
"Udah,lebih baik kalian semua sekarang pulang,
makanan nya udah abis kan? Jangan kebanyakan gosip.
Virgo sama Riana juga pulang! Ayo!
Eh jangan lupa bayar." ujar Dina memberi pengarahan..
"Iya iya,bentar gue ke tante Erna dulu." ujar Virgo pada Dina.
"Yaudah,gak pake lama ya." jawab Dina.
"Iya iya,bawel amat lu Din." kata Virgo sembari menggelengkan kepalanya pelan.
Virgo berjalan ke arah meja Kasir..
Dan kebetulan sekali Kasir yang berjaga adalah Sintia,sepupu dari Rafa.
Jadilah Virgo menghampiri Sintia,
Tentu saja dengan membawa uang cash berwarna merah dan biru.
"Halo Tia.." sapa Virgo.
"Eh? Halo kak Virgo."balas Sintia ramah.
"Ini tadi kita abis banyak pesen kue,tadi ada beberapa gelas minuman juga..di total aja Sin." kata Virgo sambil mengeluarkan yang yang ia bawa.
"Tapi katanya tante Erna ga usah di bayar kak,tante bilang itu gratis." kata Sintia pada Virgo.
__ADS_1
"Jangan gitu,udah deh gini aja..
Kakak kasih uang 500 ribu ke Lu,
kalo kurang berarti itu rezeki kakak,
kalo lebih itu berarti rezeki nya kalian." ujar Virgo pada Sintia.
Sedangkan Sintia sedang bingung,pasal nya ia kan tidak tahu kue apa saja yang di pesan Virgo dan teman teman nya.
"Mending kakak bilang ke Tante Erna deh kak,nanti kalo Tia ambil uang nya,Tia yang salah." ujar Sintia memelas.
"Udah ga papa,ga akan di marahin.
Bilang aja gue yang maksa maksa." ujar Virgo pada Sintia.
Kenapa Rafa tidak memberhentikan Virgo?,jawaban nya adalah Rafa sudah malas berurusan dengan keras kepala sahabat nya tersebut.
Bisa dilihat kan? Kalau Sintia saja sudah kebingungan gara gara Virgo...
Sebenarnya mereka tahu kok niat Virgo sangat amat tulus.
Tapi kan Mereka juga terkadang ingin memberi kue dengan cuma cuma,di karenakan ingin berterimakasih.
Tapi yang nama nya Virgo,ia tidak akan pernah mau menerima hal tersebut.
Ia lebih memilih membayar Dengan nominal lebih.
Bukan merasa tersinggung atau marah,keluarga kecil Rafa bahkan kerap kali terharu melihat perlakuan Virgo ke keluarga mereka.
__ADS_1
Mungkin untuk kalian,uang sebesar 10 ribu rupiah tidak begitu berarti.
Namun bagi keluarga Rafa,uang dengan nominal segitu bisa untuk membeli beras,bahkan untuk makan satu harian penuh.
Namun berkat Virgo,Rafa dan keluarga sudah tidak pusing lagi memikirkan uang bulanan.
Mereka bisa mengandalkan usaha catering dan toko kue milik sendiri.
Untung lah usaha mereka sudah lumayan terkenal di kalangan ibu ibu sosialita ataupun anak anak muda.
Baiklah mari move on dari cerita milik Rafa.
Kita kembali ke Virgo yang berhasil membujuk Sintia.
"Yaudah ya,gue pulang dulu.
Kalian hati hati ya,kalo ada preman malak malak,bilang ke gue..
Atau bilang ke Rafa,biar dia yang manggil gue sama temen temen yang lain." ujar Virgo sambil tersenyum ramah.
"Makasih banget ya kak, kita ga tau lagi harus gimana,kakak baik banget ke keluarga kita." ujar Sintia,yup..sintia memang sudah resmi menjadi anak angkat tante Erna.
Kenapa? Karena keluarga Sintia memang sudah lama meninggal,ibu nya meninggal ketika Sintia berumur 5 tahun.
Sedangkan ayahnya baru meninggal beberapa minggu lalu karena penyakit gagal ginjal.
"Udah udah,kaya sama siapa aja..
Yaudah gue balik ya..bye tia.." ujar Virgo pada Sintia..
__ADS_1