World Impact Online

World Impact Online
Dipaksa Log Out


__ADS_3

Kai melakukan strategi Hit & Run saat menghadapi Goblin King. Serangannya sekarang sudah tidak bisa terlalu tinggi, tapi saat melihat Mana miliknya tidak berkurang malahan bertambah, dia tanpa ragu menggunakan semua Art's miliknya.


"Magic Blade! Holy Blade!"


Kai melapisi kedua pedangnya dengan Mana, tapi hanya Scarlet Phantom saja yang dia alirkan energi suci. Itu karena Holy Darkness sudah memiliki energi sucinya sendiri.


-2981• pada Goblin King (Kai)


-2527• pada Goblin King (Kai)


-2981• pada Goblin King (Kai)


-2527• pada Goblin King (Kai)


...


"Dasar keparat kecil! Berhenti menghindar!!" teriak Goblin King.


Goblin King terus-menerus mengayunkan pedangnya, tapi Kai berhasil menghindarinya dengan baik. Hal ini membuatnya geram dan menyadari keberadaan kelompok pendukung yang memberikan suplai Mana pada Kai.


"Begitu rupanya, akan aku hancurkan kalian lebih dulu! Earth Shocker!!"


Goblin King menghantamkan pedangnya ke tanah dan menciptakan sebuah gelombang energi kearah para pendukung. Kai mengabaikan hal tersebut, setelah mendapatkan pesan dari Roni untuk tetap menyerang.


"Kau pikir kami tidak tahu yang ingin kau lakukan huh?" ungkap Roni.


Dia lalu menyuruh seorang Tanker menahannya dengan White Castle dan itu berhasil.


"Kalian para keparat kecil, benar-benar membuatku naik pitam!" ujar Goblin King.


Tubuhnya memerah dan membuatnya menjadi sedikit lebih kuat. Tentunya ini membuat Roni agak panik karena biasanya para monster hanya akan masuk mode Rage saat Health milik mereka dibawah 30%. Sedangkan Health Goblin King masih berada diatas 50%.


"Provoke!" teriak Kai.


Goblin King yang tadinya berniat menyerang ke kelompok Pendukung langsung membatalkan niatnya. Dia bergerak sendiri menuju kearah Kai.


"Keparat kecil! Beraninya kau!!" teriak Goblin King.


Kai hanya menghindar tanpa menyerang sedikitpun. Mode Rage hanya berlaku sampai 3 menit. Jadi dia berniat mengulur waktu sambil berlari. Kai tidak berniat untuk melancarkan serangan, itu karena dalam masa ini mahluk yang masuk dalam kondisi Rage akan kebal terhadap damage selama 30 detik.


Setelah 30 detik, Kai berbalik dan menggunakan Quick Dash hingga membuatnya membelakangi Goblin King. Dia berputar sekali lagi dan menggunakan Delta Slash ditambah Round Slash.


-4955* pada Goblin King (Kai)


-2408 pada Goblin King (Kai)


-6080* pada Goblin King (Kai)

__ADS_1


-3502 pada Goblin King (Kai)


(Goblin King menerima efek Bleed, Health miliknya akan berkurang 25000 selama 5 detik!)


"Keparat kecil!!" teriak Goblin King geram pada Kai.


Kai menyilangkan kedua pedangnya bersamaan untuk mengurangi damage tendangan dari Goblin King. Para pendukung segera menyembuhkan Kai tanpa ragu.


-3289 diterima (Kai)


Dia terhempas sedikit jauh, tapi dengan segera berlari menerjang sekali lagi untuk menyerangnya. Goblin King mengayunkan pedangnya, tapi Defensive Reflection membuatnya bisa menahan dan mengembalikan 40% dari damage yang diterima sebelumnya.


-1315 pada Goblin King


belum berhenti disana, Kai menggunakan Twin Dragon Fang dan memberikan True Damage yang cukup besar.


-32981° pada Goblin King (Kai)


-32981° pada Goblin King (Kai)


Kai berdecak kesal saat tahu itu tidak berhasil membunuhnya. Kai melirik Cooldown dari Overdrive miliknya yang masih menyisakan 1 jam 28 menit. Tapi disaat yang sama, dia terkena hantaman pedangnya hingga terdorong cukup jauh.


-2539 diterima (Kai)


"Ini sulit," gumam Kai.


Kai menggunakan Feather Storm untuk memberikan tebasan cepat selama 30 detik yang disambung dengan Omega Strike selama 10 detik. Merasa belum cukup, Kai menggunakan Seventh Breaker untuk mengakhiri nyawa Goblin King.


"Kita.. berhasil?" gumam salah satu dari mereka.


"YEEEEAAAAAAH!"


Sorakan bahagia dikeluarkan oleh semua orang yang ada. Berbagai Drop Item terjatuh dihadapan Kai. Namun berbeda dengan semua orang yang tengah bahagia, Kai mendapatkan sebuah peringatan dari Spacium Authority miliknya.


(Warning! Detak jantung melebihi batas!)


Jantungnya berdetak cukup kencang, hingga membuatnya merasakan sesak nafas. Semua orang yang melihat hal tersebut menjadi sedikit panik, terlebih Noire.


(Memulai proses keamanan kesehatan player!)


(Memaksa player untuk keluar permainan!)


Kai dipaksa Log Out oleh sistem, tubuh nyatanya mengeluarkan keringat cukup banyak. Nia yang melihat kakaknya sesak nafas menjadi panik, dia berniat menghubungi ambulan. Tapi sekumpulan petugas kesehatan masuk tanpa meminta izin sama sekali. Mereka adalah petugas kesehatan milik Spacium Company yang memiliki tugas untuk berjaga-jaga dalam situasi seperti ini.


Para petugas melakukan semuanya cukup baik dan tenang. Dalam 5 menit, Kyle sudah bisa bernafas dengan normal. Mereka menjelaskan kalau Kyle sedikit berlebihan dalam bermain game yang membuatnya mengalami sesak nafas bahkan didalam game.


"Untuk sekarang, jangan masuk game dalam waktu 2 jam. Kalau bisa jangan bermain dulu untuk saat ini," jelas seorang petugas wanita.

__ADS_1


"Terimakasih atas bantuannya!" sahut Nia.


"Maaf, apa kamu keluarganya?" tanya petugas tadi.


"Yah! Aku adalah adiknya!" jelas Nia.


"Begitu yah. Tolong jaga dia selama dua jam dan jika kejadian tadi terulang, segera hubungi pihak rumah sakit!" balas petugas.


Nia hanya mengangguk dan para petugas tersebut segera pergi dari rumah Kyle. Nia lalu melirik Kyle yang terbaring lemas di kasur, dia masih tidak mengerti kenapa kakaknya menjadi seperti itu.


"Kak, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Nia.


"Aku menghadapi Goblin King dan memaksakan diri meskipun Tired Capacity milikku mencapai batas," jawab Kyle.


"Maaf karena telah membuatmu khawatir," lanjut Kyle.


Nia hanya menghela nafasnya dan berkata, "Kamu sudah sering membuat aku dan ibu khawatir dulu. Jadi aku sudah terbiasa dengan ini. Sekarang tidur dan beristirahatlah! Aku akan menjagamu!"


"Maaf, tapi bisakah kamu membangunkanku setelah dua jam? Aku memiliki quest yang harus segera diselesaikan," ungkap Kyle.


"Aku mengerti. Sekarang beristirahatlah sejenak," sahut Nia menghela nafas.


Kyle pun tertidur dengan pulas di kasurnya. Sedangkan Nia pergi ke dapur membuat kopi susu untuk menemaninya bergadang, tentunya dengan Snack yang dia beli sebelum datang kemari. Saat kembali, dia menaruh kopi susunya diatas lemari tidur dan mengambil sebuah foto keluarga disana. Dia tersenyum melihat foto tersebut dengan perasaan nostalgia.


"Ibu, sekarang kakak sudah baik-baik saja. Beristirahatlah dengan tenang," gumamnya mengelus wanita yang menggendong seorang gadis kecil dalam gambar.


...***...


...KOMUNITAS...


...Episode Kekacauan di Agravia Forest...


Bard: Guys! Kalian sudah dengar kabar terbaru?


Novia: Aku sudah mendengarnya! Kelompok Pengintai diserang oleh ribuan Goblin bukan?


Bard: Yah! Kata mereka, para Goblin sangat ganas ketika menyerang mereka! Sungguh menyeramkan bukan?


Rei: Dari yang aku dengar, para Goblin tersebut telah menggunakan perlengkapan. Aku penasaran darimana mereka mendapatkannya?


Grey: Pihak Developer juga tidak berniat memberitahukannya! Ini benar-benar membuatku berpikir akan ada invasi dua arah dari Utara dan Selatan!


Aulia: Tunggu, maksudmu kita harus mempertahankan kota sekarang? Apa musuh kita para Goblin juga di Utara sana?


Roni: Untuk bagian Utara tidak perlu dikhawatirkan lagi! Raid yang aku buat telah membereskan Goblin di Golura Mountain!


Membaca penjelasan tersebut, semua orang merasa lega. Tapi mereka tidak mengetahui kalau pasukan Undead tengah berjalan perlahan menuju Kota Celine saat ini.

__ADS_1


__ADS_2