
Mobil saat ini sudah berada di depan rumah kepala dusun , di dalam ruangan rumah kepala dusun terdengar suara erangan yang sangat memilukan ,,, tidak membuang waktu lama para awak pihak medis segera berpencar dan memasuki seluruh rumah dan tempat tinggal warga suku asli tersebut ,,, saat ini orang tua paruh baya itu tidak berani untuk mendekati rumah kepala dusun ia sangat ketakutan ,,, namun mendengar rintihan menyayat hati dari dalam ruangan membuat tekadnya sangat kuat untuk memberanikan diri supaya lebih dekat dengan Suara rintihan tersebut ,,, disaat ia sedang berada di dalam ruangan ia melihat tubuh kepala dusun menjadi kurus ,,, dan bertambah hitam ,,, awak pihak medis tidak mau buang-buang waktu lagi ia segera memasang semua alat di dalam tubuh para korban yang terinfeksi virus blood CVD itu ,, dan menyuntikkan antibiotik yang dapat membunuh segala macam virus dan bakteri ,,, suara erangan dari sang kepala dusun itu membuat orang tua paruh baya itu menitihkan air mata nya ,, ia tahu kepala dusun sangat perduli kepada diri juga warga setempat ,,, namun karena mereka tidak mempercayai bahwa obat yang disebut oleh nya ,,, banyak orang telah menjadi korban akan keganasan virus blood CVD tersebut ,,, istri kepala dusun mengeluarkan suara erangan yang sangat keras ,,, dan tiba-tiba darah keluar dari dalam rongga mulutnya , darah yang dapat bergerak semacam monster darah tersebut segera merayap menghampiri para pihak medis ,,, namun pihak medis tahu hal apa yang harus mereka lakukan nya ,, sesegera mungkin mereka mengeluarkan cairan desinfektan atau pembunuh bakteri dengan kekuatan maksimal mereka berjuang untuk memusnahkan bakteri virus tersebut ,, sampai blood CVD itu telah berubah warna menjadi kehitaman dan tidak bergerak lagi ,,, mereka pun menghentikan tindakan nya dan mulai menghampiri tubuh istri dari Kepala dusun ,,, salah satu pihak medis mendekati sang pasien ,,, setelah memeriksa kondisi nya ,, ia merasakan uluh nadinya masih berdenyut dan berdetak menandakan bahwa ia masih hidup ,, maka pihak medis dengan bantuan alat yang sudah tersedia maka mereka harus memberinya transfusi darah kepada istri kepala dusun tersebut ,,, darah baru di masukkan ke dalam tubuh sang istri ,, namun erangan yang sangat keras dari tubuh ketua dusun membuat pihak medis segera memeriksa kondisinya ,,
Para pihak medis mendekati tubuh ketua dusun ,,, saat mereka hampir dekat dengan tubuh tersebut cairan kental yang seperti monster darah itu sudah keluar dari tubuh kepala dusun , darah itu terus merayap dan hampir mendekati salah satu dari petugas medis ,, namun refleksi dari anggota lainnya segera membuat mereka serentak ,, menyemprotkan cairan desinfektan atau pembunuh bakteri , hampir 1 jam cairan monster itu sudah berubah menjadi berwarna hitam gelap , dan akhirnya mati , setelah itu tindakan selanjutnya adalah memberikan transfusi darah kepada kepala dusun , setelah nya tubuh kepala dusun sudah mulai berangsur-angsur membaik ,,, pihak medis yang lainnya , yang berjarak sekitar 3 meter dari rumah kepala dusun ,,, keluarga tersebut juga tak jauh beda dengan keluarga kepala dusun ,, malah salah satu dari keluarga mereka tewas dengan tubuh yang hampir samai seperti Marco ,,, tidak memiliki zat cair dan tubuh hanya tersisa kulit dan tulang saja ,,, dan darah tersebut telah menjalar dan memasuki tubuh sang anak yang menagis ketakutan ,, dan yang lainnya sudah menewaskan anak yang lebih kecil ,,, pihak medis hanya menghela nafas panjang ,,, melihat tragedi yang sudah menimpa keluarga tersebut ,,, sampai mereka sudah menyelamatkan 2 orang saja sekitar 5 orang tidak dapat tertolong , salah satu yang selamat adalah anak pertama nya dan anak yang kedua yang sudah besar ,,, sedang bayi ,, balita , kedua orang tua nya tewas tanpa darah dan daging ,, setelah menyelamatkan kedua pemuda itu ,,, pihak medis sudah menyuntikkan obat antibiotik ,,, dan penyemprotan secara berkala ,, membersihkan seluruh ruangan rumah dengan cairan desinfektan ,, darah yang sudah berada di dinding dan sudut lantai itu akhirnya dapat dimusnahkan , di tempat yang lain nya juga demikian ,,, hampir seluruh anggota keluarga nya tewas karena virus blood CVD tersebut ,,, para pihak medis segera memberikan pertolongan cepat ,, namun namanya usaha yang mereka lakukan itu juga tergantung dari kondisi tubuh mereka ,, ternyata setelah memberikan pertolongan ,,, setiap nyawa yang ingin ditolong nya tidak dapat terselamatkan ,,, karena virus itu tidak mau keluar dari dalam tubuh mereka ,, alhasil virus itu memakan bagian Vital dari tubuh orang yang terjangkiti ,,, dan dari keluarga itu tersisa bayi yang berada di ayunan dan satu anak yang berusia 16 th , yang tidur diatas ranjang bambu yang dapat berayun tubuh nya juga sudah kurus namun ia dapat terselamatkan ,, darah itu sepontan keluar dari rongga mulut nya ,,, seperti memuntahkan darah kental ,, hal itu juga membuat pihak medis kalang -kabut tak tentu arah ,,, pasalnya semburan darah itu muncrat sampai kemana-mana ,,,
" Huff ,,, beruntung sekali kita tidak terlalu dekat dengan nya " kata pihak medis yang tepat didepan anak muda itu ,,, sedangkan yang lainnya segera menjauh ,, sambil mengambil semprot desinfektan , setelah mendekati tempat teman sejawat nya , ia langsung memberikan tabung yang sudah di desain khusus itu kepada nya , segera lah mereka berjuang memusnahkan virus blood CVD itu ,, setelah membunuh virus dan memberikan obat antibiotik pembunuh segala virus ,, para pihak medis segera memberikan vaksinasi kepada bayi yang selamat dan juga pemuda itu , selanjutnya pihak medis segera mengemas seluruh jasad dan bagian-bagian yang harus ditangani ,,, dari kejauhan sebuah mobil bermuatan bahan pangan dan obat-obatan telah datang ,,, sebagian orang yang dapat selamat dari pengaruh virus blood CVD ,, mereka akan mendapatkan bantuan dari pemerintah setiap bulan nya ,,, berupa makanan dan obat antibiotik ,,, para pihak medis akan bertugas menjaga keamanan desa , sedang kan orang tua paruh baya tersebut ,,, telah membantu warga ia tidak ingin melepas tangan begitu saja ,,, sedang pihak medis bertanggung jawab atas dusun , pekerjaan di desa ini cukup menyita waktu ,,, beberapa rumah hanya tersisa sedikit orang saja ,,, saat ini ketua pihak medis yang bertugas sedang menelepon atas nya yang berada di kota LM ,
__ADS_1
" Tetua ,, lapor ,, " suara dari ketua medis yang menangani yang bernama senth ,,
" Iyah ,,, senth ,,, ada apa " suara Alexander lims yang berada di seberang menjawab perkataan senth yang sedang melaporkan ,,,
" Yah sudah ,,, kerjakan tugas semaksimal mungkin ,,, berapa lama kalian akan di tempat itu " kata Drs Alexander lims ,,,
__ADS_1
" Sekitar seminggu ,,, kami hanya membutuhkan 5 unit saja ,,, yang lainnya akan kembali ke dalam markas penelitian " Suara senth melaporkan kepada dokter Alexander lims ,,,
" Baiklah ,,, aku akan membuatkan laporan nya " seketika itu suara dari radioaktif pun terputus ,, karena senth sudah menutup signalnya , ia pun kembali ke dalam mobil yang sudah di desain khusus tersebut ,,, semua awak akan bergantian untuk membantu para pasien yang terkena dampak virus blood CVD , orang tua paruh baya itu selalu berada di dekat kepala suku ,,
Saat ini kepala suku Sudah sedikit membaik ,,, dua hari ia berbaring di tempat ranjang tidur nya dalam kondisi fisik yang tidak seperti sebelumnya , tubuh kurus nya berangsur-angsur pulih , matanya yang sayu selalu mengeluarkan air mata kagum kepada orang tua paruh baya yang mau berjuang demi desa tercinta nya ,,,,,
__ADS_1