World Impact Online

World Impact Online
Queen Taratect


__ADS_3

"Kai!" panggil Roni.


Kai yang mendengar namanya dipanggil, segera maju menerjang salah satu Arachne dan memberikan tiga buah damage dengan Delta Slash miliknya.


-134 pada Arachne


-134 pada Arachne


-134 pada Arachne


Kai segera menggunakan Back Step untuk mundur kebelakang dengan cepat. Roni tanpa pikir panjang mengayunkan kapaknya dan mengenai 2 Arachne sekaligus, Membuat mereka mati seketika. Sedangkan Noire yang tengah mengurus 2 Arachne sekaligus sedikit kerepotan, walaupun dia berhasil mendaratkan serangan dan membunuh salah satu dari mereka.


"Noire! Mundur!!" perintah Kai sambil berlari.


Noire segera berbalik dan menggunakan Quick Dash untuk menjauh dari Arachne tersebut. Claris mengambil tindakan cepat untuk menyembuhkannya.


"Maaf, aku sedikit lengah," gumam Noire.


"Berhenti bergerak! Aku tidak bisa menyembuhkannya dengan benar jadinya!" peringat Claris.


Disisi lain, Kai menggunakan Mana Slash dan berhasil membunuh Arachne tersebut dalam satu serangan. Roni dan Kai mengambil Drop Item yang terjatuh, lalu membawanya ke dekat Claris dan Noire dengan niat ingin membagi Drop Item.


"Kita mendapatkan 4 Poison Powder, 3 Arachne Scythe, 4 Large Thread dan sebuah tombak," jelas Roni.


Kai meminum Mana Potion karena Mana miliknya telah habis setelah menggunakan Mana Slash sebelumnya. Setelah itu, mereka pun memutuskan kalau Kai mengambil Large Thread, Noire mengambil Poison Powder, Roni mengambil Arachne Scythe dan Claris mengambil tombak.


"Aku akan memberikan tombak ini untuk Sweets! Dia pasti akan senang," gumam Claris.


"Kamu benar! Dia sudah lama sekali menginginkan tombak milik Arachne bukan?" sahut Noire.


"Siapa itu Sweets? Apa dia teman sekelas kita?" bisik Kai pada Roni.


"Bukan, dia adalah adiknya Claris," jelas Roni.


"Oh, yah. Kau tidak perlu berbisik padaku! Seberapa pelan kau bicara, ucapan mu itu akan terdengar oleh semua anggota party," lanjut Roni.


"Apa kamu harus memberitahu informasi sepele itu padanya?" sahut Claris.


"Kenapa? Masalah buatmu?" balas Roni.


"Kamu mau cari ribut lagi, huh?" kesal Claris.


"Mereka mulai lagi," gumam Noire.


Mereka berempat pun melanjutkan perjalanan. Roni berdebat dengan Claris selama perjalanan, tapi mereka berdua masih bisa bekerjasama dengan baik. Seolah-olah perdebatan mereka itu sudah biasa. Mereka pun akhirnya sampai di ujung Taratect Nest. Mereka bisa melihat Arachne berukuran raksasa yang tengah menjaga telur-telur miliknya.


Queen Taratect


Danger Level C


Health 28000

__ADS_1


Mana 23000


Attack 235


Magic 214


Defense 184


Mind 184


Agility 74


Evasion 94


Kai benar-benar sangat terkejut melihat status milik Queen Taratect tersebut. Dia berpikir kalau sepertinya sangat mustahil baginya melukai Wild Boss tersebut. Namun saat mengatakannya, Roni, Noire dan Claris hanya tersenyum dan mengatakan semuanya akan baik-baik saja. Jika mereka membuat rencana sebelum maju terlebih dahulu.


"Baiklah, aku akan menjelaskan sedikit pola serang miliknya. Queen Taratect bisa berjalan dimana pun sesuka hatinya. Itu karena area sekitarnya terdapat jaring laba-laba miliknya. Karena itulah, agak sulit menyerangnya jika tidak menggunakan sihir lebih dahulu," jelas Roni.


"Queen Taratect menyerang dengan kaki sabit, racun, serta benang yang dikeluarkan olehnya. Jika kau tertangkap benangnya, maka semua berakhir," lanjut Roni.


"Kenapa? Apa yang akan terjadi jika terkena benangnya?" tanya Kai penasaran.


"Kamu akan ditarik kearahnya dan dicabik-cabik oleh kaki sabitnya," jawab Noire.


Kai yang mendengarnya langsung meneguk ludah. Tidak terbayangkan olehnya, jika dia benar-benar akan dicabik-cabik dengan kedua kaki sabit milik Queen Taratect tersebut.


Setelah itu, mereka pun membuat rencana untuk menghadapi Queen Taratect. Roni menjelaskan kalau setelah 5 menit pertarungan, Queen Taratect akan memanggil ratusan Lily Taratect untuk membantunya. Kemudian jalan 10 menit setelah memanggil ratusan Lily Taratect, dia akan memanggil puluhan Taratect biasa.


"Serangan kamu tidak akan terlalu efektif pada Queen Taratect, bukan?" ungkap Noire.


"Yah, aku tahu itu kok! Jangan khawatirkan aku. Tapi, aku akan tetap membantu dengan menggunakan Mana Lance," jelas Kai.


Roni mengangguk dan berkata, "Baiklah, Claris akan menggunakan 'sihir itu' nanti. Lalu Kai akan menyerang dari jauh dengan sihir. Sedangkan aku dan Noire yang akan menghadapi Queen Taratect secara langsung!"


"Meskipun kamu mengatakannya, butuh waktu 30 detik untuk bisa melafalkannya lho! Itu juga kalau aku tidak salah melafalkannya," balas Claris.


"Tidak masalah! Gunakan saja!" sahut Roni.


Kai penasaran dengan apa yang dibicarakan mereka sebenarnya, lalu Roni menjelaskan kalau sihir yang dimaksud adalah Mana Spring. Sihir ini bisa memulihkan Mana dengan cepat, jadi Kai tidak perlu khawatir dengan Mana yang dia miliki nantinya. Pada saat yang sama juga, Roni memberikan 5 Potion dengan cairan ungu dan 5 Potion dengan cairan berwarna ungu pekat.


"Potion ini?" gumam Kai.


"Terkadang akan ada saat dimana Claris tidak bisa memberikan support padamu. Jadi gunakan itu jika kau dalam situasi tersebut!" jelas Roni.


Antidote ×5


Menghilangkan status poison dan mendapatkan kekebalan terhadap status tersebut selama 30 detik.


ElRes Potion ×5


Meningkatkan kekebalan terhadap serangan elemen sebesar 30% selama 5 menit.

__ADS_1


Kai mengangguk, Roni lalu memberikan aba-aba sebelum menyerang. Tepat setelah Claris menyelesaikan pelafalannya, Noire melepaskan anak panah api pada Queen Taratect hingga membuatnya marah.


"Penyusup, harus dimusnahkan!!" ucap Queen Taratect mengerang.


"Mari kita mulai! Provoke!!" teriak Roni mengambil alih agro Queen Taratect padanya.


Kai segera membentuk tombak dengan Mana miliknya dan melepaskannya. Kemudian membuatnya lagi dan melepasnya, dia akan terus mengulangi itu hingga 3 menit ke depan. Sedangkan disisi lain, Noire maju menerjang dengan Rapier membara dan menggunakan Octaple Puncture pada Queen Taratect.


Setelah melakukannya, Noire menjadikan pundak Queen Taratect sebagai pijakan dan melompat mundur menggunakan Air Jump, kemudian menembaki Quuen Taratect dengan bola api berulangkali.


"Noire! Jangan terlalu sering menggunakan sihir api! Jika kau salah sasaran, mungkin kau akan membakar tempat ini!" peringat Roni.


"Aku tahu!" sahut Noire melanjutkan serangannya.


Setelah beberapa saat, Roni menyuruh Noire dan Kai berhenti menyerang. Itu karena efek dari Provoke sudah hampir habis. Noire dan Kai hanya bisa diam menunggu, ini agar agro Queen Taratect tetap pada Roni. Disisi lain, Claris melepaskan sihir pemulihan saat melihat Health milik Roni dibawah 50%.


Roni menggunakan Full Swing dan Heavy Chop untuk memberikan damage besar sekaligus mempertahankan agro Queen Taratect. Noire pun kembali menyerang, sedangkan Kai hanya bisa menonton karena Mana Spring telah hilang. Tapi hal itu hanya bertahan selama 2 menit, sebelum Queen Taratect memanggil ratusan Lily Taratect untuk membantunya.


"Kuserahkan mereka padamu, Kai!" ucap Roni.


Kai membalasnya dengan singkat dan melepaskan Mana Wave kearah ratusan Lily Taratect tersebut. Banyak yang langsung mati seketika, tapi tidak sedikit pula yang berhasil selamat. Hal ini menyebabkan agro ratusan Lily Taratect beralih pada Kai dan menganggapnya sebagai ancaman besar. Kai hanya bisa tersenyum menyeringai sebelum mengaktifkan Sword Dance, setelah meminum 2 Mana Potion.


Butuh sekitar 1 setengah menit untuk membereskan mereka. Kai bahkan terkena beberapakali racun dari Lily Taratect, dia melihat Claris yang tengah sibuk memberikan support pada Noire dan Roni. Ini menyebabkan dia harus meminum Potion yang diberikan Roni padanya.


Beruntungnya, Kai berhasil menghabisi mereka dengan cepat dan kini dia terduduk lemas akibat Tired miliknya telah penuh. Noire yang melihatnya berencana untuk menghampiri Kai. Setelah meminta tolong untuk menahan Queen Taratect sendirian untuk sementara pada Roni, dia pun bergegas menuju tempat Kai.


"Kai! Kamu baik-baik saja?" tanya Noire.


"Jika aku mengatakan 'iya', akan terdengar bohong bukan?" balas Kai.


"Tired milikku sudah penuh dan butuh waktu untuk pulih dengan Meditation," lanjutnya.


Noire lalu mengeluarkan sebuah makanan serta minuman dan memberikannya pada Kai.


"Makan dan minumlah! Aku membuatnya dengan Blessing Cooking dan aku juga bisa menjamin rasanya kok!" ucap Noire.


Strawberry Sandwich


Sandwich isi strawberry yang dibuat oleh Noire (Player). Dapat memulihkan +18 Hunger, +20% Health. Max Mana sebanyak 300 selama 30 menit (Buff).


Strawberry Tea


Teh herbal dengan perisa buah strawberry yang dibuat oleh Noire (Player). Dapat memulihkan -20 Tired, +12 Hunger. Mendapatkan Relax yang memulihkan Tired sebanyak -1/detik selama 5 menit (Buff).


Kai tertawa pelan dan berkata, "Sejak kecil, kamu memang selalu suka memasak bukan? Masakan pertamamu bahkan gosong waktu itu."


"Duh! Jangan mengingat itu lagi dong!" balas Noire.


"Woy! Sampai berapa lama lagi kalian bermesraan hah!? Aku butuh bantuan disini!" tegur Roni.


Wajah Kai dan Noire memerah bersamaan, saat mendengar teguran Roni. Claris hanya bisa tertawa melihat tingkah mereka berdua.

__ADS_1


"Be-berisik! Siapa bilang kami bermesraan!!" sahut Noire.


__ADS_2