
Dokter Jackson saat ini bergegas menerima panggilan telepon dari atasan nya , yaitu Drs Alexander lims ,,
" Jack ,,, gawat Jack ,,, " suara dokter Alexander lims panik ,,,
" Ada apa dok ,,, " pertanyaan dari dokter Jackson ,,
" Virus yang baru kita temukan sangat agresif dan berbahaya ,,, dia dapat melompat dan menghindari cairan desinfektan yang kita semprotkan " penjelasan dari Drs Alexander lims ,,,
" A ,,, apa ,,, kenapa bisa ,,, ini sangat berbahaya bagi penduduk di sini " suara Dokter Jackson tak kalah panik nya ,,
" Terus bagaimana cara penanganan nya dok ?...... " Ia pun bertanya kepada dokter Alexander lims ,,
" Semua warga harus dievakuasi ,,, namun jangan jadi satu dengan anggota yang terdahulu , tempat di tempat yang berbeda ,,,, cari lokasi yang agak jauh dari penampungan pusat " instruksi dari dokter Alexander lims ,,,
" Baik dok segera kita laksanakan " dokter Jackson segera bergegas meninggalkan tempat koordinasi itu ,,, setelah menutup sambungan alat komunikasi ,,, ia segera memanggil awak medis yang berada di pusat agar segera datang ,,, dan setelah semua ia konfirmasikan kepada awak medis segera ia menuju ruang penampungan sementara ,,,
" Glen ,,, Yana ,,, Raymond ,,, ada kabar buruk ,,, virus yang kita temukan adalah virus versi berbahaya ,,, pimpinan pusat mengarahkan Kita untuk mengevakuasi korban yang masih hidup dan. Semua harus di tempat ditempat yang berbeda dari yang sebelumnya " Suara Jackson memerintahkan semua anggota tim medis yang bertugas diarea situ ,,
" Secepat nya " sambil menunggu bantuan datang semua korban akan dinaikkan ke dalam mobil milik petugas keamanan ,,
Tidak membuang waktu lama ,,, mobil milik pemerintah pun telah datang ,,, mereka berjumlah 10 unit besar ,,, setelah seluruh pasien tanpa terkecuali sudah memasuki mobil ,,, mobil pun segera bergerak meninggalkan hutan belantara tersebut ,,, tujuan mereka adalah lokasi tempat penampungan milik negara yang dikelolah oleh pihak medis ,,, di sebelah bagian barat lokasi itu sangat tepat bagi pasien yang terkena dampak virus blood CVD ,
Setelah beberapa jam perjalanan semua unit itu berhenti didepan parkir yang sudah di sediakan oleh pihak medis ,, seluruh pasien akan menjalankan karantina massal ,,, termasuk bayi yang terjangkiti oleh virus varian baru ,,, ruangan yang ber AC itu sudah penuh dengan penduduk suku asli ,,, termasuk tetua desa dan orang tua paruh baya ,,, ia senantiasa dekat dengan tetua desa ,,, istri tetua desa kondisi juga Sudah menunjukkan kondisi yang agak membaik ,,, walau dikatagorikan Belum sepenuhnya stabil ,,, sampai suara dari dokter Jackson terdengar oleh semua warga suku asli ,,,
" Maaaf sebelum nya ,,, ada pemberitahuan ,,, kenapa kalian di pindahkan di tempat ini ,,, hari itu ada seorang bayi yang terkena dampak virus blood CVD ,,, karena virus yang menjangkiti bayi tersebut sangat aneh ,, kami pihak medis meneliti penemuan virus baru blood CVD ,, dan ternyata virus tersebut lebih berbahaya dari virus blood CVD sendiri , sehingga pemerintah pusat menyarankan untuk mengevakuasi warga setempat agar mendapatkan tempat yang lebih layak dan Aman ,,, jadi kami harapkan kalian akan baik-baik saja " setelah mengucapkan kata-kata terakhir nya , Dokter Jackson segera meninggalkan tempat itu ,,, disitu akan ada seorang perawat yang akan menangani kesehatan pasien ,,,
__ADS_1
Diluar ruangan yang terbuat dari kaca sudah ada , seorang resepsionis yang bertugas menjaga tempat itu ,
jika terjadi hal genting dan jika ada seseorang yang tidak berkepentingan masuk kedalam ruangan , selain itu juga sang resepsionis akan memantau keamanan dan perkembangan yang terjadi di dalam ruangan ,
➿⏭️⏩
Saat ini didalam ruangan laboratorium ,,, seluruh anggota tim medis yang mengikuti ekspedisi di hutan belantara suku asli , mendapatkan satu obat vaksinasi ,, setelah vaksinasi dilakukan ,,, mereka akan mendapatkan karantina selama satu bulan ,,, setelah itu mereka Bebas bekerja seperti biasanya , saat ini Raymond , Jackson dan yang lainnya sudah mendapat vaksinasi ,,, mereka juga mendapatkan tempat penampungan karantina yang agak dekat dengan area penelitian virus ,, lokasi mereka terpisah dua ruangan kaca ,,, setelah mendapat vaksinasi mereka sudah bisa menempati ruangan tersebut ,
beberapa hari kemudian ,, semua anggota tim medis yang mengikuti tugas di dalam belantara hutan suku asli itu sudah dinyatakan clear , alias bersih dari virus blood CVD ,, mereka semua sudah di anjurkan untuk bekerja dan melakukan aktifitas seperti biasanya , termasuk Jackson dan Raymond sang adik ,
" Ray ,,, kita izin pulang dulu , lusa kita akan kembali kesini " kata saudara nya Raymond ,
" baiklah kak ,,, mari kita pergi " Raymond dan Jackson pun berjalan menuju ruangan sang pimpinan , setelah mendapatkan izin dari Drs Alexander lims pemimpin penelitian kota pusat , Jackson dan Raymond segera menaiki mobil petugas tim medis , mereka akan pulang kerumahnya , sekedar melepas rindu , sudah cukup lama mereka meninggalkan rumah ,
mama Jackson langsung memeluk Raymond sang Adik , sedangkan Jackson saat ini berpelukan dengan sang istri tercinta ,,, momen yang sangat mengharukan bagi keluarga Jackson family ,,
kedua orang itu bergantian berpelukan dengan seluruh anggota keluarganya , Setelah itu sang ibu menyiapkan hidangan makan malam bersama-sama , mereka Keluarga yang sangat harmonis , diantara makan mereka bertukar cerita dan membahas yang sederhana , namun setelah selesai acara makan , mereka melanjutkan cerita dan kisah mereka selama di tengah-tengah hutan belantara tempat tinggal suku asli , setelah penutupan cerita , mereka semua sudah memasuki ruang kamar tidur masing-masing , termasuk Raymond yang sudah tidak sabar ingin menelpon kekasih hatinya , Sinta ,
nada sambung terdengar dari handphone yang di pegang Raymond ,
" tuttt,,,,,, tuttttt " suara nada sambung ,
" hallo ... " suara Sinta dari sebrang terdengar ,
" hallo sin ,,, kangen aku sayang ,,, " suara khas merdu rayuan gombal mukino milik Raymond ,
__ADS_1
" Ray ,,, sudah kembali ,,, kapan ?.... " nada suara Sinta yang terkejut ,
" tadi sayang ,,, kamu sehat ?..." Raymond mencoba bertanya kepada Sinta ,
" sehat Ray ,,, kamu baik-baik saja ?... " Sinta balik bertanya kepada Raymond ,
" Hem ,,, baik sayang,,, aku kangen sama kamu sin ,,, " nada suara Raymond Mulai lebay dan manja ,
" Hem ,,, aku juga ,,, " jawab Sinta singkat ,
" sin ,,, dari nada kamu seperti biasa saja melihat aku kangen sama kamu " Raymond sedikit kecewa dengan sikap Sinta ,
" Ray ,,, apa mungkin saat ini kita bisa bertemu ,,, sedangkan keluar dari rumah saja kita dilarang oleh pihak pemerintahan , andai hal itu tidak dilarang , mungkin saat ini aku akan mencari mu " kata Sinta ,,, kesel dengan sikap Raymond yang seperti anak kecil ,
" Iyah ,,, deh ,,, gak lebay ,,, entar dibilang gak romantis lagi " Suara Raymond terlihat aneh di pendengaran Sinta , namun ia bisa mendengar kalimat yang diucapkan oleh Raymond ,
" a,,,haaaaa,,,, haaa,,, sayang jangan gitu ah ,,, " Sinta tidak bisa menahan tawa lagi , karena saat ini ia memang sengaja menggoda sang pacar kesayangan ,
" Ray ,,, i love you " suara Sinta bagai bidadari dari surga , lembut ,,, selembut susu dan mentega ,
" iya sayang ,,, aku juga i L u " kata Raymond yang membalas ucapan cinta sinta ,
" Ray ,,, kapan - kapan Kita ketemuan yah ?.. " Sinta mencoba bertanya kepada Raymond ,
" emm,,, entar aku usahakan yah " jawab Raymond ,,, akhirnya sambungan telepon pun di Tutup , setelah mereka berdua mengucapkan ucapan selamat malam ,,,
__ADS_1