World Impact Online

World Impact Online
Mengulur Waktu


__ADS_3

Dragon Zombie meraung sekali lagi, dia mendapatkan perintah dari Mara untuk menyerang Kai. Jadi Dragon Zombie dengan segera mengayunkan cakarnya kearah Kai. Beruntung Kai segera menjauh dari sana, karena jika tidak, mungkin dia akan remuk bersama dengan tanah yang diincar Dragon Zombie.


"Meskipun begitu, dampaknya benar-benar merepotkan!" ujar Kai setelah menerima hembusan angin yang cukup kuat, tepat ketika Dragon Zombie menghantamkan cakarnya.


"Kai! Segera mundur! Aku telah mendapatkan bantuan dari para Top Ranker!" perintah Roni.


"Maaf, tapi aku ragu bisa memenuhinya!" jelas Kai yang masih mencoba terus menghindari serangan Dragon Zombie.


"Kenapa? Jika kamu mundur, kita bisa mengalahkan mahluk itu bersa--"


"Tidak!" teriak Kai memotong perkataan Noire.


"Mara tidak menggunakan kekuatan Dragon Zombie dengan penuh. Kalian semua juga melihat statusnya yang tidak masuk akal bukan?" jelas Kai.


Semua yang mendengarnya hanya bisa mengangguk pelan, bahkan Roni pun yang sebagai Raid Leader melakukan hal yang sama.


"Terlebih lagi, Dragon Zombie masih belum menggunakan skill sama sekali. Itu menandakan kalau mahluk ini berada dalam kendali penuh Mara," lanjut Kai.


"Roni! Berapa lama lagi bantuan akan datang?" tanya Kai.


"Biasanya butuh waktu 1 jam, tapi yang kita bicarakan adalah Top Ranker. Mungkin hanya butuh 20 menit untuk bisa sampai disini," jelas Roni.


"Itu sudah cukup! Aku akan mengulur waktu selama mungkin!" sahut Kai langsung berlari menerjang.


Semua orang mencoba menghentikannya lewat suara, tapi Kai mengabaikannya dan terus berlari. Dia memasukkan Scarlet Phantom ke Inventory, lalu menggenggam Holy Darkness dengan tangan kanannya.


"Magic Blade! Holy Blade! Super Speed! Drive Strike!"


Kai menggunakan 4 skill bersamaan, dia bisa saja menggunakan hingga 5 skill sekaligus karena memiliki Casting. Mara segera menyuruh Dragon Zombie untuk menyerang Kai. Dragon Zombie pun mengayunkan cakarnya sekali lagi, tapi kali ini lebih cepat dari sebelumnya.


"Hahaha! Kali ini aku pastikan kau sudah-- Mus-mustahil!" ujar Mara terkejut saat melihat Kai yang tengah berada di udara.


"Delta Slash! Seventh Breaker! Round Slash! Omega Strike!"


(Eleventh Destroy (Art's) berhasil didapatkan!)


-5866° pada Dragon Zombie


-7040° pada Dragon Zombie


-8448° pada Dragon Zombie


-10137° pada Dragon Zombie


-12165° pada Dragon Zombie


-14598° pada Dragon Zombie


-17518° pada Dragon Zombie

__ADS_1


-21021° pada Dragon Zombie


-25266° pada Dragon Zombie


-30271° pada Dragon Zombie


-36325° pada Dragon Zombie


"Apa-apaan.."


"Damage besar seperti itu.."


Suara semua orang terkejut ketika melihat True Damage yang dihasilkan oleh Kai. Bahkan yang melakukannya juga terkejut dan berdecak kesal dalam hatinya.


"Cih, seandainya aku bisa lebih fokus, mungkin hasilnya akan jauh lebih memuaskan dari ini!" umpatnya dalam hati.


Dragon Zombie mengerang kesakitan dan mengayunkan tangan kanan miliknya dengan cepat kearah Kai. Beruntung berkat Defense Reflection, dia berhasil menangkis dan menyerang balik meskipun menerima damage yang langsung menghabiskan Health miliknya dalam sekejap, ditambah dia juga berguling beberapa kali di tanah.


-5572* diterima (Kai)


(Defensive Reflection terpicu!)


-2228 pada Dragon Zombie


(Persistence terpicu!)


(Tenace terpicu!)


"Hahahaha! Rasakan itu keparat! Dimana kesombongan yang kau miliki sebelumnya? Hahahaha," ejek Mara.


"Sekarang, bagaimana jika kita selesaikan ini?" lanjutnya menjentikkan jarinya.


Dragon Zombie perlahan mendekat kearah Kai, dia mengangkat tangannya dengan tinggi sebelum menjatuhkannya dengan cepat kearah targetnya. Kai menghela nafasnya, dia sudah pasrah dengan keadaan ini. Tetapi disaat yang sama, seorang gadis Elf melompat kearahnya sembari memeluknya dengan erat dan beberapa kali berguling di tanah. Kai membuka matanya untuk melihat siapa penyelamatnya.


"Noire!? Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Kai terkejut.


"Bodoh! Memangnya aku bisa berdiam diri saja disaat kamu berpasrah? Bukankah kamu selalu bersemangat saat melawan musuh yang kuat?" balas Noire yang masih menduduki tubuh Kai.


Kai yang mendengarnya langsung teringat dengan sebuah kenangan dalam game yang dulu dia mainkan bersama dengan Ibu, adik, serta teman-temannya dulu. Dia tersenyum saat mengingat bagaimana dirinya dan Noire bertarung bersama melawan seekor Naga Merah hanya dengan dua orang saja.


"Pffftt, hahahaha," tawa Kai dengan keras.


"Kenapa malah tertawa?" tanya Noire bingung.


Kai menepuk kedua pipinya dengan keras hingga membuatnya memerah. Dia juga langsung mengambil posisi duduk yang membuat wajahnya dengan Noire cukup dekat. Hal ini membuat Noire sadar akan sesuatu, yaitu kenyataan kalau saat ini dia tengah duduk di pangkuannya Kai. Bahkan dirinya kini menutup mata dan pasrah jika Kai mencium dirinya.


"Terimakasih, Noire. Kini aku telah sepenuhnya sadar," bisik Kai didekat telinga Noire.


Wajah Noire memerah menahan malu, tapi dia segera bangun dari posisinya dan mengulurkan tangannya pada Kai. Tentu saja hal itu disambut baik oleh Kai dengan meraih tangan Noire.

__ADS_1


"Hey, Noire. Masih ingat dengan kejadian Naga Merah?" tanya Kai.


"Tentu! Ingin melakukan hal itu lagi?" balas Noire.


"Masih ada sekitar 15 menit sebelum Top Ranker datang. Selama itu, ingin berduet lagi denganku?" ajak Kai.


"Fufu, kamu bertanya hal itu padaku? Memangnya kamu pikir bisa mengikuti pergerakan aku saat ini?" ungkap Noire dengan nada sombong.


"Hehe, kita tidak akan tahu sebelum mencobanya bukan?" balas Kai menonaktifkan Notifikasinya yang mungkin akan mengganggu konsentrasi seperti sebelumnya, dia bahkan juga memeriksa skill yang baru didapatkan.


Eleventh Destroy (Art's)


Memberikan sebelas tebasan beruntun yang tiap tebasan akan meningkat 20% dari Total Atk. Mengkonsumsi Tired +184. Cooldown 2 Jam.


"Oke, aku terima tantangan mu!" sahut Noire.


"Baiklah, aku akan mencoba mengimbangi kamu," lanjut Noire.


"Itu adalah perkataan ku!" balas Kai.


Bersamaan dengan itu, mereka berdua mengaktifkan Super Speed dan Sword Dance mereka. Keduanya berlari beriringan tanpa takut kearah Dragon Zombie, Noire menggunakan Octaple Puncture, sedangkan Kai menggunakan Delta Slash.


Erangan Dragon Zombie terdengar, tetapi itu belum cukup untuk membuatnya kalah. Bagaimanapun juga, niat mereka berdua adalah mengulur waktu hingga bantuan datang. Mereka berdua selalu secara bergantian untuk menyerang, hingga membuat mereka seolah-olah menari dihadapan seekor Naga.


"He-hebat.."


"Apa aku tidak sedang bermimpi?"


"Roni, bisa kamu jelaskan apa yang terjadi? Kenapa mereka berdua terlihat sangat sinkron satu sama lain?" tanya Elise.


"Ini hanya perkiraan saja, tapi sepertinya mereka pernah memainkan game bersama dalam kurun waktu yang lama. Itulah yang membuat mereka bergerak cukup sinkron terhadap satu sama lain," jelas Roni.


"Lebih tepatnya, mereka tahu kelemahan masing-masing dan menutupi hal tersebut," lanjutnya.


...***...


...DEVELOPER...


...World Impact Online...


"Hmm, sudah kuduga ini memang sebuah bug!" ungkap seorang pria dengan Codename GM Saber.


"Aku juga berpikir hal yang sama denganmu, GM Saber. Tapi apa tidak masalah kalau kita memberikan update lagi?" tanya seorang wanita dengan Codename GM Dory.


"Itu bukan masalah besar, GM Dory. Kita hanya perlu memperbaiki bug tersebut dan memberikan Kompensasi pada para Player sebagai permintaan maaf melalu Mail," jelas pria berkacamata dengan Codename GM Tyrant.


"Baiklah, seperti yang dikatakan oleh GM Tyrant. Kita akan memperbaiki bug tersebut dan memberikan Kompensasi pada para Player. Kalian semua tidak keberatan bukan?" ujar pria tua dengan Codename GM Blood.


Keenam orang lainnya langsung menganggukkan kepalanya dan kembali bekerja setelah mendengar ucapan GM Blood.

__ADS_1


"Baiklah, setelah Patch kali ini berhasil disesuaikan. Kita akan memulai tahap pemberontakan AI. Segera siapkan semuanya dengan segera!" perintah GM Blood.


"Kira-kira, bagaimana cara kalian akan mengatasi hal ini yah?" gumamnya.


__ADS_2