Virus Blood CVD ( Covid)

Virus Blood CVD ( Covid)
episode 5


__ADS_3

Disebuah apartemen ... Seorang ibu muda sedang menenangkan anak nya yang baru 2 bulan lahir ,,,


Bayi itu menangis tiada henti nya , walau air susu sudah ia berikan , sang ayah yang panik , berinisiatif membawanya kerumah sakit , sang ibu juga tak kalah panik nya , mereka segera menghubungi ambulance untuk membawa bocah kecil tersebut , sesampai nya di rumah sakit , dokter pun bingung harus berbuat apa , namun pengalaman hidupnya sebagai dokter akhirnya membuat nya melakukan pengobatan sesuai anjuran keamanan sang bayi kecil , karena Antibiotik itu hanya khusus balita ke atas sampai lanjut usia , ia juga tidak menyangka kalau ada seorang bayi berusia dua bulan juga akan mengalami nasib seperti itu , segeralah pasien kecil itu dapat penanganan , walau dengan cara permanen , setidaknya metode ini dapat berfungsi menyelamatkan nyawa nya dari keganasan virus blood CVD , perbuatan pihak medis memang bisa di acungi jempol , walau sesulit apapun pekerjaan nya , mereka terus berusaha untuk menyelamatkan sang pasien , walau pun dalam keadaan terdesak atau kepepet sekalipun , apa lagi virus ini sungguh sangat berbahaya sekali , terlebih lagi cara penularan nya , cara ia berkembang biak didalam tubuh manusia , membuat semua orang bergidik ngeri dan ketakutan , beruntung sekali berkat jasad Marco semua orang dapat bertahan hidup dari keganasan virus blood CVD ini , dan dari berbagai tes dan uji coba ,,,


🏵️🌷


Saat ini didalam laboratorium penelitian vaksin ,


" Dok ,, lihat itu " seorang Menunjuk ke arah dinding kaca yang terlapisi dua arah penghubung area luar dan area dalam ruangan ,


" Iya aku tahu " kata dokter itu singkat , karena saat ini matanya masih tertuju pada percobaan nya , ia masih fokus dengan kaca penghubung yang dapat melihat binatang yang sudah terinfeksi oleh virus blood CVD , binatang tersebut masih terdiam sambil mengerang , suara erangan nya seperti monster yang ingin menyerang mangsanya , namun beberapa detik kemudian ,,, saat dari detik ke menit , binatang itu berdiri tegap , setelah merasa kan tubuhnya yang tadi sangat lemah tanpa daya karena serangan virus blood CVD tersebut ,

__ADS_1


" Dok apakah uji coba kita berhasil " tanya anak buah nya yang tiba-tiba membuat nya tersadar karena terlalu tegang dan fokus akan pengamatan nya ,


" Buka sinar ultra red " kata dokter itu yang langsung sigap , ia langsung memerintahkan kan kepada Bagian konselor operator , mereka yang mendengar perintah dari sang pimpinan segera membuka nya , sinar berwarna merah pun terpancar di seluruh ruangan , dari dinding terlihat gambar tubuh binatang tersebut dan pemancar deteksi virus , dokter segera mengamati penelitiannya , ia pun membuang nafas dalam-dalam ,


" Lumayan ... Namun tidak tahu apakah bisa bekerja dengan sempurna ditubuh manusia " kata dokter itu setelah mengetahui bahwa virus itu tidak dapat berkembang biak ditubuh manusia , malahan sebagaian telah keluar lagi dari balik sel pori-pori tubuh binatang tersebut ,


" Di dikota LM ada pasien yang tidak kunjung membaik dok , apakah kita butuh uji coba " kata anak buah Dokter penelitian virus tersebut ,


maka tubuh orang tersebut , yang awalnya seperti tidak memiliki darah tersebut berangsur agak berbeda , hitungan waktu berdetak , dari detik ke menit sampai hampir satu jam , gumpalan darah keluar dari berbagai pori-pori tubuh pasien , hal itu membuat semua orang terkejut , ternyata obat itu dapat membuat darah tersebut keluar dari tubuh pasien , kemungkinan obat antibiotik yang terdahulu tidak ampuh untuk membunuhnya makanya reaksi dari bakteri itu masih bertahan di dalam tubuh sang Pasien , beruntung sekali pihak keamanan yang menangani virus tersebut telah datang dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan , segera mereka mengantisipasi segala keadaan , mereka segera membasmi virus tersebut , sampai virus itu berwarna kehitaman dan tidak bergerak lagi , seorang suster perawat yang sudah siap dengan darah yang dibutuhkan sang pasien segera mendekati pasien , namun aksi nya di hentikan oleh anak buah penelitian tersebut ,


" Jangan mendekatinya dulu ,,, tunggu lah sebentar " kata nya , sang suster perawat mundur beberapa langkah untuk mengurungkan niatnya mendekati sang pasien , setelah tim pengamanan selesai dengan urusan nya ,

__ADS_1


" Coba kamu ambil alat pendeteksi yang baru dibuat didalam koper " segera petugas keamanan tersebut berlari keluar menuju arah laboratorium rumah sakit , setelah mengambil sesuatu yang dibutuhkan ia pun segera kembali ke dalam ruangan pasien yang tadi itu ,


" Ini alatnya dok " kata petugas keamanan tersebut ,


" Bawah sini .. tolong sekalian masukkan ini kedalam konseling ini " kata anak buah dokter itu , yang juga dipanggil dokter oleh yang lainnya , mereka pun menjalankan instruksi dari sang dokter penelitian tersebut , setelah tugas mereka selesai segera lampu yang berwarna terang tersebut menjadi agak merah , dan didalam layar monitor terlihat partikel darah , namun tidak ada tanda-tanda kehidupan yang lainnya alias virus tersebut ,


" Clear ... Bersih .. yah sudah kalian boleh memasukkan darah kedalam tubuh pasien " kata dokter itu yang sudah mengamati tubuh pasien sampai sedetail-detailnya , akhirnya suster perawat tersebut mendekati Sang pasien , dengan langkah yang agak takut-takut ia segera mendekati tubuh pasien tersebut , segera ia mengambil alat infus dan memasukkan darah tersebut kedalam selang infus , transfusi darah pun segera dilakukan , pasien tersebut mengeliat saat darah yang bukan darah nya masuk ke dalam tubuh nya ,


" Akhhsss ..." Suara erangan yang keluar dari mulutnya , ia tahu suhu dari darah yang bukan miliknya itu akan beradaptasi dengan tubuhnya , darah dan tubuh nya butuh penyesuaian diri , sampai darah Habis di masuk kan kedalam tubuh pasien , maka pekerjaan suster perawat tersebut telah selesai , ia memeriksa sebentar kondisi fisik pasien , setelah ia rasa cukup stabil maka ia pun undur diri ,


" Dok ... perkejaan saya sudah selesai ,, boleh saya keluar ruangan " tanya suster perawat tersebut ,,

__ADS_1


" Silakan lanjutkan pekerjaanmu " kata dokter Laboratorium penelitian itu , suster itu pun langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut , sampai bayangan nya pun tidak terlihat lagi , para petugas keamanan masih berdiri ditempat , sambil mengamati pergerakan pasien yang awal tadi mengerang menahan sakit nya , namun saat ini ia melihat sang pasien , seperti nya telah tertidur , mungkin rasa sakitnya beberapa hari yang lalu membuat nya susah tidur , sungguh kasihan pasien yang terkena dampak virus blood CVD itu , mungkin baginya lebih memilih untuk tidak hidup dari pada harus memiliki virus inang yang berada di dalam tubuh nya ,


__ADS_2