
setelah mendapatkan jurnal milik Drs Alexander lims , gres segera memakai baju keamanan dan secepatnya menuju mobil yang sudah menjemputnya , sesampainya di depan gedung laboratorium tempat majikan nya bekerja , gres segera masuk kedalam ruangan ,,
Drs Alexander lims telah berada di depan pintu masuk laboratorium penelitian , ia sedang menunggu kedatangan Gress yang membawa jurnal penelitian miliknya ,
" tuan ,,, ini jurnalnya ,,, benarkah yang ini " kata gres yang langsung menyerahkan buku jurnal itu , ia segera menghampiri tuannya ,
" Iyah gress buku itu yang sedang aku cari ,,, " kata Drs Alexander lims ,,,
Drs Alexander lims segera mengambil buku jurnal penelitian itu , ia segera masuk kedalam laboratorium ,
setelah mengucapkan kata terima kasih kepada gress , Gress pun langsung kembali menuju kediaman sang majikan , sedangkan Drs Alexander lims segera menuju tempat penelitiannya , ternyata dia sudah di tunggu oleh semua orang yang berada di dalam laboratorium , Jackson segera mengambil buku jurnal penelitian itu , setelahnya ia membolak-balikkan semua catatan dan menemukan catatan racun yang Drs Alexander lims tulis , segera mereka menuju gudang penyimpanan obat dan bahan yang sudah di uji coba , buku jurnal penelitian itu petunjuk untuk mengetahui keberadaan bahan-bahan obat tersebut ,
mereka semua sudah mengacak-acak semua rak ,,, dan brangkas-brangkas obat-obatan ,
" dokter ,,, persediaan ini , aku kira tidak akan cukup "kata Jackson ,
" Iyah aku tahu ,,, Dimana kita akan mendapatkan obat-obatan ini " Drs Alexander lims bertanya kepada Jackson ,
" daratan Cina ,,, " kata Jacksen singkat ,,
__ADS_1
" kita tetap harus mendapatkan obat ini " Drs Alexander lims segera menuju layar koordinasi para petinggi yang biasa di gunakan untuk layar mething ,, setelah menekan tombol on , segera layar terbuka lebar , dan terlihat seluruh anggota perwakilan negara melihat kearah Drs Alexander lims ,
" ada apa ?.. " hampir semua orang bertanya kepada Drs Alexander lims ,,,
akhirnya perbincangan pun terjadi , dengan mudahnya sang dokter akan mendapatkan obat yang ingin dia gunakan itu , pihak negara China akan mengirimkan semua obat-obatan itu secara gratis , mereka malah senang sekali , antusias para warga pun membuat semangat sang pemimpinya sangat senang , seluruh rakyat nya berharap agar virus blood CVD tersebut dapat di musnahkan di seluruh penjuru dunia tanpa terkecualian ,
esok harinya Drs Alexander lims sudah mendapatkan obat itu berton-ton banyak , sampai seluruh persediaan obat sudah tercukupi ,
" hahh ,,, akhirnya Obat yang kita butuhkan sudah ada " kata dokter Alexander lims , sudah hampir sebulan mereka tidak pulang kerumahnya , dan para pasien yang berada di penampungan kaca tersebut sudah mulai pulih dari sakit nya , Drs Alexander lims juga sudah menciptakan obat penanganan dari virus tersebut , malahan Obat itu sudah di kirim ke segala penjuru dunia ,,
saatnya mengerjakan PR yang belum selesai ,,, banyak hal yang harus dilakukan ,, terutama PR membuat obat hujan buatan untuk memusnahkan virus blood CVD dari muka bumi ini ,
saat ini di sebuah air terjun , banyak sekali ikan yang mengapung diantara air terjun tersebut , yang mengherankan tubuh ikan itu tidak seperti tubuh Marco yang mengecil , melainkan menggembung besar ,, seolah-olah ikan tersebut terkena racun yang dapat membuat tubuh mereka menggelembung besar ,
para penduduk sudah mendapatkan anjuran dari pihak kota agar tidak mengambil binatang atau bahan yang memiliki darah , supaya semua warganya tidak terpapar virus blood CVD yang sangat berbahaya , saat ini di sebuah pondok kecil , pondok itu milik penduduk desa yang tidak memiliki apa-apa ,
didalam seorang ibu sedang memasak bubur panas , kedua anaknya sedang menunggu bubur tersebut masak ,, ia juga menumis Daun ubi yang sudah di lumatkan sampai lunak , setelah itu ia akan menumis Daun ubi tersebut , beruntung sekali setiap Bulan pemerintah selalu memberikan jatah sembako untuk seluruh anggota keluarga yang tidak mampu , semua sembako tersebut mereka dapatkan dari pihak pemerintahan , jadi setiap warga tidak ada yang sampai mati disebabkan kelaparan , begitu juga salah satu ibu itu , ia begitu irit sekali , setiap hari nya dia menanak bubur nasi agar tercukupi kebutuhan sehari-hari ,
" Bu apakah bubur sudah masak Ani lapar Bu " kata bocah kecil yang lucu itu ,
__ADS_1
" sebentar yah " ibunya menyahuti sambil mengaduk-aduk bubur yang berada di atas tungku api kayu ,
bocah laki-laki itu juga sudah mengerutuh ,
" Bu , Dika juga lapar " Suara bocah itu memelas menahan lapar , ia ingin bubur yang berada di dalam panci tersebut segera dihidangkan untuk di makannya ,
setelah 30 menit bubur tersebut telah masak dan dapat di makan ,
sedangkan tetangganya yang berada di sepuluh meter dari nya , ia pun juga memiliki nasib yang sama , ia menumis Daun ketela dan memasak ubi di campur dengan nasi yang ia tanak , bahkan saat ini seluruh anggota keluarganya sedang menikmati makanan yang sederhana tersebut ,, menurut mereka hidangan itu sangat lezat dan nikmat sekali ,
⏭️🔀
saat ini di dalam laboratorium Drs Alexander lims Masih juga fokus dengan pekerjaan nya yang sudah tertunda , ia mulai meneliti ulang hasil yang ia dapatkan , karena membutuhkan ketelitian , ia pun tidak ingin mengambil resiko besar dalam proyek tersebut ,
hari ini adalah hari besar negara LM , seluruh negara ingin memperingatinya , namun saat ini negara dalam kondisi yang tidak memungkinkan , maka dari itu , sebagaian warga yang bekerja di luar rumah , dianjurkan untuk cuti , dengan syarat pihak medis yang akan menyediakan transportasi umum yang sudah di desain khusus oleh pihak negara , termasuk Drs Alexander lims dan beserta yang lainnya , mereka akan mendapatkan liburan 2 hari , setelahnya mereka diwajibkan untuk kembali bekerja ,
Drs Alexander lims sudah bersiap-siap ingin kembali pulang ke rumahnya , sedangkan Drs alesha Wilona sudah di jemput oleh kedua orang tua nya , maklum dia adalah anak dari duta besar negara asing , mobil yang di gunakan juga alat khusus yang dirancang oleh pihak negara , demi keamanan dan kenyamanan juga , setelah Drs alesha Wilona memasuki mobil tersebut , Drs Alexander lims juga sudah berada di dalam mobil miliknya berlogo pusat penelitian , Drs Alexander lims segera keluar dari wilayah parkiran laboratorium penelitian , mobilnya terus melaju di jalanan beraspal , tidak membutuhkan waktu lama ia pun tiba di depan gerbang rumahnya , tidak seperti Drs alesha Wilona , ia saat ini berada didalam badan pesawat terbang , bahkan mode pesawat pun juga sudah di rancang khusus , agar virus yang menular melalui vantilasi udara tidak akan dapat masuk kedalam badan pesawat udara , sehingga menjaga keamanan dan keselamatan penumpang yang berada di dalam badan pesawat terbang , Drs alesha Wilona sudah duduk diatas kursi dengan nomor urutan disamping kedua orang tua nya ,
" pah ,,,mah ,,, pakai sabuk pengaman " Drs alesha Wilona mengingat kedua orang tuanya agar menggunakan ikat pinggang keamanan , sampai pesawat sudah meninggal lapangan udara dan terbang diatas awan hitam yang kelam ,
__ADS_1