
"Sama-sama. Dan saya hanya ingin tuan besar mengingat apa yang telah saya katakan semalam kepada anda. "
Wajah Alex yang tadinya agak datar kali ini berubah ekspresi. Lalu seketika dia pun mengangguk dan pergi dari rumah Claude.
"Andre langsung ke perusahaan.... "
"Baik, tuan besar. "
Alex pun segera masuk ke mobil yang mana pintunya sudah dibukakan oleh Andre. Dan saat di dalam mobil, dia mengingat kembali perkataan Claude semalam.
#FLASH BACK#
"Tuan besar, anda belum menjawab pertanyaan saya yang tadi siang. "
"Pertanyaan yang mana nona Claude? "
"Apakah anda benar-benar percaya kalau Alexa adalah gadis yang seperti dirumorkan? "
"Saya masih setengah-setengah percaya akan hal tersebut. " Wajah Alex terlihat begitu dingin.
"Lalu jika seperti itu kenapa anda ingin memperkerjakan Alexa kembali? " Claude mengerutkan keningnya menatap Alex.
"Karena putri ku membutuhkannya, dan aku akan melakukan apapun untuk kebutuhan putri ku. "
Nada bicara Alex yang begitu datar dan dingin tersebut membuat Claude menggelengkan kepalanya.
"Lalu bagaimana jika Alexa menolak untuk kembali, walaupun alasan itu untuk nona kecil? "
"Saya akan tetap memaksa Alexa, bahkan kalau perlu saya akan menyeretnya. "
Lagi-lagi Claude menggelengkan kepalanya sembari menghela nafas panjang akan nada bicara Alex.
"Anda benar-benar sudah berubah tuan besar, " Claude terdengar kecewa, "dimana sikap tuan Alex yang selama ini begitu menghormati wanita dan selalu mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum menilai sesuatu? "
Alex begitu tersentak mendengar nada bicara Claude yang begitu kecewa terhadap dirinya.
__ADS_1
"Apakah anda tahu apa yang Alexa katakan saat saya meminta dia untuk kembali menerima pekerjaan dari anda? "
Alex hanya menggelengkan kepalanya akan pertanyaan Claude.
"Dia berkata, bagaimana bisa dia bekerja kepada orang yang membenci dirinya yang dicap sebagai pelakor. Dan dia juga berkata, bagaimana jika suatu saat istri anda salah paham kepada dirinya, dan lagi-lagi menganggap dirinya sebagai wanita penggoda?!! "
"Bukankah dia memang orang yang seperti itu? " Alex terdengar cuek.
"Sudah berapa hari anda mengenal Alexa? Oh tidak... Seharusnya saya bertanya sudah berapa lama Alexa bekerja dengan anda? Dan bagaimana anda bisa tahu kalau dia adalah wanita seperti itu? "
"Saya kurang tahu.. " Jawab Alex singkat.
"Hehehe... " Claude tertawa renyah.
"Anda belum mengenal Alexa sedikit pun ternyata, tuan besar. "
"Saya mengerti, sepertinya anda tahu isu ini melalui penyelidikan anda yang belum sempurna, apakah saya benar? "
Alex terdiam tidak menyahut pertanyaan Claude.
"Baiklah kalau begitu saya akan memperkenalkan mantan pekerja anda itu dengan sempurna dan benar! " Claude mengulas senyuman tipis sehingga membuat Alex kebingungan.
"Sejak kecil dia sudah ada tempat yayasan yang menyalurkan para pekerja, dan dia sudah mulai bekerja umur lima belas tahun.
"Oh ya, apa anda tahu, di umur berapa gadis itu dicap sebagai pelakor? "
Alex yang hanya terdiam karena mendengarkan, lagi-lagi hanya menggelengkan kepalanya.
"Di usianya yang belum menginjak dewasa sama sekali, yaitu lima belas tahun, dimana dia baru pertama kalinya bekerja. "
Alex begitu terkejut mendengar perkataan Claude, dan dia mulai berpikir dari mana Claude mengetahui hal itu? Apakah Alexa yang menceritakan hal itu dan mengubah situasinya?
"Nona Claude dari mana anda tahu? "
"Alexa yang mengatakannya. "
__ADS_1
'Sudah aku duga, ternyata dia memang mengubah situasinya! ' Alex terlihat geram.
"Tapi tidak semua Alexa mengatakannya. "
"Lalu...? " Alex mengerutkan keningnya.
"Alexa hanya mengatakan kalau dia tidak tahu kapan tanggal lahirnya dan siapa keluarganya, juga kalau dirinya dipecat karena dia menyandang status yang hina di mata masyarakat. "
"Lalu bagaimana anda tahu hal yang baru saja anda ceritakan kepada saya? "
"Dari tempat sebelumnya dia tinggal. "
"Maksud anda yayasan itu? "
"Setelah dua hari Alexa bekerja dengan saya. Saya merasa heran dengan beberapa complain dari para pelanggan pria yang mengatakan bahwa pelayan cantik di restoran kami menghindari kontak mata dengan mereka saat melayani, "
"Awalnya saya tidak mengerti dan tidak tahu siapa yang dimaksud oleh para pelanggan ini. Saya pun mulai mengawasi para pekerja dan saya pun mengetahui bahwa yang dimaksud oleh mereka adalah Alexa, "
"Akhirnya di hari itu juga saya, menyelidiki Alexa dengan datang ke tempat dimana dia tinggal dulu. Di sana saya bertemu dengan petugas kebersihan dan saya berpura-pura menjadi orang tuanya untuk menanyakan tentang Alexa, lalu petugas itu pun menceritakan semuanya tentang Alexa. "
"Jadi apakah yang dikatakan oleh petugas itu tentang Alexa? " Alex mulai tertarik dengan apa yang dikatakan oleh Claude.
Claude pun hanya tersenyum tipis mendengar pertanyaan Alex.
"Anda bisa mencari tahunya sendiri tuan! " Jawaban dari Claude membuat Alex frustasi.
"Nah sekarang katakan kepada saya, tuan besar. Apakah seorang wanita yang tidak berani menatap lawan jenis pantas disebut seperti itu? "
"Karena setau saya wanita yang biasanya disebut seperti itu, dia selalu berani memandang pria manapun, bahkan dia dengan secara sengaja mengambil hak orang lain baik di depan orang yang memiliki hak ataupun tidak! "
"Nona Claude, bagaimana kau bisa seyakin itu kalau Alexa bukanlah gadis seperti itu? " Alex bertanya dengan suara yang bergetar.
"Tuan besar, saya sudah hidup selama empat puluh tahun. Walaupun saya tidak menikah sama sekali, tetapi saya tahu balada rumah tangga, apalagi perempuan seperti itu. Bukankah dulu saya selalu menemui perempuan seperti itu di kehidupan ayah anda? "
"Iya, anda benar, nona Claude. Dulu memang anda yang selalu menyingkirkan perempuan seperti itu dari kehidupan orang tua ku. " Alex sekilas mengingat kehidupan dimana orang tuanya masih hidup.
__ADS_1
:
:............... ..................