Wanita Berprinsip

Wanita Berprinsip
Part 20 Ungkapan Zacky #2


__ADS_3

Aku tak mengerti dengan perasaan ini,


bagaimana mungkin satu hati bisa berlabuh pada dua hati sekaligus.


Perasaanku pada Zacky saat ini sama besarnya dengan perasaanku pada Leo.


Sungguh tak masuk logika


Aku harus tegas pada perasaanku sebelum perasaan ini nantinya menyesatkanku.


Harus memilih salah satu diantara mereka


memilih yang terbaik diantara yang baik


Meskipun aku tahu mereka bukanlah pilihan.


“will you Marry Me” ucap Zacky menunjukkan sebuah cincin indah di hadapan Keysia


Keysia terdiam, berusaha mencerna keadaan.


"tak ada alasan rasanya untuk tidak membalas perasaan Zacky. Sikapnya malam ini cukup membuktikan jika dia begitu serius dengan perasaannya. Dia sosok pria yang nyaris sempurna di mataku.


Meskipun begitu menikah bukanlah keputusan tepat untuk saat ini. Perlu waktu yang cukup untuk kita bisa saling mengenal satu sama lain" pikir Keysia


“diam berarti setuju Key” ucap Zacky menyadarkan lamunan Keysia


“maaf Zack, ini terlalu cepat. Apa ga sebaiknya kita pacaran dulu. Aku ingin mengenalmu lebih jauh lagi. Prinsipku menikah hanya sekali seumur hidup jadi semuanya perlu persiapkan secara matang” jawab Keysia seraya menggengam tangan Zacky, menenggelamkan cincin nan indah tersebut dalam genggaman Zacky.

__ADS_1


“jika suatu saat nanti kau menemukan kekuranganku apakah kau akan berpikir meninggalkanku?” Tanya Zacky fesimis


“tidak seperti itu Zack, pada dasarnya semua orang mempunyai kekurangan. Setidaknya kita berusaha memperbaiki kekurangan kita masing-masing. Jika kenyataannya kekurangan itu tidak bisa kita perbaiki, kita harus sama-sama berusaha untuk bisa menerima bahkan terbiasa dengan kekurangan tersebut” Keysia meyakinkan Zacky


“baiklah jika itu maumu. berarti sekarang kau telah sah menjadi kekasihku?" Zacky mengamati wajah Keysia menunggu jawaban dari sana sebelum dari ucapan


"hem" Keysia menganggukkan kepalanya memperlihatkan senyum terindah miliknya


Zacky membalasnya dengan pelukan sayang


"mulai saat ini pintar-pintarlah menjaga sikap apalagi dengan si Leo” ucap Zacky menunjukkan rasa ketidaksukaannya pada Leo


"tentu" jawab Keysia meyakinkan


Mereka akhirnya sampai pada acara makan malam romantis.


Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul sebelas malam, Keysia beranjak dari duduknya.


Dia mulai memikirkan orang tuanya yang tentu saja sekarang sedang mencemaskannya, apalagi ini kali pertamanya Keysia keluar sampai larut malam apalagi dengan seorang pria.


"Zack ini sudah hampir larut malam. Ibu dan ayahku pasti mencemaskanku sekarang. Segera antarkan aku pulang" pinta Keysia


"kau sudah dewasa Key, sekali kali pulang telat rasany tak apa-apa" jawab Zacky santai


"aku selalu berusaha menjadi anak yang patuh dan disiplin Zack" jawab Keysia


"kau tenang saja nanti aku yang akan menjelaskan pada mereka" janji Keysia sambil bersiap-siap

__ADS_1


*******


Keysia baru sampai dirumahnya sekitar jam 12 malam. Ternyata benar, Ibu dan ayahnya telah menunggu mereka tepat di loby rumahnya.


Keysia merasa sedikit tak nyaman dengan sikap ibunya yang memandanginya dari ujung kaki sampai ujung rambutnya.


Pandangan penuh selidik


Sebagai seorang ibu yang ingin memastikan anaknya selalu dalam kondisi baik-baik saja.


“mengapa baru pulang jam segini, darimana saja kalian?” Tanya ayah Keysia sangat ingin tahu


“maaf, saya terlambat mengantar Keysia pulang. Saya bisa jelaskan pada ibu dan bapak. Sebelumnya saya bisa pastikan tak ada yang kurang pada diri Keysia” jawab Zacky penuh tanggung jawab


Meskipun Zacky telah minta maaf tapi ekspresi kesal masih terlihat jelas di wajah dua orang yang usianya lebih dari setengah abad tersebut. Keysiapun memilih secepatnya masuk ke dalam rumah dan memberikan kesempatan pada Zacky untuk menjelaskan sesuai janjinya beberapa saat yang lalu.


Setelah Keysia selesai membersihkan badannya, Keysia mencoba memastikan keadaan di luaran sana. Dia berusaha mencari tahu lewat celah sempit di pintunya.


Di luar dugaan, Keysia yang mengira sekarang Zacky masih tegang karena masih diintrogasi oleh orang tuanya justru kondisinya berbeda. Mereka bertiga terlihat sedang asik ngobrol disertai senyum dan tawa satu sama lain. Ekpresi kesal yang menyelimuti wajah ibu dan ayahnya tadi justru telah berubah berubah


Entah cara apa yang dipakai Zacky hingga begitu cepat mampu mengubah mood orang tuanya.


Keysia dalam kamar


Keysia tak mampu memejamkan matanya hingga lewat tengah malam. Pikirannya masih terbayang dengan kejadian tadi.


Keysia merasa ada yang berbeda ketika jadian dengan Leo dan dengan Zacky. Dulu dengan Leo ada sedikit rasa keraguan untuk kelanjutan hubungannya, sementara dengan Zacky seakan perasaannya lepas tiada keraguan. Hal ini kembali pada prinsip hidup Keysia.

__ADS_1


__ADS_2