World Impact Online

World Impact Online
Top Ranked


__ADS_3

"Switch!"


Noire melompat kebelakang setelah melancarkan serangan pada Dragon Zombie. Kai yang mendengar kata tersebut segera maju dan mengalihkan perhatian Dragon Zombie. Melihat sebuah kesempatan, Mara menyuruh Dragon Zombie untuk mengayunkan cakarnya. Tetapi yang menunggunya adalah sebuah api besar yang telah disiapkan oleh Kai.


"Holy Fire!!"


Sebuah ledakan dan erangan keras terdengar, bahkan sampai ke daerah selatan Kota Celine. Belum berakhir disana, Kai mengalirkan Mana dan Energi Suci miliknya ke dalam pedang, serta mengayunkannya dengan cukup kuat hingga membentuk sebuah after image.


"Holy Wave! Switch!!"


Kai segera mundur setelah melepaskan serangan tersebut. Noire yang telah lama menunggu sebuah momen, dengan segera melompat dan memberikan serangan yang cukup kuat pada Dragon Zombie.


"Execution!!"


Suara raungan terdengar cukup keras. Mara yang melihat Dragon Zombie miliknya kewalahan hanya dengan menghadapi dua orang saja, mulai merasa kesal. Dia menyuruh Dragon Zombie miliknya untuk menggunakan Skill Dragon's Breath. Tetapi hal itulah yang telah ditunggu oleh Kai dan Noire.


"Enyalah kalian!!"


"Noire!"


"Serahkan padaku!"


Noire menginjak tangan Kai yang telah siap untuk melemparnya sekuat mungkin. Kai melempar Noire cukup tinggi hingga setara dengan Dragon Zombie. Saat masih mengudara, Noire mengeluarkan sebuah botol dan melemparkannya kearah Dragon Zombie. Ini membuat Dragon's Breath yang telah disiapkan langsung meledak di mulut Dragon Zombie tanpa bisa melepaskannya kearah Kai dan Noire.


"Berhasil!" teriak Noire dengan gembira.


"Jangan bercanda denganku!" umpat Mara dan melepaskan sebuah sinar yang menuju tepat kearah Noire.


"Cover Move!"


Kai dalam sekejap berada dihadapan Noire, hasilnya sinar tersebut mengenainya dan bukan Noire. Kai sempat mengerang sesaat setelah menerimanya, bahkan jika bukan karena Persistance, dia mungkin sudah mati saat ini. Itu karena HP miliknya hanya tersisa 1 poin saja ketika meliriknya.


"Kamu baik-baik saja?" tanya Noire.


"Bodoh, sudah jelas tidak bukan?" balasnya sambil meminum Blue Potion yang memulihkan HP miliknya hingga 50%.


"Kenapa kau tidak mati saja sih?!" kesal Mara.


"Maaf saja, tapi itu tidak ada dalam pilihanku saat ini!" ungkap Kai.


Mara yang mendengarnya benar-benar merasa kesal. Dia segera menyuruh Dragon Zombie miliknya menggunakan serangan terkuatnya untuk membunuh Kai dan Noire, Dragon's Breath.


"Enyalah kalian bersama dengan kota bodoh itu!!" teriak Mara.

__ADS_1


Namun yang terjadi berikutnya, membuat senyuman kemenangan Kai dan Noire terlukis di wajah mereka berdua. Sebuah hantaman pedang mengenai tepat di kepala Dragon Zombie tersebut dan menggagalkan Dragon's Breath miliknya.


"Akhirnya datang kah?" gumam Kai.


Pelaku dari hantaman pedang tersebut, melompat mundur dengan dorongan dari kepala Dragon Zombie. Seorang pria berambut pirang dengan armor berat dan sebuah pedang panjang sekitar 100 CM yang dia pegang dengan kedua tangannya.


"Padahal sudah sekuat tenaga aku menyerangnya, tapi daging busuk itu masih cukup keras juga ternyata," ucap pria tersebut yang tak lain adalah Lyon, Top Ranked peringkat pertama pengguna pedang.


"Holy Lance Dance: Purgatory Stab!!" teriak seorang wanita berambut perak yang diikat ponytail dengan tombak lancip.


Raungan Dragon Zombie terdengar keras saat tombak wanita tadi itu menancap pada perutnya. Wanita itu juga segera menarik diri saat cakar dari Dragon Zombie itu mengarah padanya.


"Cih, kenapa kau tidak terkena cakaran itu sih, Henry!" ujar pria lain berambut hitam yang mengenakan baju hitam dengan dua belati ditangannya.


"Berisik! Lakukan saja tugasmu sendiri sana, William!" kesal Henry.


"Hahaha! Jangan galak-galak napa?" ejek William yang telah berada dibelakang Dragon Zombie.


"Thousand Slices! Power Edge!!"


William menebas beruntun dan saat sampai dibawah, dia melepaskan Power Edge kearah ekor dari Dragon Zombie tersebut dan membuatnya meraung sekali lagi akibat ekornya terputus.


"Dragon Zombie ini serahkan saja pada kami! Kalian berdua urus pengendalinya!" pinta Lyon kepada Kai dan Noire.


Lyon segera berlari menuju Dragon Zombie dan bersiap melepaskan skill miliknya. Kai dan Noire yang melihatnya hanya bisa terkagum dengan kekompakan yang ditunjukan oleh Lyon, Henry dan William. Sedangkan Mara? Dia menatap kesal saat mengetahui Dragon Zombie miliknya tidak diberi kesempatan untuk membalas.


Tiga ekor Zombie Phanter muncul dihadapan Mara. Dengan cepat, Mara menyuruh mereka untuk menyerang Kai dan Noire agar mereka tidak bisa menyerang dirinya.


"Cih! Benar-benar menyebalkan!" umpat Kai.


"Anchor Howl!!" teriak seseorang yang ternyata adalah Roni dan diikuti Elise dibelakangnya.


"Kai! Serahkan mereka pada kami! Kamu urus saja Necromancer itu!" ucap Elise menyiapkan sihir miliknya.


"Roni! Elise! Terimakasih! Noire, bantu mereka oke?" ucap Kai.


"Yah! Kamu juga hati-hati oke?" sahut Noire.


"Haha, memangnya kamu pikir aku akan terbunuh dengan mudahnya?" balas Kai.


Mereka pun saling tersenyum sebelum akhirnya berpisah dan melakukan tugas mereka masing-masing. Kai tanpa ragu menerobos tiga Zombie Phanter, dia segera berlari menuju Mara yang terlihat sedang ingin melarikan diri.


"Jangan pikir semudah itu bisa lolos dariku! Quick Dash!!"

__ADS_1


Dalam waktu singkat, Kai memotong jarak antara mereka dan bersiap melepaskan sebuah serangan terhadap Mara. Kai mengaktifkan Sword Dance, Holy Blade dan Round Slash untuk eksekusi serangannya.


"Gah!"


Mara yang terkena tebasan tersebut langsung mengerang kesakitan akibat energi suci yang dialirkan Kai pada pedangnya. Belum berhenti disana, Kai mengeluarkan Scarlet Phantom miliknya dan mengayunkannya dengan tangan kirinya. Tapi sesaat sebelum mengenai lawannya, Mara menggunakan sihirnya untuk menyerang Kai.


"Exterminator Ray!"


Kai yang menyadarinya segera memiringkan tubuhnya, tapi sebagai gantinya Scarlet Phantom harus hancur. Kesal, Kai menggunakan Overdrive dan Seventh Breaker kepada Mara yang dilanjutkan dengan Eleventh Destroy. Erangan kesakitan diterima oleh Mara, lalu saat dia ingin bangun, bilah pedang sudah diarahkan ke lehernya.


"Ada kata-kata terakhir?" tanya Kai.


"Bunuh saja aku," jawab Mara.


"Tentu saja, lagipula itu adalah tugasku. Jadi, ada kata-kata terakhir yang ingin kau sampaikan?" balasnya.


"Kalian para mahluk bodoh, mati saja!!" sahutnya dan bersamaan dengan itu, Kai menusuk jantung Mara dengan Death Execution.


Para Undead yang sempat dikendalikan oleh Mara mulai kehilangan kekuatannya dan hancur terbakar oleh sinar matahari. Tak terkecuali Dragon Zombie yang dihadapi oleh tiga Top Ranked saat ini. Kai mengangkat pedang miliknya dan menyerukan teriakan kemenangan yang diikuti oleh semua orang disana.


(Update Patch Extra telah tersedia! Diharapkan semua Player untuk segera melakukan Update dalam game demi kenyamanan bermain!)


...***...


...KOMUNITAS...


...Episode Patch Extra...


Bard: Patch Extra? Bukankah kita baru saja melakukan Update Patch sebelumnya?


Vice: Pihak Developer mengatakan kalau Patch Extra ini dilakukan untuk memperbaiki bug yang terjadi dalam game.


Darma: Kita juga sepertinya diberikan Kompensasi setelah melakukan Update Patch Extra ini.


Bard: Serius? Apa saja hadiahnya?


Zarx: Kalau tidak salah Equipment Chest ×4, Weapon Chest ×2, 50000 IO, serta Snow Ball ×4.


Bard: Snow Ball? Maksudnya untuk Event Christmas nanti?


Zarx: Begitulah! Lagipula Eventnya akan dimulai besok jam 01:00 dini hari waktu dunia nyata.


Gulie: Bro, mau adu nasib Gacha ga?

__ADS_1


Vice: Gas aja sih.


Kemudian setelahnya, isi komunitas penuh dengan hasil gacha mereka.


__ADS_2