Virgo (Sudah Terbit)

Virgo (Sudah Terbit)
nongki


__ADS_3

"Kenapa di saat gue udah mulai nemuin kebahagiaan gue,lu dateng dengan seenak nya? Kenapa hah?! Kurang puas lu ambil semua perhatian papa mama dari gue? Lu ambil perhatian mereka dari kecil loh! Gue ga ada nuntut apapun!


Its okay lu benci gue juga ga papa! Yang penting jangan usik gua! Gua bukan pembunuh! Yang membunuh itu Lu! Lu yang bikin Alana terjun dari balkon! Lu yang bikin dia mati! Inget itu!" Si 'dia' langsung pergi berlalu dengan tatapan sinis.


Sedangkan si penepuk bahu hanya bisa mematung terdiam,ia memikirkan semua perkataan orang yang baru saja ia tuduh tuduh.


"****! Gue harus ngapain sekarang? Gue benci sama dia! Gue benci! Dia penyebab Lana meninggal,iya! Dia penyebab nya..


Gue ga sengaja dorong Alana kan? Haha! Iya gue ga sengaja!." gumam si 'penepuk' bahu sambil mengacak acak rambut nya.


Lalu setelah ia membasuh wajah nya menggunakan air,ia merasa lebih baik.


Ia menyisir rambut nya dengan rapih,tidak lupa memakai lipbalm agar ia tidak kelihatan pucat.


Anyway 'si penepuk bahu' memiliki trauma dengan air mengalir,namun ia memaksakan membasuh muka di wastafel.


Jadilah bibir dan mukanya terlihat pucat.


"Huft,liat aja nanti." gumam nya.


......


Ternyata tebakan Aries itu salah,jam ketiga ternyata kosong lagi,alhasil anggota Bradiz mengunjungi basecamp mereka.


Susah satu mingguan ini mereka tidak datang ke basecamp.

__ADS_1


"Nanti pulang nya ketoko kue ibu nya Rafa yuk?." ajak Virgo.


"Boleh,gue lagi pengen makan cupcake,kaya nya enak nih,apa lagi cuaca adem gini." Aldo menimpali ucapan Virgo.


"Iya sih,apa lagi tuh kan minum nya milkshake,beh cocok." Aries ikut nimbrung di percakapan yabg membahas Kue kue an ini.


"Kalo gue sih terserah ya." kata Ariana netral.


"Sama,rapi gue kangen sih sama milkshake."kata Amel sambil memakan Chiki nya.


"Kan,berarti bener tuh gue ga salah." kata Aries.


"Anyway Vero,lu ngapain diem aja?." tanya Dinda bingung.


"Atau banyak gebetan? Jadi ribet?"tanya Diki.


"Suee,engga.mgue lagi mikirin hari kelulusan aja kok". Kata Vero tersenyum Pepsodent.


"Yaudah boleh aja kalo mau ke sana,di terima dengan senang hati." kata Rafa sambil tersenyum.


"Gas ajaaa"


...


Bel pun berbunyi menandakan waktunya pulang,mereka semua termasuk anak Bradiz langsung melakukan moge mereka menuju toko milik Ibunya Rafa.

__ADS_1


Mereka sering kali mampir hanya karena ingin memakan kue buatan ibu Rafa.


Kue yang di jual sangat lembut dan harum.


Rasanya bervariasi,dari mulai kue coklat,strawberry,vanila,srikaya,dan lain lain.


"Assalamualaikum tante." mereka memasuki tokonya.


"Waalaikumsalam" teriak ibu nya Rafa dari dapur.


"Wah wah,kalian dateng..yaudah ayo duduk,nanti tenang aja,gratis kok."ujar beliau sambil menggiring anggota Bradiz duduk di kursi sofa milik kafe itu.


"Tante,Virgo mau rainbow cake sama Milkshake coklat ya,terua topping nya banyakin." request Virgo dengan segala kerandoman nya.


"Boleh boleh,tante catatat nih..ada yang mau lagi? Boleh request loh!."


"Amel mau Cupcake yang 3 rasa te,sama Boba!". Kata amel Semangat.


"Oke,yang lain?" tanya Tante Erna pada pemuda pemudi yang lain.


"Ikutin amel sama Virgo semua aja bu,minum nya kopi Hitam." kata Rafa mewakili Teman teman nya.


"Yang manis te,biar kaya saya." kata Arshad mengejokes.


Tapi tidak lucu,biasalah! Itu jokes bapk bapak sekali!.

__ADS_1


__ADS_2