
saat ini mobil terus melaju dijalan berdebu ,
" lims ,,, aku rasa debu ini adalah sumber bakteri " alesha memberikan pendapatnya ,
" mungkin ,,, perintahkan mobil jangan terlalu laju " Drs Alexander lims memerintahkan kepada sopir mobil ,
" baik ,,, " kata sang sopir yang kebetulan terdengar oleh nya , sopir pun mengurangi kecepatan mobil , debu pun sudah tidak seperti yang tadi , ternyata dugaan alesha Benar , virus itu terdapat didalam debu , mereka berbaur dengan debu yang berterbangan ,
karena mobil ini sudah di rancang khusus oleh pihak penelitian , dari dalam mobil terlihat partikel bakteri yang berterbangan di Udara ,
sampai akhirnya mobil berhenti di sebuah rumah balai desa ,, tempat itu seperti gedung gereja ,, tempatnya tertutup rapat ,, tidak ada satu pun vantilasi udara , dokter Alexander lims turun dari dalam mobil pihak medis , dengan memakai baju pengamanan khusus , ia menjejakkan kakinya sambil mengamati sekeliling nya ,
" sha ,,, ini buruk sekali " Drs Alexander lims berkata pada alat di dalam baju yang dipakainya ,
" menurutku juga begitu " Drs alesha Wilona menimpali ,
" kita harus segera mengevakuasi korban ,, jangan sampai terlambat " Jackson segera mengkoordinasikan tim Harry ,,
" Harry ,, perintah pihak keamanan yang bertugas dibagian medis , untuk segera datang " Jackson langsung memerintahkannya ,
" baik kak ,,, sesegera mungkin " kata Harry yang langsung memegang alat komunikasi , setelah tersambung mereka langsung di perintahkan agar segera datang , tak berapa lama mobil pun datang , Drs Alexander lims memasuki ruangan Gereja itu dengan masih mengunakan baju keamanan , ternyata keadaan seluruh pasien cukup mengenaskan ,, banyak sekali luka jahitan di sekujur tubuhnya ,
__ADS_1
Drs Alexander lims melihat keseluruhan pasien yang berada di dalam ruangan ,,, Drs alesha Wilona tercekat , melihat pasien yang tergeletak diatas ranjang tidur , bau obat bercampur bau tak sedap menyeruak kedalam Indra penciuman nya ,
" cepatlah ,,, tidak ada waktu lagi ,,, segera kita evakuasi seluruh pasien ke tempat yang lebih insentif ,, " Drs alesha Wilona sudah ingin marah kepada semua tim medis , padahal saat ini tim Jackson juga sudah membantu dan menagani mereka , sampai keseluruhan pasien sudah di angkut dan dibawa menuju pusat kota ,
mobil medispun sudah sampai di depan gedung besar ,, tempat itu adalah tempat penelitian yang sudah terbengkalai ,, setelah mendapat instruksi dari Drs Harry , seluruh pihak telah membersihkan tempat itu ,
semua pasien segera di bawah ke ruang isolasi yang sudah di sediakan , mereka akan mendapatkan tempat karantina yang steril dan aman , seluruh pasien di tempatkan pada ruangan masing-masing yang berbeda , karena mereka harus di pisahkan dari tahap level yang diderita pasien , agar tidak semakin memperkuat penularan , Drs Alexander lims segera memasuki ruangan yang paling darurat , di bantu oleh Drs Jackson dan sekertarisnya Drs alesha Wilona , mereka segera mengoperasikan ulang pasien ,, Glen dan Raymond melihat layar monitor pemantauan , sedangkan Harry membantu Drs Alexander lims bekerja menagani tubuh pasien yang terkena dampak virus blood CVD , setelah hampir satu jam lebih operasi pun telah selesai , pasien yang sudah mendapatkan penanganan akan ditempatkan di dalam ruangan yang berbeda ,
🔀
setelah melihat Drs Alexander lims mengoperasi pasien yang terpapar virus , maka para dokter di negara mtrik akan mendapatkan intruksi langsung dari Drs Alexander lims agar dapat menagani pasien , dari seluruh pasien yang terkena dampak virus blood CVD telah dapat penanganan intensif sesegera mungkin , akhirnya seluruh pasien telah selesai di tangani , mereka pun langsung keluar dari ruangan isolasi , setelah mengoperasikan pasien telah selesai , mereka akan menyuntikkan obat anti virus kedalam tubuh mereka , antivirus blood CVD yang sudah di kembangkan oleh Drs Alexander lims dan Drs Jackson , mereka juga harus mengkarantina diri mereka setelah menagani tubuh pasien , agar tidak terpapar virus blood CVD , selama pengkarantinaan , mereka akan menunggu diagnosa yang terdapat di layar monitor penelitian yang sudah dirancang khusus, untuk meneliti tubuh manusia yang terkena virus blood CVD , jika mereka dinyatakan clear , maka mereka akan keluar dari ruangan karantina ,
saat ini Drs Alexander lims sedang duduk di ruang kantin laboratorium penelitian milik negara mtrik ,
" mereka tidak seperti kemarin ,,, intinya masih dalam tahap penyembuhan " kata Harry lesu ,,
" maksudnya ,,, " Drs Alexander lims bertanya kembali kepada Harry ,
" mereka terlalu banyak mengeluarkan darah ,,, tubuh mereka masih lemah , beruntungnya mereka semua selamat " kata Harry menjelaskan , ia sadar bahwa hanya keajaiban yang dapat menyelamatkan seluruh pasien yang saat ini sedang berada di dalam ruangan isolasi ,
" kamu jangan kawatir ,,, Kami juga pernah mengalami hal yang lebih parah dari ini " kali ini drs Jackson yang berkata ,
__ADS_1
" benarkah ,,,," Harry memandang Jackson ,
" Iyah ,,, saat penanganan pada pasien suku pedalaman asli , mereka terpapar virus blood CVD , dalam keadaan darurat , mereka lambat dalam penanganan " Jackson mulai bercerita awal mula kejadian yang terjadi di daerah suku asli pedalaman ,
" sungguh tragis ,,, " suara lemah Harry terlihat putus asa ,
" hai ,,, kita ini dokter ,,, dokter yang harus menyemangati orang dalam keadaan apapun ,, jadi jangan tunjukkan Wajah sedihmu " Glen kali ini yang berkata ,
" Iyah ,,, kamu benar ,, benar sekali " Harry pun mencoba membuang resah yang merambat didalam hatinya ,
Drs alesha Wilona tersenyum kepada adiknya , sambil memeluknya dari arah samping , mereka semua akhirnya memakan obat antivirus blood CVD , setelah selesai meminum antivirus , Drs Alexander lims dan yang lainnya Menuju ruang isolasi penduduk desa magan ,
setelah memakai baju keamanan Drs Alexander lims segera memasuki ruangan yang tertutup kaca tersebut , dari arah luar ruangan nampak sekali pasien yang terbaring lemah diatas tempat ranjang tidurnya , virus yang tidak mengenal apapun itu menghinggapi seluruh desa magan tanpa terkecuali , sama persis seperti kejadian yang terjadi di desa suku asli pedalaman ,,, hampir seluruh penduduknya terkena , hanya orang paruh baya yang telah berjuang melaporkan prihal yang terjadi di dalam desanya , sungguh orang tua yang layak mendapatkan penghormatan ,,, ia di percayai Dewi penghuni hutan untuk membantu rakyat suku pedalaman , namun penduduk suku pedalaman tidak mempercayainya , sehingga virus tersebut menular secara draktis tanpa ampun lagi , sebagian orang yang masih bertahan dan tidak terlambat dalam penanganan , mereka akan dapat diselamatkan , tapi bagi yang tidak mendapatkan pertolongan cepat , mereka akan mengalami nasib seperti Marco pasien pertama yang terkena dampak virus blood CVD , tragis dan mengenaskan ,
saat ini Drs Alexander lims telah mendekati tubuh pasien , ia memengang tangannya dan memeriksa denyut nadi serta detak jantungnya , setelah ia merasakan tubuh pasien stabil , Drs Alexander lims bergantian memeriksa kondisi pasien yang lainnya , Drs alesha Wilona dan Drs Jackson pun tak ingin tinggal diam , ia pun ikut membantu memeriksa pasien-pasien tersebut , sampai akhirnya seluruh dokter dan asistennya mengikutinya , ketiga dokter super star itu , dokter yang akan membawa bintang harapan bagi seluruh umat manusia ,
" bagaimana Jack ,,, " Drs Alexander lims menanyakan kepada Drs Jackson ,
" membaik ,,, " jawaban Drs Jackson singkat ,
" disini juga sudah mulai membaik " kali ini Drs alesha Wilona yang berkata ,
__ADS_1
akhirnya tugas mereka hari ini telah selesai , kerja sama dalam menangani pasien yang terkena dampak virus blood CVD itu sudah dapat ditangani ,,, namun melihat tubuh pasien yang penuh dengan perban dan jahitan Drs Alexander lims merasa ibah atas segala yang terjadi pada mereka , mereka bukan hanya tidak mendapatkan tempat yang layak , tapi mereka kurang penanganan dari pihak medis , akibat kekurangan sarana dan pengalaman dalam menangani pasien yang terkena dampak virus blood CVD ,