalu anak itupun memegang rambut lord dengan keras dan dagu lord, dia bersiap untuk mematahkan lehernya.
!!!
" heeeiii...!!! berani sekali kau..!!! " mata xey dan anak buahnya berubah merah menyala, mereka tidak terima.
" jangan...!!! " aku berteriak histeris
" kalian salah sangka... akulah sebenarnya penyebab kejadian itu..!! akulah yang salah..!!! "
" aku mohon jangan lakukan itu..!! bunuh saja aku..!! π " aku menangis sejadi jadinya.
Tapi mereka berdua tidak memperdulikan teriakanku.
Anak itu mulai menarik leher lord ke samping dengan perlahan.
!!!!
Mata ku melotot..!!
Tidak...!! ini tidak boleh terjadi..!!
Kreeekk... kreeekkk... ( mulai terdengar suara leher lord yang patah )
" tuuaaannn... !!!! haaaa aaaahhhh....!!!! " xey dan anak buahnya mencoba sekuat tenaga berdiri tapi itu sia- sia, mata mereka melotot melihat kejadian itu.
__ADS_1
" jangan..!!! ku mohon jangan... !!! π " aku berteriak keras, air mataku menetes deras.
*Jika begini terus l*ord benar- benar akan mati π’, tidak..! aku tidak mau..!! tidaaakkk...!!!