Wedding World

Wedding World
Pertanyaan Mengejutkan


__ADS_3

Ersen menangkap pergelangan tangan Indah, mencoba menurunkan tangan Indah yang mencoba meraih buku di rak tertinggi.Di ambilnya buku yang sulit Indah jangkau, sembari memberikan sebuah kecupan di pipi wanita itu.


”Kalau butuh apa-apa itu bilang sayang”Kata Ersen membuat bibir Indah melengkung, dikalungkan kedua tangannya ke leher sang suami.


”Kan aku masih bisa sendiri by, kalau nggak bisa aku bisa minta tolong suami aku yang serba bisa!”Seru Indah sembari memberikan sebuah kecupan di bibir sang suami membuat wajah Ersen kembali suram.Hanya sebuah kecupan?


”Lagi..”Perintah Ersen.


”Apanya?”Tanya Indah, pandangan teralihkan ke buku yang sudah diambilkan Ersen.


”Cium”Ucap Ersen penuh tekanan.


”Udah, Aku mau baca buku jadi jangan ganggu aku dulu ya By.Oh iya ini udah mau sore loh!Kamu nggak ada pekerjaan lagi?”Melihat Indah yang mengabaikan dirinya dan malah asik membaca buku raut wajah nya berubah suram.

__ADS_1


”Ada!Sini ikut aku”Ersen membawa Indah mendekati kursi miliknya, Ia duduk di kursi tersebut sementara Ersen mendudukkan Indah diatas pahanya.Jari-jari pria itu saling bergerak .Kedua lengannya mengunci tubuh Indah hingga membuat Indah pasrah begitu saja dibawah pelukan sang suami.


”Kamu emangnya nggak risi sama posisi kita sekarang By?Nanti paha kamu kram loh kalau kelamaan pangku aku!Lebih baik aku duduk di sofa aja ya?”Tawar Indah, dia memutar lehernya hingga menghadap ke wajah Ersen yang tengah fokus dengan leptopnya.Ersen enggan memindahkan Indah untuk duduk di sofa,dia diam saja saat Indah memintanya untuk merubah posisi.


Pasalnya Indah sangat tidak nyaman dengan posisi duduknya sekarang,apalagi dia menduduki sesuatu yang cukup keras dibawah sana dan perempuan itu tahu apa yang Ia duduki.


”Yaudah deh,aku baca buku loh ya?”Kata Indah, jari lentiknya Ia gunakan untuk membuka lembar demi lembar buku itu.Indah diam.Dia larut dengan buku yang Ia baca dan Ersen pun sama larut dalam pekerjaannya.


Akhirnya pekerjaan Ersen sudah selesai, Indah bisa melihat ketika Ersen menutup leptopnya.Pandangan mata Ersen kini menatap Indah yang tengah fokus membaca.Ersen menyenderkan kepalanya di bahu Indah, dibukanya sedikit Cardingan yang Indah pakai sehingga menunjukkan tengkuk Indah yang masih ada bekas kemerahan.Biasanya Indah menutup bekas kissmark dengan Fondation, mungkin tadi dia lupa.


”Besok sebelum cek kandungan kita main ke rumah Papa terlebih dahulu sayang, Nenek sudah kembali dari Amerika.Rencananya nenek mau tinggal di sini”Kata Ersen dengan tangan yang masih mengelus perut istrinya dengan gerakan memutar.


”Sejak kapan nenek pulang?”Tanya Indah, Ia menutup buku yang Ia baca dan menghadap ke wajah sang suami yang masih bersemayam di lehernya.Bahkan jarak wajah keduanya tidak sampai lima centi.Dan kini nafas suaminya yang hangat sudah tercium oleh Indra penciumannya.

__ADS_1


”Baru kemarin”Jawab Ersen yang masih nyaman dengan posisinya.Dia memejamkan matanya sejenak dan menghirup dalam-dalam wangi sang istri yang sudah menjadi candu baginya.


”Kamu mau menetap di Amerika?”


Pertanyaan Ersen membuat dadanya berdesir hebat.Menetap di Amerika, dia tidak keberatan.Namun dahulu dirinya lebih suka berpindah-pindah negara.Hingga beberapa negara sudah Indah' kunjungi.


...****************...


Jeng..


Jeng


Jeng

__ADS_1


Jangan lupa Crazy Votenya😬😉🆗


__ADS_2