
pagi yang cerah membuat Vegarddian,Drenal dan Tristan semangat dengan hawa sejuk di pagi yang cerah itu. segera mereka untuk bersiap membuat sarapan dan pergi berangkat ke akademi.
di perjalanan Drenal berbicara dengan Vegarddian dan Tristan bahwa dirinya ingin sekali menemukan kekuatan burung api dari dewa. yang mengatakan burung itu memiliki kekuatan magis yang hebat. namun drenal juga menceritakan bahwa burung api itu sangat jarang orang yang bisa memiliki dan menggunakan nya.
Tristan menyahut cerita dari Drenal bahwa apakah yang di katakan itu darinya itu benar.
Drenal menjelaskan membahas lebih dalam mengenai tanggapan Tristan dan berkata bahwa ada sebuah kalimat halaman yang tertulis itu yang mungkin kekuatan itu sangat langka karena hanya seorang yang bisa membangkitkan kekuatan itu melalui sebuah karakter seorang yang sama dengan jiwa burung api.
bahkan orang itu harus bisa membangkitkan kekuatan itu dari dirinya sendiri.
Vegarddian yang ingin tahu tentang apa yang di katakan Drenal mengenai halaman entah itu dari buku apa.
jawab Drenal dengan menunjukkan barang itu ada dalam tas milik nya. dan dia mengatakan mengenai buku yang di dapat dari pembagian buku yang di berikan hari kemarin. buku Pionery.
Drenal bertanya balik pada Vegarddian kalau dia apakah sudah membuka dan melihat tentang beberapa halaman buku tersebut.
dan lalu Dernal mengatakan juga bahwa dia tidak melihat Vegarddian ada di bangku dalam
__ADS_1
Gedung Halleo pase saat pembagian buku itu.
dan guru Pashastri yang mengantarkan buku ke rumah mereka bertiga pada sore hari. dengan mengantarkan lagi seperti barang bawaan nya yang beberapa hari di titipkan di rumah tempat guru pashastri. barang nya semua beserta buku itu ada kamar nya Vegarddian kemarin sore.
dengan beberapa banyak Drenal itu menjelaskan pada Vegarddian sampai dia itu sudah memahami waktu kemarin dan saat itu Vegarddian juga membawa buku Pionery.
tanya Drenal tentang Vegarddian.
Vegarddian juga masih belum banyak membaca tentang buku itu dan dia hanya memeluk buku itu sampai dia tertidur.
Tristan pun menyahut penggalan dari Vegarddian dan mengatakan kalau dia sudah membaca beberapa halaman yang membuat Tristan tertidur pada malam itu. karena Tristan juga lelah memikirkan seperti apa dalam buku itu menjelaskan sebuah penjelajahan untuk mencari kombinasi yang di perlukan untuk sebuah ramuan. namun dia sampai penasaran akankah sulit jika tingkat Pionery ini akan lebih luas dalam ilmu pelajaran dan mempraktekannya.
di kala Drenal dan Tristan mengatakan pada Vegarddian untuk memberikan perkiraan yang mungkin akan terjadi kalau tingkat 2 Pionery itu lebih sulit dan vegarddian hanya bilang kalau dia juga masih belum tahu. akan kah nanti akan lebih sulit atau tidak nya.
sesampai mereka pada akademi.
mereka melihat banyak murid dan siswa baru di gedung Halleo pase. beberapa teman lain menyapa Vegarddian, Drenal dan Tristan. untuk mengajak mereka berkumpul di lapangan luas
__ADS_1
setelahnya semua siswa itu berkumpul dan di absen oleh para guru dan maestro itu menjelaskan beberabanyak hal dalam pelajaran baru untuk bisa di mengerti dalam upaya yang di lakukan siswa baru dalam mengenal tingkat 2 sebagai Pionery.
dan menerangkan Pionery sudah tidak memerlukan ruang untuk mempelajari banyak materi yang harus di ambil. maka dari situ seorang siswa harus segera menentukan pilihanya dari menjalankan materi apa yang harus dia pelajari dan di ambil. maka dari itu seorang siswa wajib untuk selalu memberikan laporan yang di dapat dari hasil penelitian, pengembangan, penciptaan. dan hasil lain dalam bentuk catatan. bukti hasil experimen dan sebuah penciptaan atau karya yang menjadi sebuah nilai dari keterampilan seorang Pionery. apapun hal yang di hasilkan akan menjadi nilai catatan penting untuk setiap 1 minggu memberikan laporan untuk di nilai dalam kurun waktu setahun. dimana dari mereka di dukung untuk membuat karya yang bisa membuat materi pelajaran baru juga membuat catatan ilmu yang bisa di pelajari dari generasi ke generasi selanjutnya.
setelah maestro menjelaskan tentang seorang Pionery semua siswa beberapa dari mereka sudah memahami dan di saat itu mereka di data satu persatu untuk segera menentukan pilihan nya menjadi beberapa banyak bagian.
Dari Pionery sendiri di kelompokkan menjadi beberapa tempat Mentorik ialah.
gedung penjelajahan. di sebut Navale.
gedung pengembangan. di sebut Gromate
gedung Keterampilan. di sebut Vantropy
__ADS_1
kini para siswa Pionery di harap untuk bisa membuat sebuah karya dan ide yang bisa di gunakan dan mengembangkan karya dalam pribadinya sendiri untuk dapat menuliskan dalam membuat sejarah untuk mengukir namanya pada penemuan dan pengembangan keterampilan nya dalam diri- sendiri. yang berguna pada negerinya dan orang lain. semua penemuan akan tercatat dengan dirinya di tingkat Pionery ini. apapun hal yang berkaitan dalam potensi dalam dirinya akan menjadi materi dan suatu penting dalam mencari sebuah penemuan yang bisa membuatnya sebagai seorang pionery baru.
beberapa siswa bertanya karena belum mengetahui beberapa hal utama untuk harus memulainya darimana. maka maestro itu menjelaskan nya sedemikian untuk para murid mencari tahu keinginan nya untuk membuat sebuah cita-cita untuk bisa melihat dan mengetahui untuk dapat memulainya.