
Indah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe sebatas paha, rambut wanita itu basah menandakan bahwa Ia baru saja keramas.Kulitnya seputih susu, harus semerbak bunga memenuhi Indra penciuman Ersen saat Ia baru saja menginjakkan kaki ke dalam kamar.
Ersen dapat melihat pergerakan istrinya yang kini berjalan menuju Walk in closed.Kaki Ersen melangkah mengikuti arah jalan Indah, dia berjalan dibelakang istrinya.Ersen sama sekali tidak menimbulkan suara, atau Indah saja yang tidak mendengar langkah kakinya.
Ersen meneguk ludahnya susah payah saat bathrobe yang dikenakan Indah terjun begitu saja ke keranjang pakaian kotor'.
”♪ Aku suka dia Mak...Aku sayang dia Mak..Kasih dan rinduku Ini..... Hanyalah untuk si Ersennn.”Indah menyanyi, dengan menggoyangkan pinggul dan otomatis kedua aset Indah ikut bergoyang seirama dengan pinggangnya.
Ersen menahan tawanya melihat tingkah Indah yang luar biasa.Otak Istrinya sudah terkontaminasi oleh Jessica rupanya.Pria itu tetap diam ditempatnya,lain mata lain pikiran.Sekarang bahkan otak Ersen sudah membayangkan betapa pasnya aset Indah saat Ia genggam.Mesyyum sekali bukan?
Ersen bahkan tahu size Cd dan bra yang Indah kenakan.Pria itu diam, Ia bahkan duduk di salah satu kursi yang berada di sana seraya mengamati istrinya dan tersenyum lebar.
”Bra udah nggak muat, apalagi sekarang Cdnya pada kebesaran.Kapan-kapan beli sama Jessica deh”Ucap Indah melihat sekarang lemak dalam tubuhnya bertambah.Usia kehamilannya semakin besar bahkan berat badannya ikut membesar.
__ADS_1
Tangan Indah meraih bra berwarna hitam dan siap melekat ditubuhnya.Hingga sebuah tangan yang besar merebut bra yang ingin Ia kenakan.
”Nggak usah dipakai Sayang.Kamu lebih cantik nggak pakai bra”Kata Ersen yang sudah berada dibelakang tubuh Indah memeluk perut Indah dan lama-lama tangannya naik ke atas.
”Ersen..”Kata Indah saat merasakan tangan sang suami memainkan kedua aset berharganya dengan menggunakan jari tangan.
Indah tidak bisa menahan kedua tangan Ersen yang sibuk menikmati tubuhnya.Apalagi kini Ia sudah tidak bisa menahan sesuatu yang bergejolak di dalam dirinya hingga saat pelepasan pertama Ia meremas kaos yang Ersen kenakan.
”By nanti aku keramas lagi, Aku baru aja selesai keramas loh.Rambutku aja belum kering!Nanti malam aja ya?”Mohon Indah menunjukkan wajah melasnya.Ia menatap Ersen yang sudah terselimuti kabut tebal, Eh maksudnya gairah.
Hari ini Ersen pulang sore.Ia ingin menghabiskan waktu bersama Indah.Mengingat kandungan istrinya sudah semakin membesar.Bahkan Indah sering mengeluh kalau punggung nya sakit saat mau tidur.
Ersen mengangguk Ia tersenyum melepaskan bibirnya yang sudah menjelajah kemana-mana.Lalu Ia menggendong Indah menggunakan kedua tangannya.Indah meringis saat merasakan kulit nya bersentuhan dengan kaos Ersen.Indah belum sempat berpakaian, apalagi kini Ersen menggendong dirinya didepan.
__ADS_1
Ersen menahan paha sang istri, Ia mendudukkan Indah disofa dengan dirinya yang berjongkok laku membuka lebar-lebar kedua paha Indah .Bibir Ersen secara tidak tahu malunya bersanggar di area sensitif istrinya dan memainkan lidahnya disana membuat Indah melototkan matanya terkejut.
”Ehh By, Udahh..”Ucap Indah.Mulutnya mengatakan Sudah tapi tangannya justru mendorong kepala Ersen dan meremas rambut pria itu membuat Ersen tersenyum bahagia.Mudah bukan membuat Indah tidak menolak permintaannya?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Crazy vote doanggg.Kalau kalian gabut bisa juga Scroll nih novel agar levelnya naik😔😚😍
Pokoknya Author maksa buat kalian Scroll!😬
Titik..🤧
Dadahh😌👋
__ADS_1