
”Maaf Jes, nunggu lama ya?”Indah duduk dengan kedua tangan memegang cap Es Crem.
”Nih buat kamu.Aku perhatian kan? ”Ucap Indah seraya menyerahkan cap Es Crem yang Ia bawa ke Jessica.
”Jadi gimana?Mau curhat apa sih?Eh tau nggak Jes tadi aku lihat anak kecil yang kucingnya ilang, kasian banget dia sampe nangis-nangis”Kata Indah membuat Jessica waspada dia memegang erat kucing yang Ia dudukkan dipahanya.
”Tenang bukan POO kok, tapi tadi ada kucing lain yang udah dia temuin.Kucingnya nggak secantik POO kok”Kata Indah saat melihat wajah tidak bersahabat Jessica.Udah sayang nih ceritanya jadi males lepasin.
”Emang POO itu kucing kotor yang paling cantik, POOnya siapa dulu?Punya Jessica gitu Lohh”Bangga Jessica karena bisa menemukan POO.Padahal kan yang melihat pertama kali mereka berdua.
”Wajar sih kucing Adek tadi nggak imut and cantik.Orang kucingnya cowok.Mata biru, sama warnanya hitam.Cocok banget jadi pasangan POO”Celetuk Indah membuat Jessica melotot.
”Serah Lo Ndah serahh!!!”
...***********...
Jessica dan Indah cepika-cepiki sebentar sebelum keduanya naik mobil masing-masing.Lebay Memang mereka berdua, bahkan Indah dan Jessica bertingkah alay sebelum masuk ke dalam mobil.
”Jesssikaaa...”
__ADS_1
”Indahhhh...”
Mereka saling menggenggam dengan Indah yang sudah bersiap masuk ke dalam mobil begitupun Jessica.Jadi mereka berada ditengah-tengah sedangkan mobil mereka berada di samping.
”Tau Ah Bay”Ucap Jessica lalu masuk begitu saja.
”Bay Juga”Indah pun sama.Seolah-olah kejadian lebay tadi tidak mereka lakukan.Persahabatan yang sangat abstrud bukan?
Indah turun dari mobil.Ia mengambil tas selempangnya lalu berjalan masuk ke dalam perusahaan sang suami.Beberapa staf yang sudah mengetahui bahwa Indah adalah Nyonya mereka menunduk hormat.Indah menyambutnya dengan senyuman.
”Nyonya Indah Ayo saya antarkan ke ruangan Tuan Ersen”Kata Elang membukakan pintu ruang kerja Ersen lalu menunduk sebelum keluar.
”Udah makan siang kan?"Tanya Indah, dia tadi membelikan makanan kesukaan Ersen di restoran milik Ayahnya.Indah ingat waktu itu Ersen bilang sangat menyukai lele direstoran sang Ayah.
”Udah tadi sama Rekan kerja”Jawab Ersen.Dia menutup leptopnya lalu berjalan menuju sang istri.
Ersen Manarik pinggang Indah agar lebih dekat dengannya”Kamu bawa apa?”Tanyanya saat melihat boks yang Indah bawa.
”Oh ini makanan kesukaan kamu”Jawab Indah membuat Ersen tersenyum senang.
__ADS_1
”Sini aku makan”Kata Ersen semangat, perutnya sudah lumayan kenyang.Namun melihat istrinya rela beli makanan untuknya ya dia makan.
”Pasti spaghetti bolognese nya enak banget”Kata Ersen membuat Indah menatap Ersen sebentar.
”Katanya makanan yang kamu suka dan paling kamu suka kan Pecel lele milik Ayah, waktu itu kamu bilang didepan Ayah sama Papa Arga kalau makanan kesukaan kamu Lele sesuatu yang berkaitan dengan Lele pokonya kamu suka”Zhonk besar.Ia mengira Indah istrinya membawakan makanan kesukaannya dan ternyata benar makanan kesukaannya dari belakang.
Mana mungkin dia bilang kalau tidak menyukai makanan yang dijual Ayah mertuanya.Bisa-bisa dia tidak dapat restu, sebenernya Ersen lumayan menyukai Lele hingga saat kejadian Ayah Indah membuat dirinya menangkap beda licin itu ia geli sendiri.Jadi setiap melihat lele Ersen bawaannya ingin muntah jika tidak benar-benar lapar.
”Aku makan kok,Ini dari restoran Ayah kan?”Tanya Ersen seraya tersenyum manis.
”Iya”
”Kalau kamu suka aku suruh Chef yang masak direstoran Ayah buat masakin masakan istimewa hidangan restoran”Jelas Indah semangat.
”Nggak usah repot-repot sayang”Tepatnya, nggak usah sayang aku nggak mau.Ersen menolak secara halus.
”Istri Gue emang sangat polos atau emang bego sih, bego-bego juga tetep sayang kok”Batin Ersen lalu memakan' lele yang Indah bawa perlahan-lahan.
Happy reading all 😍
__ADS_1