Wanita Berprinsip

Wanita Berprinsip
Part 5 Hadirnya Zacky


__ADS_3

Sejak saat itu Keysia mulai menjauhkan diri dari Leo. Dia tidak ingin membahas hubungannya lebih lanjut.


Dia berusaha memberi ruang kepada Lina agar bisa merealisasikan keinginannya sementara Leo bisa mengikuti keinginan itu tanpa ada dirinya sebagai beban.


Disisi lain Leo tetap berusaha mendekati Keysia, dia selalu menunjukkan segala perhatiannya namun sayangnya tak pernah mendapatkan respon. Hingga pada akhirnya Leo pun menyerah menghadapi semua itu hingga memutuskan untuk bersikap sama seperti Keysia.


Leo memilih menyibukkan harinya dengan ikut dalam kegiatan-kegiatan bersama teman Mapala (mahasiswa pencinta alam) semasa kuliahnya. Hal ini dilakukan guna bisa melupakan Keysia.


Pada akhirnya sudah tidak ada lagi kontak diantara mereka.


******


Seperti biasa pagi-pagi Keysia sudah siap-siap berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah dan belum juga sempat menyentuh meja kerjanya tiba-tiba bu Ana datang menghampirinya dan mengatakan jika dua hari lagi Keysia dan dirinya mendapatkan tugas dari kepala sekolah untuk penyerahan siswa magang di dunia kerja.


Kegiatan magang ini memang kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihak sekolah kejuruan untuk memberikan pengalaman langsung di dunia kerja bagi siswanya yang sudah kelas XII.


Dua hari kemudian


Keysia sudah mempersiapkan diri untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menunggu keputusan dari pimpinannya tujuan yang ditugaskan kepada dirinya.


“Ibu Key ini saya sudah terima tugas untuk kita” kata Ibu Ana yang tiba-tiba sudah ada disebelahnya


“kita menghandle jurusan apa bu? Dan kemana??” Tanya Keysia penasaran


“Jurusan perhotelan bu, tujuan kita ke hotal ….kalau ga salah nama hotelnya hmmm….hotel ZZZ” jawab Bu Ana sambil membuka kembali surat yang ada di tangannya


“deg” Keysia terkejut dengan nama hotel tersebut ternyata hotel milik pak Gidion.


“Mudah-mudahan aku berjumpa dengan Zacky di sana” pikir Keysia dengan penuh harap


Akhirnya mereka pun melakukan perjalanan dengan diantar oleh sopir sekolah. Sesampainya di tempat tujuan mereka sudah disambut oleh beberapa pegawai dan manager hotel karena sebelumnya memang pihak sekolah telah bersurat ke sana.


Pandangan Keysia terarah pada beberapa ruangan di sana berharap melihat Zacky berada disalah satu ruangan tersebut, namun dia tak menemukan sosok yang dimaksud.


Akhirnya Ceremonial penyerahan siswa dari pihak sekolah kepada pihak hotelpun berjalan lancar. Keysia dan bu Ana harus kembali lagi ke tempat kerja. Keysia harus menelan kekecewaan karena keinginannya bertemu dengan Zacky tidak terpenuhi.


“bu Keysia, bisakah anda ke ruang CEO sebentar saja” kata receptionst hotel sambil menunjukkan ruangan CEO hotel tersebut.


“untuk apa pemilik hotel ini memanggilmu Ibu Keysia karena pengalaman saya selama ini jika ceremony telah selesai pihak guru pengantar pun dipersilahkan pulang,?” bisik bu Ana


“entahlah bu, saya juga ga tahu.” jawab Keysia bingung namun merasa senang dan dalam hatinya berharap yang memanggilnya adalah Zacky bukan pak Gidion.


Akhirnya Keysiapun berjalan menuju ruangan yang ditunjuk. Dia merasa sedikit deg degan namun sekuat tenaga dia menepis rasa itu, dia ingin bertindak profesional.


Sesampainya di ruangan, dia melihat sosok yang sangat diharapkannya berada di sana. Zacky sedang duduk dengan gagahnya di kursi kebesarannya.


“selamat pagi Ibu K E Y S I A Wijaya, senang bertemu dengan anda” sapa Zacky yang meniru kalimat Keysia saat dia pertama kali berkenalan


“selamat pagi juga pak Zacky” jawab Keysia dengan penuh hormat


“kamu terlihat cantik hari ini” rayu Zacky


kamupun terlihat sangat tampan pak Zacky pikir Keysia


“ada apa bapak memanggilku? Mengapa tidak dengan bu Ana karena dia lebih paham masalah siswa magang” jawab Keysia sopan


“silahkan tinggalkan nomor telpon anda di sini jika nanti siswamu berbuat onar di hotel milik saya ini maka andalah orang pertama yang harus bertanggung jawab” ucap Zacky merasa sedikit kesal karena candaannya tidak ditanggapi oleh Keysia.


“ tidak mungkin siswa saya seperti itu karena di sekolah kami telah mengajarkan pendidikan karakter kepada mereka” jawab Keysia sedikit kesal kemudian mengambil buku memo di atas meja kemudian menulis nomor telponnya.

__ADS_1


“ada lagi pak Zacky” Tanya Keysia berusaha profesional


“ saya rasa cukup, silahkan boleh anda keluar!’’ pinta Zacky sambil menerima kertas yang disodorksn Keysia


Setelah semuanya selesai akhirnya Keysia dan bu Ana pun kembali ke tempat kerja.


Sore harinya


Ketika Keysia masih asik dengan laptopnya tiba-tiba konsentrasinya diganggu oleh suara pesan dalam ponselnya.


Dia melihat ada satu pesan masuk dari nomor yang tidak dia kenal


“Selamat sore Ibu guru, bisakah malam ini kita jalan-jalan sambil menikmati malam minggu?”


Maaf ini siapa? balas Keysia penasaran


"Zacky" balasan dari seberang


Keysia sangat terkejut tidak menyangka kalau Zacky menghubunginya dan mengajaknya jalan-jalan. Jantungnya terasa berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang.


“oh oh oh ternyata ini tujuanmu menyuruhku menulis nomor telpon tadi pagi?" tanya Keysia sambil tersenyum sendiri.


Sekali lagi pesan masuk di ponselnya yang masih dari Zacky


"Jadi bagaimana? Kalau kau ga mau dengan sangat terpaksa aku akan memaksa heeee"


Keysia begitu senang dengan ajakan Zacky karena sejujurnya dia begitu mengagumi Zacky semenjak makan siang di liburan pekan lalu. Tanpa berpikir panjang diapun menyanggupi ajakan Zacky.


“apa maksud Zacky mengajakku bermalam mingguan, apakah dia mulai ada rasa padaku?


Tuhan apakah ini pilihan yang kau berikan padaku? Pilihan itu kau hadirkan tepat ketika hubunganku dengan Leo tidak mungkin akan bisa dilanjutkan lagi” pikir Keysia senang


jika kenyataannya enggak, mungkin sebaiknya aku harus berjuang karena dia adalah orang tepat yang mampu mengeluarkanku dari zona kesederhanaan” Keysia tersenyum dengan penuh keyakinan


Malam harinya


Keysia sudah mendandani dirinya sebaik mungkin dengan bermodalkan tutorial dari youtube.


Dia ingin terlihat berbeda ketika bertemu dengan Zacky.


Beberapa menit kemudian Zacky datang menjemputnya, Zacky pun dengan sopan meminta Izin kepada orang tua Keysia. Sikap sopan yang ditunjukkan oleh Zacky membuat Keysia semakin tertarik padanya.


Sepanjang perjalanan mereka masih saling diam, Keysia sibuk dengan ponselnya sedangkan Zacky focus dengan setirnya.


Mungkin saja mereka masih malu-malu untuk memulai pembicaraan mengingat mereka hanya baru sekali bertemu dan itupun dalam suasana tidak baik.


Sesekali Zacky melirik Keysia tapi Keysia tetap pada ponselnya. Begitu juga saat Keysia melirik Zacky tapi si Zacky sok jaim dengan tetap focus pada setirnya.


“sikap apa yang mesti aku tunjukkan agar Zacky menjadi benar-benar tertarik padaku? Tapi aku takut nanti Zacky menganggapku sebagai wanita yang agresif” pikir Keysia sambil menggaruk-garuk kepalanya yang sebenarnya ga gatal.


“ponsel baru Key?’ Tanya Zacky akhirnya memulai pembicaraan mungkin saja sudah merasa ga kuat diam-diaman


“ya” jawab Keysia singkat karena sejujurnya dia masih kesal dan berharap hari ini Zacky akan meminta maaf


“aku minta maaf atas kejadian kemarin” ucap Zacky


“ga apa-apa, mungkin nasibku harus memakai ponsel baru terus’” jawab Keysia sambil tersenyum kemudian memandang Zacky dan pandangannya pun mendapatkan balasan.


Hanya itulah percakapan mereka selama perjalanan hingga akhirnya mereka sampai di sebuah restaurant mewah.

__ADS_1


Di dalam restaurant terlihat ramai hanya tersisa satu meja yang masih kosong dan kebetulan meja itu terletak paling pojok ruangan. Mau tidak mau mereka harus duduk dipojokan sana. Posisi yang kebetulan sangat disukai oleh Zacky.


Mereka telah ditunggu oleh pegawai restoran dan siap memberikan buku menu.


“kamu pesan aja Key” tanya Zacky


“aku mau pesan makanan favorit di sini aja” jawab Keysia tanpa memilih menu karena dia sudah merasa sangat lapar


Saat menunggu pesanan tiba-tiba Zacky memujinya


“kamu cantik”


“apa maksudmu” Tanya Keysia sedikit grogi dengan pujian tersbut


“aku ingin mengenalmu lebih jauh lagi” jawabnya sambil senyum-senyum


Kalimat itu membuat Keysia senang karena merasa Zacky telah mengarah-arah menyukainya.


Belum sempat Keysia menanggapi pernyataan Zacky pelayan restaurant datang membawakan pesanan, dan merekapun harus menunda topik pembicaraannya.


Setelah makan selesai barulah mereka mulai berbincang saling mengenal satu sama lain. Yang paling membuat Keysia senang saat tahu jika usia Zacky lebih tua tiga tahun darinya. Dengan ini tidak akan tumbul masalah seperti hubungannya dengan Leo.


Leo…..


Tiba-tiba Keysia merindukan sosok Leo.


untuk apa aku mengingatnya lagi, toh aku sekarang sudah bersama Zacky yang jelas-jelas lebih sempurna darinya pikir Keysia.


“berapa lama aku harus menunggumu melamun?” tanya Zacky yang membuyarkan lamunan Keysia


“sudah malam apa ga sebaiknya kita pulang sekarang? Kalau sampai aku terlambat mengantarmu mungkin orang tuamu akan mengeksekusiku nanti” canda Zacky yang berhasil membuat Keysia tertawa.


Dalam perjalanan menuju parkiran tangan Zacky dengan mesranya memegang pundak Keysia. Perlakuan zacky terhadap Keysia seakan akan mereka adalah pasangan kekasih yang telah lama jadian. Keysia merasa sangat gugup dan ini adalah sentuhan pertama dari seorang laki-laki.


Keysia menjadi yakin kalau Zacky mulai menyukainya.


Sepanjang perjalanan mereka kembali pada diamnya masing-masing. Kali ini Keysia diam karena sedang focus pada pesan yang dikirim Leo. Dia merasa seperti ada ikatan batin dengan Leo karena Leo berkabar ketika dipikirkan Keysia.


Key bisa kita ketemu malam ini? (pesan dari Leo)


Ada apa Leo, aku sedang tidak berada di Rumah ( Keysia)


Kamu sedang dimana malam-malam begini? (Leo)


Aku sedang bersama teman (Keysia)


Besok aku akan mendaki gunung B*** bersama anak-anak Mapala. Aku ingin melihatmu sebelum berangkat bisa kamu menemuiku di rumah jam 4 pagi (Leo)


Aku ga bisa janji (Keysia)


Aku mohon (Leo)


Saat akan menulis balasan tiba-tiba jari maskulin Zacky dengan sengaja menutupi layar ponsel Keysia.


“besok besok kalau sedang kencan dilarang membawa ponsel” ucap Zacky


“ atau aku jadi ponselmu saja deh biar dipelototin terus menerus” tambahnya lagi.


Keysiapun tidak bisa menahan tawa mendengar candaan Zacky.

__ADS_1


Tak terasa mereka akhirnya telah sampai di rumah Keysia, sama seperti sebelumnya Zacky menyapa orang tua Keysia dengan penuh sopan karena kebetulan orang tua Keysia sedang berada di depan rumah yang sengaja menunggu kedatangan anak gadisnya.


__ADS_2