Virus Blood CVD ( Covid)

Virus Blood CVD ( Covid)
episode 22


__ADS_3

resepsionis itu telah memberitahukan kepadanya Drs Frank ,,,


sang resepsionis itu berkata ,,,


" ada seseorang yang menelpon , salahnya satu warganya terkena paparan virus blood CVD dok " kata gadis resepsionis itu ,


" suruh Markus segera kesana " kata Drs Frank memerintahkan kepada sang resepsionis tersebut , si resepsionis itu segera berlari pergi meninggalkan ruangan Drs Frank , ia segera mengambil alat komunikasi pemancar suara , untuk mencari keberadaan Drs Markus ,


" dokter Markus ,, Drs Markus ada situasi yang sangat darurat dok , segera datang " suara sang resepsionis yang berkumandang cukup keras , Drs Markus yang baru selesai memeriksa seorang pasien segera datang memenuhi panggilan resepsionis itu , setelah berada di ruangan yang sudah di katakan , Drs Markus mendapatkan informasi masalah warga yang terkena virus blood CVD tersebut ,


" ada apa ,,, " kata Drs Markus yang baru tiba di tempatnya ,


" gawat dok seseorang terkena dampak virus blood CVD " kata sang resepsionis ,


'' oh baiklah ,,, saya akan pergi " tanpa mendengarkan kejelasan yang lebih detail Drs Markus segera mengganti pakaian dengan baju yang didesain khusus untuk petugas medis dalam menangani pasien virus blood CVD , setelah beberapa tim ikut ke dalam mobil , mobil pun segera berangkat , mobil yang bergerak menuju lokasi yang sudah di beritahukan ,


tidak membutuhkan waktu lama , mobil tim medis telah tiba di TKP , saat ini semua warga telah datang , namun di karena takut , semua warga memberikan jarak cukup jauh dari orang yang terjangkiti ,


tim medis mendekati tubuh orang yang terkena virus, tubuh orang itu sedikit menggelembung , mungkin akibat virus blood CVD itu melekat di bagian kulitnya , Drs Markus mendekati sang pasien yang terkena virus ,

__ADS_1


ia sudah mengambil semprot antibiotik dan Antiseptik , kedua macam obat itu cipta dari Drs Alexander lims , obat itu juga buatan khusus bagi orang yang terkena paparan virus blood CVD jenis baru , yang melekat didalam daging dan kulit manusia ,


suara erangan dari orang tersebut membuat para warga prihatin mendengarkannya , obat yang sudah diletakkan kedalam tabung penyemprotan , seketika ia semprot ke badan pasien yang sudah terjangkiti , perlahan-lahan Drs Markus menekan tombol aktif air yang keluar dari selang tabung mengenai bagian tertentu dari virus , virus yang terkena obat tersebut menggelinjang seperti cacing terkena air garam ,


Drs Markus di bantu dua tim nya menyemprotkan tubuh orang yang terkena dampak virus blood CVD , sampai virus itu sebagian Mulai lepas dari kulitnya ,dan mulai luruh keatas tanah , satu bagian virus dapat di musnah ,, tersisa di bagian kaki dan tangannya saja , Drs Markus pindah kebagian kedua tangannya , di bantu oleh ketiga timnya ia mengganti tabung yang tadi udah hampir habis , tabung baru sudah di ganti , Markus terus menerus menyemprotkan cairan obat tersebut , sampai darah yang menempel di bagian tangan juga mulai luruh ketanah , begitu juga anggota tubuh dari orang yang terjangkiti virus tersebut , sampai Drs Markus saat ini sudah di bagian posisi kakinya , ia terus melakukan penanganan dan virus tersebut Juga sudah berwarna kehitaman , virus blood CVD tersebut juga luruh keatas tanah , bekas dari darah itu menempel menandakan kulit yang terkelupas dan dibagian tertentu ada titik lubang kecil , sepertinya virus itu ingin memasuki tubuh orang tersebut , Drs Markus mengambil obat antibiotik dan anti bakterial , ia segera menyuntik kedalam tubuh orang yang sudah terkena virus blood CVD , menutup luka dan mengobati bagian luar kulit yang sudah terkelupas , setelah ia mendapat penanganan , Drs Markus mengambil sebuah alat , alat yang mirip radiator pemancar tersebut , ia gantung di atas bagian tubuh pasien yang terjangkiti virus blood CVD , alat itu sudah berkali-kali ia taruh diatas badan tubuh orang yang terkena virus , setelah ia rasa cukup , seketika salah satu timnya menyalakan layar monitor , ia kembali meletakkan alat tersebut dan alat yang sebenarnya adalah alat pendeteksi virus blood CVD , alat itu menunjukkan bahwa tubuh orang yang terkena virus itu tidak ada tanda-tanda virus yang melekat di tubuhnya ,


" clear ,," kata tim yang mengawasi layar monitor ,


" clear ,," Markus pun meletakkan kembali alat tersebut kepada tempatnya , ia dan temannya membawah tubuh pasien keatas tempat tidur dorong , namun salah satu anggota keluarganya datang dan berteriak ,


" dia adalah suamiku " kata suara dari balik kerumunan orang , seorang ibu paruh baya mendekati ,


" apakah dia akan baik-baik saja dokter ?.. huuuu... " suara ibu itu di sertai tangisan ,


" tenang saja ,,, kami hanya ingin membawanya kerumah sakit ,, agar dia mendapatkan penanganan '"


kata Drs Markus ,


" dan lagi jika masih ada virus blood CVD yang tersisa di tubuhnya , maka ia akan mendapatkan penanganan khusus yang lebih cepat " kata salah satu tim Markus yang sudah mendorong tubuh pasien ,

__ADS_1


" ibu tenang saja ,, jangan kawatirkan apapun juga , saat ini keluarga ibu yang lainnya membutuhkan ibu , satu hal lagi , perintah kepada seluruh warga agar jangan mendekatinya sungai , danau ataupun lautan " suara Drs Markus lantang terdengar , setelah mobil pergi , semua orang sudah kembali ke dalam rumah masing-masing , saat ini mobil medis yang di kendarai oleh Markus telah tiba di depan pintu masuk Rumah sakit pusat negara LM , tim sudah menurunkan tubuh pasien yang terjangkiti virus tersebut , Drs Frank telah menyambut kedatangan mereka di koridor rumah sakit , setelah melihat hasil catatan medis sang pasien Drs Frank segera menuju ruangannya , ia segera melaporkan kepada Drs Alexander lims yang berada di negara mtrik , tugas Drs Alexander lims beserta tim nya masih membutuhkan 15 hari lagi masa penanganan , setelah selesai dan dapat diatasi maka ia akan kembali pulang ke negaranya dan dapat bekerja kembali ,


" tutttt ,,, " suara nada sambung dari telpon selular ,


" cklek ,,,, hallo ,,, " terdengar Jawaban dari arah sebrang ,


" dokter ,,, seorang pasien yang terkena virus blood CVD " kata Drs Frank kepada orang disebrang ,


" Iyah ,,, terus kenapa ,,, bukan kah kalian dapat atasi semua " kata Drs Alexander lims dari arah sebrang sana ,


" bisa ,,, didalam tertulis , kalau dia terkena gumpalan darah yang keluar dari dalam tubuh makhluk hidup , darah tersebut melekat diatas kulit korban , dan darah tersebut hampir masuk kedalam tubuhnya " kata Frank menjelaskan kronologi sang pasien yang terkena virus blood CVD ,


" aku ingin kamu memeriksanya kembali , dan meneliti hasil kerja virus , bahkan luka atau apapun itu , aku ingin kamu melaporkan kepadaku jika itu semua selesai " kata Drs Alexander lims memerintahkan kepada Drs Frank ,


" baik dokter ,,, sesegera mungkin akan saya laksanakan " Drs Frank segera menutup sambungan teleponnya , dan ia langsung menuju ke dalam ruangan pasien , ia meminta Drs Markus dan yang lainnya , membawa tubuh pasien menuju laboratorium penelitian , yang berada di dalam rumah sakit , setelah tempat tidur itu didorong menuju laboratorium , perban yang menutupi kulit tubuh pasien segera di lepaskan ,


" dok kenapa harus begini " kata pasien yang sudah mulai sadar ,


" kami ingin meneliti reaksi dari virus tersebut , kamu jangan kawatir yah , nanti aku akan mengobati kamu lagi , kami ingin mendapatkan laporan , agar kita tim medis tidak akan kesulitan jika ada hal semacam ini terjadi lagi '' kata Drs Frank menjelaskan kepada sang pasien , pasien , pasien itu memahami maksud Drs Frank , ia pun mengangguk lemah

__ADS_1


__ADS_2