
Di gerbang sekolah Keysia sedang menunggu kedatangan ojek online yang telah dipesannya untuk mengantarkan pulang.
Karena pagi tadi menjelang berangkat kerja motor matik yang biasanya setia mengantarkannya tiba-tiba harus mengalami pecah ban.
Satu persatu temanya telah berlalu meninggalkan sekolah sementara dia masih betah menunggu datangnya ojek yang sangat diharapkan. Untung saja masih ada segelintir siswa yang mengalami hal yang sama sepertinya, sehingga tidak sepenuhnya dia merasakan kesendirian.
Tanpa dia sadari sesosok pria sedang fokus mengawasinya di tempat yang tak jauh darinya. Sosok ini bukanlah orang yang berniat mencelakainya melainkan orang yang ingin selalu melindunginya. Pria ini hanya ingin memastikan Keysia selalu dalam kondisi aman disana.
Hari sudah semakin sore namun si driver ojek online tak kunjung menunjukkan batang hidungnya. Tak tega melihat Keysia menunggu lebih lama lagi akhirnya sosok pria ini memutuskan untuk menghampiri dan mengajaknya pulang.
“naiklah! Ini sudah sore tak baik seorang gadis diam lama-lama di pinggir jalan” kata sosok pria yang ternyata adalah Leo
“aku masih menunggu dijemput oleh ojek online yang telah kupesan” jawab Keysia yang sedang merasa kesal karena terlalu lama menunggu
“mungkin drivernya sedang ngambil orderan lain, dari pada menunggu terlalu lama lebih baik kamu ikut pulang bersamaku!” ajak Leo
“mengapa hari ini kamu peduli denganku bukannya akhir-akhir ini kamu selalu berusaha menjauhiku!” Tanya Keysia
__ADS_1
“sudahlah jangan bahas itu! Aku rasa ibumu sedang mencemaskanmu sekarang di rumah” balas Leo
“aku pastikan kamu akan sampai dengan selamat meskipun hanya dengan sarana motor murah punyaku bukan sebuah mobil mewah” lanjut Leo bernada menyindir.
“pulanglah! Aku sudah terlanjur pesan ojek online” jawab Keysia kesal merasa tersinggung dengan ucapan Leo
“Baiklah jika itu maumu. Tapi biarkan aku menunggumu di sini dan memastikan kamu benar-benar sudah dijemput” pinta Leo
Beberapa menit menunggu ternyata si ojek tidak juga datang dan lagi-lagi Keysia memesan driver yang lain namun tidak berhasil
“huh…sial banget sih hari ini” gerutu Keysia tapi masih bisa terdengar di telinga Leo
“baiklah, karena kamu memaksa jadi aku mau” Keysia menerima tawaran Leo karena merasa tidak ada pilihan lain.
Keysia sadar jika Leo begitu sangat memperdulikannya, bahkan dia rela membuang waktunya hanya untuk menemani dirinya menunggu berlama-lama. Jika saja dari awal Keysia menerima ajakan Leo dan tidak mendahulukan gengsinya tentu saja sekarang dia sudah beristirahat di rumah.
“Leo mengapa kamu mendiamiku akhir-akhir ini? Apakah ga bisa kita seperti dulu lagi? Aku merasa nyaman seperti dulu” kata Keysia dalam diperjalanan pulang
__ADS_1
“diam bukan merarti aku tak peduli” jawab Leo dengan senyuman namun tak diketahui Keysia karena dalam posisi dibonceng
Sesampainya di rumah Keysia terlihat mobil Zacky sudah terparkir disana, sedangkan yang punya mobil sedang asik duduk di depan mobilnya sambil memainkan ponsel. Gayanya sangat menjiwai sebagai orang dari kalangan berada.
“ke mana saja jam segini baru sampai di rumah” kata Zacky sambil melirik jam tangannya
“sudah lama menunggu Zack?” tanya Keysia yang tak menanggapi pertanyaan Zacky
Zacky malah menghampiri Leo
“hai apa kabar?”kata Zacky memulai percakapan dengan Leo
“apa kau tak sadar kau tak sebanding dengan diriku” ucap Zacky tepat di dekat telinga Leo yang terkesan berbisik tapi cukup menggema di telinga Leo.
“aku tahu, hanya saja kau tak mampu menjaganya” jawab Leo penuh percaya diri
“apa maksudmu” Zacky sedikit kesal
__ADS_1
Melihat pria di depannya bersitegang Keysia berusaha mencairkan suasana. Keysia menarik tangan Zacky dan justru menyuruh Leo pulang. Namun jauh di lubuk hatinya yang paling dalam Keysia merasa tak tega untuk mengusir Leo mengingat Leo yang sangat perduli terhadapnya.