
Zhen yang telah sampai terbang mendarat di tempat tujuan. Di sebuah lubang besar bawah tanah yang gelap. di situ terdapat Vegarddian yang meringkih kelaparan,sakit dan kedinginan di dalam lubang goa bawah tanah itu.
Vegarddian mendengar dan menoleh ke arah atas di karenakan mendengar suara rusuh bergemuruh dan berteriakan.
di saat itu adalah ulah Zhen yang mencoba ingin menyelamatkan Vegarddian dari perbudakan pembangunan goa bawah tanah.
Vegarddian melihat Zhen yang saat itu Vegarddian belum mengenal diri nya.
Namun Vegarddian di tempat itu hanya bisa berbaring pasrah dan lemas karena terkuras banyak energi dan tenaga nya. Segera mungkin Zhen memupu Vegarddian dan terbang ke atas untuk keluar jauh dari tempat Goa itu.
__ADS_1
Beberapa lama setelah Zhen berhasil menyelamatkan Vegarddian kain hijau Vegarddian terjatuh pada pintu Gerbang penjara yang ada pada Gedung hijau di mana di dalam penjara itu terdapat teman-teman Vegarddian.
Dalam ruang penjara di gedung hijau itu, Marl hantor yang melihat kain milik Vegarddian itu terjatuh di hadapan mereka. Seketika Marl hantor merasa lebih sedih dari melihat kejadian itu dan membuat terpancing marah yang sangat besar.
Begitu juga dengan Drenal yang juga merasakan kemarahan nya saat melihat sekelebatan Vegarddian yang di bawa terbang oleh mahluk hitam bersayap 12 itu yang mereka duga akan menghabisi Vegarddian.
Drenal pun berubah ber api-api sehingga mampu membuat diri nya yang seperti dia mau. Begitu juga dengan Marl hantor yang tanpa ragu lagi bisa membangkitkan kekuatan ketajaman pikiran dan hati mampu menghilang dari kejap pandangan mata.
Di tempat cakrawala di mana Zhen terbang, di halangi oleh Marl hantor di depan nya. Sedikit membuat Zhen kaget oleh seorang yang menghalangi nya. Zhen mengira tempat saat ini dia berada belum jauh dan masih menyisakan urusan kegaduhan yang belum usai.
__ADS_1
Terpaksa Zhen mengira seorang itu adalah sebuah penghalang bagi nya. begitu juga Marl hantor yang ingin mengambil Vegarddian yang ada pada tumpuan kedua tangan Zhen. Vegarddian yang lemas dan tidak bisa mengatakan sedikitpun terpaksa membuat mereka berdua harus bertempur satu sama lain.
Zhen memberikan kabrukan kuat pada Marl hantor yang berhasil di hinyarinya. dan Marl hantor memberikan sabetan kilat memotong dari bagian sayap-sayap Zhen.
Namun terkejut nya bagian sayap dan tubuh Zhen kembali pulih dalam sekejap. Begitu terus dan tidak ada habis nya.
Semerta kedatangan Drenal dengan tubuh burung api nya membakar tubuh Zhen. dan hasil nya malah tidak ada perubahan pasti untuk mengalahkan seorang Zhen. dan sehingga pertempuran itu berlarut sangat lama.
Ketiga nya sangat kuat dan terampil. namun kala Zhen membuat pertahanan kuat seperti telur raksasa hinga membuat perisai kubah yang anti dengan kekuatan elemen dan magis. sehingga Zhen dapat memiliki waktu cukup untuk segera menyadarkan Vegarddian pada tumpuan lengan tangan nya.
__ADS_1
keyakinan zhen sedikit demi sedikit memudar setelah melihat Vegarddian tidak kunjung sadar. dan dengan pasrah pun Zhen meletuskan kubah telur hitam raksasa itu untuk meledak. karena juga tidak tahan dengan panas nya api yang di buat oleh Drenal yang api itu mengelilingi kubah perisai milik Zhen.