
Raymond hari ini sedang ada acara keluarga ,,, saudara nya sedang melangsungkan pernikahan ,,, namun adanya virus tersebut , acara tersebut cuma dihadiri sebagian keluarga terdekat nya dapat hadir ,,, sekitar 20 orang saja ... Setelah ucapan janji atau ijab kabul dilaksanakan upacara pernikahan pun sudah Shah dilakukan ,, dan acara selanjutnya adalah acara makan bersama keluarga ,,, tak membutuhkan waktu lama seluruh anggota keluarga pun harus kembali pulang ke rumah masing-masing ,, tidak dengan kedua mempelai mereka berdua tinggal di dalam rumah ,,, saat ini tim medis kesehatan telah datang ,,, mereka sedang memeriksa kedua mempelai dan anggota keluarga ,,, ternyata pihak medis telah memberikan vaksinasi kepada seluruh anggota keluarga yang hadir didalam acara pernikahan keluarga Raymond , setelah pihak medis selesai menangani seluruh anggota keluarga Raymond , mereka pun langsung pergi meninggalkan rumah tersebut dengan mengendarai mobil khusus anggota tim medis ,,,
tak terasa sudah hampir satu tahun lebih virus itu melanda seluruh dunia ,,, tanpa terkecualian ,,, pihak negara ingin sekali membuat hujan buatan yang tentunya hujan itu adalah antipasi untuk membunuh virus dan bakteri tersebut ,,, saat ini didalam laboratorium penelitian dokter Alexander lims yang bertugas dalam memeriksa perkembangan virus tersebut telah melihat bahwa virus itu akan mati dengan sendirinya tanpa dia mendapatkan inangnya , penemuan virus yang seperti pasir tersebut telah membuktikan bahwa virus itu tidak akan bertahan lama dengan tidak adanya inang yang akan membuat nya berkembang biak didalam tubuh makhluk hidup ,,, seperti cerita zombie saja yah ..
👉👉👉
Di sebuah dusun dekat sebuah perbukitan yang jauh dari perkotaan ..
Di sana tidak ada namanya listrik atau pun telpon selular ... Saat ini tiba-tiba seorang wanita sedang mengerang kesakitan setelah mereka melakukan perjalanan jauh ,,, mereka pergi kesebuah pasar tradisional yang diadakan beberapa bulan sekali ,,, wanita itu sakit setelah pulang dari pasar tersebut ,,, beruntung nya ia pergi sendiri bersama dua orang tetangga nya namun satu orang diantaranya mereka sehat-sehat saja , tidak ada rasa sakit ,,,
__ADS_1
Flashback ....
Saat ketiganya sampai di pasar tradisional ,,, ketiga wanita Tersebut bertemu dengan seorang petugas medis ,,, wanita bernama ahsri itu menerima suntikan vaksin dan obat antibiotik untuk seluruh anggota keluarga selama 6 bulan ,,,pada waktu itu ibu ahsri ingin menolak pemberian pihak medis ,,, namun setelah mendapat petunjuk dan arahan akhirnya ia pun menerima anjuran dari pihak medis tersebut ,
" Ibu ...ibu harus dapat di vaksinasi yah ,,, vaksinasi ini gratis Bun ... Dan baru dikeluarkan oleh pihak pemerintah ,,, jadi ibu harus mengikuti anjuran dari pihak medis ,, jika tidak maka ibu akan kami tangkap dan akan dimasukkan kedalam penjara " kata pihak medis kepada ibu ahsri itu , ibu ahsri yang tidak ingin mendapatkan masalah segera menuruti keinginan pihak medis ...
Tak membutuhkan waktu lama ibu ahsri sampai di rumah nya dan segera memberikan obat tersebut kepada keluarga nya juga suaminya , selesai memberikan obat dan sebagainya ia pun langsung menjalankan aktivitas nya setiap hari ,,,
" Pak kata pihak medis harus di suntik dulu ,,, nanti malam baru minum satu obat ini ,,, seterusnya satu Minggu lebih baru minum obat ini lagi " ibu ahsri menjelaskan semua yang sudah diberitahu oleh pihak medis ,,,
__ADS_1
" Kenapa begitu Bu ..." Tanya sang ayah kepada istrinya ,,
" Pak saat ini Dunia sedang memerangi virus blood yang sangat berbahaya dan menular pak " kata sang ibu yang langsung menjelaskan kepada suaminya prihal virus yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat , setelah panjang lebar mereka bercerita dan didengar oleh seluruh anggota keluarga nya akhirnya mereka semua pun beristirahat karena sudah larut malam .......
Saat ini disebuah rumah ,,, tetangga dari ibu ahsri ,,, ibu Melani mengerang menahan rasa sakit tiada Tara nya ,,, saat ini virus sedang bekerja didalam tubuh ibu Melani , tubuh nya sangat pucat sekali kulit nya semula ranum kini berwarna kekuningan ... Beruntung kedua anaknya tidak berani mendekati sang ibu sampai menjelang pagi , pak Sunarno langsung pergi kerumah kepala dusun setempat ,, sesampai di depan pintu masuk rumah kepala dusun ia pun mengetok pintu rumah tersebut tiga kali ,,, kepala dusun pun keluar dari dalam rumah ,,,
" Ada apa Sunar ... Kenapa kamu sangat panik sekali sih ..." Kepala dusun itu bertanya kepada Sunarno suami dari Melani ,,,
" Pak... Pak... Tolong istri saya pak istri saya sakit parah " kata Sunarno panik dan gugup , saat ini pak kepala dusun segera menelpon pihak medis dari ibukota , setelah mendapat informasi dari pihak medis , mereka masih menunggu sampai satu jam lebih , namun akhirnya pihak medis pun datang membawa semua peralatan yang dibutuhkan ,,, mereka pun langsung tancap gas menuju rumah Keluarga Sunarno ,, disana tubuh ibu Melani sudah menyusut dan berwarna kebiruan ,,, tidak ingin membuang waktu lama pihak medis yang sudah berpakaian lengkap segera mendekati tubuh ibu Melani dan menancapkan semua selang ,,, juga penyuntikan antibiotik antivirus yang baru di keluarkan oleh pihak laboratorium penelitian dan di shahkan oleh pihak pemerintah ,,, setelah mendapat penanganan khusus dari tim medis tubuh ibu Melani tidak sebiru tadi namun kurus tubuhnya tidak berubah ,,, semua orang dianjurkan untuk menjauhi dari tubuh ibu Melani sejauh mungkin, sedang seluruh anggota keluarga pak Sunarno segera mendapatkan vaksinasi dan obat antibiotik yang dibutuhkan ,,, begitu juga dengan kepala dusun dan keluarga nya , semua warga setempat segera berbondong-bondong mendekati rumah pak Sunarno , pihak medis yang mengetahui bahwa seluruh warga dusun tersebut tidak mendapatkan vaksinasi dan obat antibiotik segera menelpon pihak rumah sakit segera menuju TKP agar warga yang belum mendapatkan penanganan khusus tersebut harus segera mendapat penanganan , kembali kepada tubuh ibu Melani ,, saat ini darah sudah mulai keluar dari pori-pori dan area sensitif lainnya ,,, sehingga darah tersebut mengalir seperti monster darah yang siap ingin memangsa makhluk hidup yang lainnya , pihak medis yang melihat kejadian itu pun tidak membuang waktu segera mereka menyemprotkan cairan desinfektan atau obat pembunuh serangga , sampai darah tersebut berwarna hitam dan tidak bergerak lagi ,,, orang yang menyaksikan kejadian tersebut bergidik ngeri dan ketakutan , namun pihak medis segera menjelaskan dan menerangkan sehingga para warga segera mau dirinya memvaksinasi kan tubuh mereka agar tidak terjangkiti virus blood CVD tersebut , sampai dua mobil pihak medis datang semua warga mengantri dan mau mendapatkan vaksinasi dan juga obat antibiotik yang sudah di anjurkan oleh pihak medis
__ADS_1