
Semenjak keluar dari rumah sakit, Ersen tidak bicara sepatah katapun kepada Indah.Mulutnya memang terdiam lain halnya dengan hatinya yang sedari tadi mendidih.Ersen masih memperhatikan hal-hal kecil istrinya,Ia membawakan tas selempang Indah dan membukakan pintu mobil untuk Indah.Terkadang hal sekecil itu susah dihilangkan jika sudah terbiasa.Ersen juga tidak mengerti dengan dirinya, dia sangat mencintai Indah bahkan kepada Erica pun dia tidak pernah melakukan hal-hal konyol seperti yang Ia lakukan sekarang.
”By jangan marah ya?Aku bakalan ceritain semuanya sama kamu.Mulai awal mula hubunganku dengan Dokter David dan berakhirnya hubungan kita”Kata Indah menarik kemeja Ersen agar pria itu mendengar dirinya.
Ersen mengembuskan nafasnya, mencoba menghilangkan amarah yang sedari tadi memenuhi hatinya.Dugaannya benar bahwa Dokter David merupakan mantan dari Istrinya.Jika waktu bisa diputar kembali, Ersen memilih untuk bertemu Indah sebelum Dokter David itu.
”Kita ganti mobil, Aku tidak bisa menyetir dengan keadaan marah seperti ini”Ucap Ersen, jika dirinya seorang diri Ersen tidak akan mengganti mobilnya.Tapi Ia sekarang membawa istri serta calon anaknya.
”Tapi siapa yang mengendarai?Jangan aneh-aneh By”Kata Indah, Ia tidak tahu ada dua mobil yang sedari tadi mengikuti mobilnya.
Hingga seseorang mengetuk pintu mobil.Ersen menyuruh Indah untuk pindah ke belakang bersamanya.Pria yang mengetuk pintu adalah orang yang akan mengendarai mobil.
Indah terbelalak.Padahal Ersen tidak menghubungi siapapun.Jadi orang itu tahu dari mana mereka membutuhkan supir, jika sedari tadi mereka tidak mengikuti dirinya dan Ersen.
Melihat Ersen yang terus mendiamkan dirinya.Indah bosan, Ia menyangga dagunya mengunakan kedua tangannya, melirik Ersen lalu menghela nafas.
__ADS_1
”Ersenal.."Panggil Indah lembut.
Ersen melirik sebentar lalu kembali menatap hendphonenya.Membiarkan Indah bosan dengan aktivitasnya.
Indah mendekat ke samping hingga membuat bahu Indah menempel dengan sang suami.Supir yang melihat langsung membalikkan kaca spion dan memencet tombol, lalu beberapa saat sekat pembatas gelap antara pengemudi dan penumpang muncul memisahkan mereka.
”By aku sesak nafas”Ucap Indah tiba-tiba sembari memegang dadanya.Ersen yang mendengarnya refleks menaruh hendphonenya sembarangan.
”Kenapa?Kok bisa gini sih?”Ersen kawatir.Ia mengelus dada Indah agar wanita itu bisa kembali bernafas normal.
Ersen menatap Indah.Dia rasa sifatnya sangat kekanak-kanakan.Bahkan Ia mengabaikan Indah”Maaf Sayang, nggak tau kenapa aku emosi.Kalau bisa tadi waktu dirumah sakit tangan Aku gatel pengen tonjok Dokter David”Ungkap Ersen merasa bersalah karena mendiamkan Indah.
"Lain kali jangan buat aku kawatir Sayang, Kamu nggak tahu apa yang akan aku lakukan jika kamu melakukan hal serupa seperti ini.Dan untuk Dokter David, Aku harap kamu tidak menemuinya lagi jika tidak ada aku bersamamu”Kata Ersen, Ia memeluk Indah mencoba mendinginkan hati dan otaknya agar dapat berfungsi secara normal kembali.
”Aku takut.Takut kamu kembali memiliki perasaan dengan orang yang sudah menemani dirimu bahkan lebih lama dariku”Ersen memeluk Indah sangat erat.Terjadi ketakutan tersendiri saat melihat tatapan mata Dokter David kepada istrinya dan fakta bahwa pria itu belum juga menikah membuatnya lebih takut.
__ADS_1
Semenjak kata-kata Dokter David yang ingin mengambil Indah darinya, saat itu juga Ia mencari tahu mengenai identitas Dokter David dan masa lalunya bersama Indah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
......................
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Votenya jangan lupa😉
__ADS_1