Wedding World

Wedding World
Perjalanan Bisnis


__ADS_3

"Sayang, tiga hari lagi aku akan pergi ke Bandung untuk menyurvei suatu tempat.Paling hanya dua hari.Kamu ikut Aku sekaligus nanti kita babymoon disana walau sebentar.Mengingat kehamilanmu sudah mencapai trisemester kedua, dokter memberikan ijin untuk berpergian."Ersen duduk disofa, melepaskan sepatu dari kakinya.


Wanita dengan perut buncit tersebut menaruh tas kerja sang suami terlebih dahulu.Pipinya tampak cabi, bahkan kini tubuh Indah lebih seksi daripada beberapa bulan lalu.Bagian-bagian penting tubuhnya pun sudah terbentuk sempurna membuat Ersen semakin betah berlama-lama diarea tersebut.


"Memangnya aku harus ikut ya By?"Berjalan kearah sang suami.Tangannya dengan cekatan melepaskan jas dan dasi yang melekat ditubuh Ersen.Pria yang semakin dewasa itu mendaratkan sebuah ciuman di bibir sang wanita membuat Indah mengeram kesal.


"Kebiasaan deh,mandi dulu sana!"Usirnya cemberut.


"Soalnya kamu semakin hari semakin manis deh, jadi buat aku candu kan.Ayo kita mandi."Ajak Ersen semangat.Di genggamnya tangan sang istri erat lalu menyeretnya menuju kamar mandi dengan hati-hati.


"Aku udah mandi tahu!Sana mandi sendiri!"Perempuan itu mendorong sang suami masuk kedalam kamar mandi,tadi setelah sempat berkebun.Ia membersihkan diri, entah kenapa dari hari ke hari keinginannya untuk memegang tanaman semakin semangat.Dampaknya halaman rumah Ersen tampak hidup dan berseri,bahkan tak ayal taman-taman rumah itu di tumbuhi berbagai tumbuhan yang harganya sangat fantastis.

__ADS_1


"Nggak papa sayang,ayo mandi lagi.Biar tidak ada kuman-kuman yang tersisa dibadan kamu, apalagi kan konon katanya ibu hamil itu cepat lelah dan berkeringat.Pokoknya kamu harus mandi!”Terjadi perdebatan yang akhirnya dikalahkan oleh Indah Styava, akhirnya wanita itu masuk ke dalam perangkap sang suami.


***


Indah mendelik menatap pria dengan pakaian santainya itu berbaring di ranjang dengan leptop diatas pahanya.Rambutnya kini sudah kering namun tetap saja sang suami kini terlihat mendominasi.Indah memilih untuk menonton televisi daripada melihat sang suami yang terus sibuk dengan pekerjaannya.


"Kalau dirumah itu istirahat,jangan kerja By."Kata Indah membuat Ersen menoleh.


”Sebentar saja sayang, sehabis ini kita akan


"Hm."Kata Indah,atensinya lebih tertarik melihat drama yang kini tengah diperbincangkan ditanah air.

__ADS_1


Malam semakin larut,Indah yang kesal karena diacuhkan sang suami pun menekuk wajahnya.Dilihatnya sang suami yang tambah tampan saja dari hari ke hari.Apalagi kini tubuh Ersen semakin berisi.Bukan terkesan gendut karena sang suami rajin nge gym.Malah semakin kekar, apalagi perut sixpack nya itu.Membuat Indah tersenyum jahil.


Indah memiringkan tubuhnya, tangannya membuka kaos yang dikenakan Ersen.Si empu tentu saja terkejut dibuatnya, apalagi kini dirinya tengah mengerjakan pekerjaan penting.


"Nanti saja Sayang,aku harus bekerja sebentar ya?"Pintanya tersenyum menyingkirkan tangan putih Indah.


"Ih apaan sih!”


Wanita hamil itu tak mendengarkan ucapan sang suami,Ia malah dengan sengaja mengelus perut sixpack itu hingga suara geraman terdengar.


"Indah Styava.”Ucapnya lembut.

__ADS_1


"Hm.."


"Eh kenapa sih!"Wanita itu terkejut saat sang suami menutup leptopnya, Mata kelereng nya membulat saat benda basah mendarat dengan sempurna di bibirnya.Mengalirkan rasa yang tidak biasa, memberontak hingga mampu membuatnya kewalahan karena mencoba menyeimbangi sang suami.


__ADS_2