WANITA UNTUK MANUSIA BUAS

WANITA UNTUK MANUSIA BUAS
Memasuki desa


__ADS_3

Mereka berdua terus berjalan mengacuhkan para penjaga yang melihat mereka dengan serius, beberapa jam sejak dari gerbang tadi, akhirnya mereka sampai di sebuah pohon raksasa dan ada rumah bertengger di salah satu dahannya. Di sepanjang jalan tadi Anindira juga sudah melihat pemandangan ini, rumah-rumah itu berada di ketinggian lima puluhan meter. Di beberapa pohon, ada yang lebih dari 3 rumah berdiri di setiap pohon, tapi di pohon ini seperti rata-rata kebanyakan pohon lain, di mana hanya ada satu rumah yang bertengger di atasnya.


''HANS ... '' panggil Havir sambil mendongak ke atas, ''Bisa aku naik? ... '' tanya Halvir meminta izin.


''Kak ... Apa bisa terdengar? ...'' tanya Anindira, dia bingung, jaraknya sekitar lima puluh meter, tapi memanggil dengan suara biasa.


''Eum ... '' jawab Halvir mengangguk, ''Aku sudah bilang kan, pendengaran kami tajam! ... '' seru Halvir menjawab sambil menunujuk telinganya. ''Apa lagi Hans, pendengarannya jauh lebih hebat dari Manusia Buas kebanyakan ... '' ujar Halvir menjelaskan. ''Kita naik ... '' ujar Hans lagi sambil menepuk punggung Anindira, ''Dia sudah menjawab ... '' ujar Halvir memberitahu, kemudian dia mengangkat Anindira lagi, dia menggendongnya dan dengan lancar dia memanjat ke atas, kurang dari lima menit sudah sampai di depan pintu.


''Hans aku masuk ... '' ujar Halvir kembali meminta ijin.


''Ya ... '' jawab si empunya rumah singkat.


Mereka berdua masuk, kemudian Halvir menurunkan Anindira. Tapi, sebelumnya, sekali lagi Halvir meminta ijin Hans agar Anindira bisa duduk di atas tempat tidur, Hans mengangguk menjawab Halvir, memberinya izin.


''Siapa? ... '' tanya Hans.


''Anindira'' jawab Halvir.


''Dari mana? ... '' tanya Hans lagi, ''Aku tidak pernah melihatnya ... '' ujar Hans menambahkan.


''Aku menemukannya'' jawab Halvir singkat.

__ADS_1


''Wah! ... '' seru Hans mengangkat alisnya sambil tersenyum, ''Lagi-lagi kau menyelamatkan wanita?!'' seru Hans datar. Dia sudah terbiasa dengan kabar Halvir yang sukses dengan misinya atau Halvir yang menyelamatkan wanita, bukan hanya satu kadang-kadang juga beberapa.


''Eum'' jawab Halvir singkat dengan wajah acuh seperti biasa.


''Lagi?' tanya Anindira di dalam hati sedikit terasa tidak enak tapi Anindira masih berusaha mengacuhkannya. Anindira tidak sadar kalau yang mencubit hatinya barusan adalah rasa cemburu.


''Di mana? ... '' tanya Hans lagi.


''Di HUTAN LARANGAN'' ujar Halvir menjawab.


Mata Hans melotot, dia terkejut dengan jawaban Halvir, kalau bukan Hans tidak mengenal Halvir, dia mungkin tidak akan mempercayainya. Hutan Larangan yang sangat berbahaya bahkan untuk para pria, bagaimana mungkin bisa ada wanita di sana, Hans masih sulit untuk bisa mempercayainya.


***


Para Manusia Buas terdiri dari beberapa peringkat yang menunjukkan kekuatan mereka. Peringkat itu teridentifikasi dari warna bola matanya. Mereka yang lahir tanpa bakat alami/spesial memiliki warna bola mata beragam tapi tampilannya seperti bola mata manusia pada umumnya, sedang mereka yang telah naik peringkat/pindah level akan memiliki mata yang berkilau indah seperti batu mulia.


Di mulai dari Tingkat paling rendah;


*Emas bola mata berwarna keemasan


*Berlian bola mata berwarna kristal bening

__ADS_1


*Emerald bola mata berwarna hijau


*Amethyst bola mata berwarna ungu


*Safir bola mata berwarna biru


Peringkat Safir di kenal sebagai level tertinggi, walau ada Ruby tapi karena hampir tidak pernah terlihat selama beberapa abad, maka saat ini Safir yang di akui di berbagai wilayah. Bukan hanya itu kepekatan dari warna itu sendiri menunjukkan kestabilan kekuatan yang telah di capai. Semakin pekat dan gelap warnanya itu artinya mereka baru saja naik level, sebaliknya, semakin terang dan jernih warna bola matanya artinya kekuatannya sudah semakin stabil dan bersiap untuk bisa memasuki level selanjutnya. Kecuali untuk peringkat *Safir.


Kebanyakan para Manusia Buas, rata-rata hanya bisa berada di peringkat Emerald, Mereka yang sudah memasuki peringkat Emerald akan sangat sulit untuk bisa naik ke level berikutnya, ada cara lain yang biasa di gunakan adalah HUTAN LARANGAN tapi itu sangat berbahaya, selain karena lompatan perpindahan naik level yang mendadak akan sangat berbahaya jika mereka tidak segera menerima perawatan yang benar.


Monster-monster yang ada di sana bukan sesuatu yang bisa di anggap remeh, mereka kuat, cepat, ganas, besar, sangat berbahaya. Mereka yang memasuki HUTAN LARANGAN berarti siap mati entah di makan Monster Hutan Larangan atau mengalahkan mereka tapi saat tiba waktunya mereka HARUS SIAP menghadapi lompatan naik level SENDIRIAN tanpa perawatan dan bantuan. Itulah makanya di katakan mereka yang telah berhasil kembali dari HUTAN LARANGAN adalah TERBAIK DARI YANG TERBAIK.


Walau begitu belum tentu mereka bisa segera naik level di Hutan Larangan, karena hanya ada 1% dari mereka yang selamat dari Hutan Larangan bisa segera masuk ke peringkat selanjutnya.


Hutan larangan bukan hanya untuk menaikkan peringkat saja tapi mereka juga butuh Hutan Larangan untuk bisa bertahan hidup di Dunia yang sangat keras dan ganas ini.


Ada juga keuntungan lain, jantung monster yang di kalahkan akan ter-eliksir menjadi sebuah Amber kecil yang bisa di gunakan untuk menambah energi, Amber rata-rata berwarna kuning keemasan semakin tajam dan semakin terang warnanya maka semakin unggul kualitasnya begitu juga semakin tinggi level monster yang berhasil di taklukan semakin bagus kualitas Ambernya. Amber hijau sangat langka, amber itu di gunakan untuk mempertahankan regenerasi usia yang bisa bertahan sampai 30 tahun sekali kita memakannya, tapi setelah waktu 30tahun harus ada jeda minimal 3 tahun sampai kita memakan Amber hijau berikutnya. Ada satu lagi, Amber merah bisa di gunakan untuk menetralisir racun, hanya saja kedua jenis Amber itu hanya di miliki oleh Monster level tertinggi, sangat sulit untuk bisa mendapatkannya.


Halvir berasal dari peringkat Safir yang sangat langka, di desa ini hanya Halvir yang berperingkat Safir, ada 6 Tetua pemimpin Klan dan seorang lagi yang menjadikan hanya ada mereka bertujuh di kelas *Ametyst di Desa ini. Mereka berdelapan sangat di hormati bukan hanya karena kekuatan mereka tapi juga kebijaksanaannya. Halvir lebih kuat dari para tetua walau begitu dia juga menghormati kepemimpinan para tetua tapi bukan tunduk pada mereka.


***

__ADS_1


__ADS_2