
”Dimana dia?”Tanya Ersen kepada Elang yang berjalan di sampingnya.Pria itu menatap sebuah ruangan yang tidak asing baginya.Setelah pintu lift terbuka, Ersen berjalan menuju sebuah lorong yang mengantarkan dirinya ke dalam ruangan yang sangat besar.Pria yang Ersen temui hanya berada di Indonesia selama dua jam.
Satu kaki Ersen melangkah memasuki ruangan dengan warna gelap yang sangat mendominasi.Ersen diam tidak bergerak saat satu orang pria dengan tinggi yang sama dengannya menodongkan sebuah pistol ke arah kepalanya.Dia tidak ingin bencanda sekarang.
”Ternyata Tuan Ersenal Rayhan Darendra menyanggupi permintaanku”Kata seorang pria yang sedang duduk disebuah sofa.Aura pria itu sangat kuat membuat Ersen yang sedang ditodongkan pistol tersenyum kecil.
Klek.Orang yang menodongkan pistol kearahnya langsung terjatuh mendadak begitu Ersen memelintir tangannya.
Sedangkan Elang?Pria itu hanya menonton sambil mengambil sebuah rokok dari saku jasnya dan menghidupkan nikotin itu.Ia menatap pria yang duduk disofa dengan pandangan yang sulit diartikan.
”Aku sudah bilang Luca, jangan bermain-main dengannya.Untung Ia tidak mematahkan tulangmu”Kata pria yang sedang duduk itu sambil menikmati nikotinnya.
"Sudahlah waktu kita hanya dua jam.Gunakan dua jam ini untuk menyelesaikan yang seharusnya diselesaikan”Ucap Elang yang tidak ingin membuang-buang waktu lagi.
”Aku tahu apa yang tersembunyi di balik jas berhargamu itu Ersen”Kata pria itu dengan sarkas.
__ADS_1
Ersen tersenyum.Ia membuka Jasnya dan menaruhnya di kursi.Lebih tepatnya melempar jas itu.Dan langsung terlihat sebuah pistol yang sama bahkan terukir inisial di dalam pistol itu.ERD, itulah inisial yang tertera di pistol Ersen.
”Lama tidak berjumpa denganmu Leonel Cassano”Ucap Ersen memanggil pria itu dengan sebutan namanya.
Jika bukan orang yang dikenalnya, Ia pasti sudah memotong lidah Ersen saat pria itu menyebut namanya dengan sangat lantang.
”Kamu merelakan pulau itu hanya demi seorang wanita?"Tanya Leon,Ia sedikit menatap Ersen sinis.Hanya untuk wanita melakukan hal konyol seperti itu.
”Hmm”
"Setelah di selidiki oleh tim Deluc, Dia tidak akan bebas dari jerat hukumnya lagi.Namun dia salah telah berurusan dengan Leonel Cassano”Ucap Leon mengingat ada seseorang yang mengusik perusahaan yang sedang bergerak di dunia hitamnya.
"Dia pernah meledakkan kapal guna memenuhi misinya.Aku tidak ingin melihat orang itu berulah lagi, dan secepatnya hukum pria itu.Dan berikan beberapa orang untuk menjaga mansion Darendra”Ucap Ersen.Dia pernah berurusan dengan mafia terkenal di negaranya.Yang Ia inginkan adalah keselamatan keluarga, oleh karena itu Ia memanggil sahabatnya untuk menemuinya.
”Bukankah dia tidak ada apa-apanya dibandingkan denganku?”Tanya Leon tersenyum smirk sambil menghisap nikotinnya.
__ADS_1
Leonel Cassano adalah Mafia Italia.Tidak ada yang bisa mengalahkan dirinya.Apalagi kini seorang semut berani-beraninya mengusik ketenangannya.
”Pulau yang berada di Spanyol sekarang milikku”Kata Leon.Dia langsung terbang dari Italia begitu Ersen menawarkan sebuah pulau yang Ia incar dari tahun lalu.Pulau itu berguna untuk menyimpan koleksi senjata dan kekayaannya.
”Kirim orang terlatih di belakang istriku, jangan seorang pria yang hanya diplintir tangannya terjatuh”Ucap Ersen.Ia mengeraskan suaranya agar Luca mendengar nya dengan jelas.
"Jelas saja aku tidak mungkin memberikan orang istimewaku kepadamu”Ucap Leon saat Ersen mengejek Luca.Ersen pemegang sabuk hitam taekwondo.Jelas saja Luca langsung terpental.
Yang Ia ketahui Luca sangat mahir dalam menggunakan segala jenis senjata.Itulah alasannya ingin mempertahankan Luca.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Happy reading all 😍
Votenya please jangan lupa hikss😭🤧🤧😭
__ADS_1
Yang ingin baca kisah Leonel Cassano klik nama author.Disitu udah ada judulnya My Cruel Lord 💓😚