Wanita Berprinsip

Wanita Berprinsip
Part 14 Salah Paham #1


__ADS_3

"Zack" panggil Keysia berharap Zacky ikut membantunya mencari informasi terkait pengirim bunga tersebut.


Zacky masih saja fokus pada ponselnya membuat Keysia kesal.


Keyzia berusaha mencari petunjuk siapa tahu ada amplop terselip diantara tangkai bunga atau apapun itu yang dapat memberinya informasi pengirimnya.


yang dia temukan hanyalah potongan kertas lambang hati yang telah dihias sedemikian indah.


"apa itu indah" tanya Zacky membuat Keysia terkaget


"indah, aku tak tahu siapa pengirimnya" jawab Keysia


"pengirimnya tentu saja pemilik setengah hatinya lagi" ucap Zacky


"setengahnya lagi ada padaku" kata Zacky sembari mengambil sesuatu di saku bajunya.


Dia menunjukkan lambang setengah hati yang sama dengan yang ada pada buket bunga tersebut.


"jadi pengimnya kamu Zack?" ucap Keysia tak menyangka


"siapa lagi?" Zacky


"senang ya telah membuatku kebingungan" Keysia


"aku mencintaimu" lanjut Zacky


"bagaimana kau bisa mencintaiku sementara kita belumlah lama kenal, kita belum tahu karakter kita masing-masing" jelas Keysia


"kita bisa mengenal lebih jauh saat kita sudah punya status pacaran" Zacky

__ADS_1


"ini terlalu cepat Zack" Keysia


"kau menolakku?" tanya Zacky


"hemmmm...." Keysia bimbang


"yakinkan diriku jika kau memang pantas ku cintai!" pinta Keysia


"baiklah jika itu maumu, beri aku waktu!" Zacky memahami maksud Keysia.


Keysia tersenyum atas pengertian Zacky. Dia hanya ingin Zacky benar yakin kalau dia benar-banar mencintainya bukan karena emosi sesaat.


"cukup tersenyumnya! aku bisa kencing manis nanti karena senyumanmu terlalu manis bagiku" goda Zacky


**


waktu telah menunjukkan pukul 15.00, Keysia menyusuri lorong rumah sakit. Dia hampir sampai di ruangan Leo dirawat.


"masih ada yang berkunjung, sebaiknya aku tunggu di luar dulu" ucap Keysia sendiri


Meskipun dia sedang berada di luar ruangan tapi dia masih dapat mendengar jelas obrolan orang-orang yang ada di dalam sana.


Sesekali terdengar Lina menyebut-nyebut nama Elvira.


Keysia merasa pernah mendengar nama itu, dia berusaha mengingat-ingat.


"nama itu nama wanita yang sempat dibicarakan mama Lina ketika dia pertama kali ke rumah orang tua Leo. Oh ya....Wanita yang mau dijodohkan oleh mama Lina dengan Leo" pikir Keysia


Karena penasaran Keysia memberanikan diri mengintip dari celah pintu yang kini telah terbuka sebagian, karena sedikit ingin tahu.

__ADS_1


"Keysia. sini masuk!" panggil Lina kepadanya.


Keysia terkejut karena Lina ternyata mengetahui kehadirannya


"ya ma" jawab Keysia seraya memandang Leo ingin memastikan kondisinya


"Key kenalkan ini kerabat papa Rudy" kata Lina memperkenalkan


"Anton" pria setengah baya


"Erina" wanita setengah baya


"Elvira" wanita muda nan cantik dan feminim


"Keysia" ucap Keysia mengenalkan diri


"Keysia ini temannya Leo lhoh jenk, sama-sama seorang guru" kata Lina


Ini Wanita yang diharapkan mama Lina, dia begitu cantik. penampilannya sangat berkelas pantesan mama Lina ingin menjodohkannya dengan Leo batin Keysia


"Key kemarilah" panggil Leo kepadanya. Keysia menghampiri Leo.


"ada yang kamu butuhkan Leo?" Kata Keysia


"aku membutuhkanmu Key" ucap Leo


"di sini sudah ada keluargamu Leo, dan ada Elvira pula" kata Keysia sebenarnya merasa tak suka pada wanita tersebut


"aku akan mengunjungimu lagi besok Leo, kamu istirahat yang cukup ya!" Kata Keysia ingin cepat-cepat pulang karena merasa tak nyaman di sana.

__ADS_1


Dia berpamitan kepada mereka yang ada di sana.


Keysia merasakan ada rasa ketidaksukaan Elvira terhadapnya dilihat dari cara menatapnya.


__ADS_2