
Kai saat ini tengah menyusuri taman yang menjadi tempat pertemuan dengan Roni. Setelah selesai mengurus kehidupan di dunia nyata, Kai memutuskan untuk login dan mengirimkan pesan pada Roni. Jadi itulah kenapa dia tengah menyusuri taman tempat pertemuan mereka.
"Ah, Kai! Disini, cepatlah!" panggil Roni melambaikan tangannya yang tengah ditemani oleh dua orang gadis.
Kai pun segera berlari menuju ke tempat mereka dan menyapa mereka.
"Maaf menunggu lama!"
"Tidak masalah! Mereka juga baru sampai kok!" sahut Roni menunjuk dua gadis tersebut.
"Jadi, biar aku kenalkan padamu. Gadis Elf ini namanya adalah Noire dan yang berpenampilan seperti Sisters ini adalah Claris," lanjut Roni mengenalkan mereka.
"Namaku Noire, tugasku adalah Damage Dealer sekaligus yang tercepat diantara mereka berdua, salam kenal yah!" ucap Noire.
"Kai, seorang pendekar pedang," balas Kai.
"Aku Claris, banyak yang memanggilku sebagai Sister Claris karena penampilanku. Salam kenal!" ucap Claris.
"Kai! Salam kenal," balas Kai.
"Ngomong-ngomong, aku akan mengirimkan undangan Party padamu," jelas Roni.
(Player Roni memberikan undangan untuk memasuki Party miliknya pada anda!)
Terima | Tolak
Kai tanpa ragu menekan panel terima dan dia pun masuk ke dalam party. Roni memberitahu Kai cara untuk masuk ke Channel Party, jadi mereka bisa saling bicara satu sama lain dengan mudah dan mereka juga bisa dengan bebas berbicara beberapa rahasia, karena hanya anggota party saja yang mengetahuinya.
"Hey, apa kamu benar-benar Kyle?" tanya Noire seorang gadis Elf berambut pirang yang dikuncir pony dan memiliki mata berwarna biru tua yang terlihat indah bagi Kai.
"Noire! Kamu tidak sopan sekali! Langsung menanyakan hal tabu seperti itu!" sahut Claris seorang gadis berpenampilan seperti Sisters dengan rambut perak dan bermata merah.
"Habisnya, aku sangat penasaran tahu!" balas Noire.
"Tidak masalah, lagian itu memang benar. Aku adalah Kyle, tapi kalau disini namaku adalah Kai. Juga aku sudah tahu siapa kalian," jelas Kai.
"Noire adalah Ria dan Claris adalah Clara, bukan?" lanjut Kai.
"Wah~ Hebat! Bagaimana caramu bisa tahu?" tanya Noire.
"Itu sangat mudah, Noire hanya mengubah Ras saja, sedangkan Claris hanya mengubah warna rambut dan bola matanya," ungkap Kai.
"Aku terkejut kamu mengetahuinya," sahut Claris.
"Yah, begitulah. Lagipula yang memberitahukan hal itu padaku adalah Roni," balas Kai menunjuk Roni.
Noire dan Claris yang mendengar itu segera memberikan pandangan kosong pada Roni. Merasa tidak bersalah, dia membela dirinya.
"Hahaha, maaf-maaf! Aku hanya bercanda!" ucap Kai.
"Candaanmu itu sama sekali tidak lucu kawan," komentar Roni.
Setelah itu, mereka pun bergegas untuk pergi menuju luar kota dan memulai perburuannya.
"Ngomong-ngomong, apa yang akan kita buru kali ini?" tanya Noire.
"Hmm, karena ini perburuan bos pertama Kai, setidaknya kita harus mencari Bos dengan Rank dibawah Rank D kurasa," jawab Roni.
"Ah! Bagaimana dengan Giant Slime?" saran Kai.
__ADS_1
"Dari apa yang aku tahu, Giant Slime hanya memberikan Blue Liquid, Blue Jelly daan Blue Gel dalam jumlah banyak bukan? Selain itu, mereka hanya bisa digunakan oleh seorang Alchemist. Apa kamu mengambil Blessing seperti itu?" tanya Claris.
"Ah, tidak kok! Aku hanya akan menjualnya nanti," jawab Kai.
"Bicara tentang Slime, bukankah Blue Potion harganya turun dari harga pasaran?" gumam Noire.
"Oh, itu yah. Dari yang aku dengar, ada seorang player yang membawa ratusan bahan pembuatannya. Itulah kenapa para NPC menjualnya dengan harga murah," sahut Claris.
"Bukan hanya Blue Potion saja. Aku dengar harga penjualan material dari Goblin dan Wolf juga turun. Makanya banyak player yang sedikit kesal dengan tindakan player tersebut," balas Roni.
Kai yang mendengarnya memasang ekspresi terkejut dan merasa bersalah. Dia tidak menyangka kalau tindakannya tersebut malah menurunkan harga penjualan Drop Item tersebut. Tanpa sadar, saat ini mereka telah sampai di daerah Giant Slime berada. Kai pun memutuskan untuk memeriksa datanya.
Giant Slime (Wild Boss)
Danger Level E
Health 5000
Mana 4000
Attack 100
Magic 100
Defense 48
Mind 48
Agility 18
Evasion 7
Health dan Mana miliknya cukup banyak, begitupun dengan Attack dan Magic. Untuk pertahanan, Kai masih bisa menghadapinya. Kai juga tidak perlu khawatir kalau Giant Slime ini kabur. Itu karena Agility dan Evasion miliknya cukup kecil, tapi dia harus tetap waspada. Bagaimanapun juga, Giant Slime adalah Wild Boss.
"Baiklah, kita akan mulai menyerangnya sekarang! Aku akan maju lebih dulu dan memancing agro miliknya," jelas Roni.
"Claris, tolong yang seperti biasanya yah!" pinta Roni pada Claris.
"Baik-baik! Enchant: Speed!!" lafal Claris memberikan buff berupa peningkatan kecepatan pada Roni.
"Baiklah, mari kita mulai!!"
Roni berlari menuju Giant Slime dan mengayunkan kapak besarnya, memberikan damage cukup besar pada Giant Slime**.
-434 pada Giant Slime (Roni)
"Sekarang!" perintah Roni.
Kai dan Noire berlari dengan kecepatan penuh mereka masing-masing. Lalu memberikan serangan pada Giant Slime tersebut secara bersamaan.
"Delta Slash!!"
-150 pada Giant Slime
-150 pada Giant Slime
-150 pada Giant Slime
"Octaple Puncture!!"
-110 pada Giant Slime (Noire)
-110 pada Giant Slime (Noire)
__ADS_1
-110 pada Giant Slime (Noire)
-110 pada Giant Slime (Noire)
-110 pada Giant Slime (Noire)
-110 pada Giant Slime (Noire)
-110 pada Giant Slime (Noire)
"Mundur sekarang!" perintah Roni.
Mendengar itu, Kai dan Noire menggunakan Back Step bersamaan. Kemudian Giant Slime langsung menyerang Roni, setelah mendapatkan serangan darinya.
-647* pada Giant Slime (Roni)
-1 diterima (Roni)
Setelahnya, Kai maju kembali dan memberikan serangan jarak jauh dengan Mana Wave miliknya. Sedangkan Noire tengah bersiap melakukan sesuatu.
"Mana Wave!!"
-261• pada Giant Slime
"Execution!!"
Noire berlari dengan cepat dan bersiap menusuk Giant Slime tersebut. Roni yang melihat itu, langsung bersiap menggunakan Full Swing miliknya. Sedangkan Claris langsung memberikan buff pada senjata Noire setelahnya.
-1558° pada Giant Slime (Noire)
"Full Swing!!"
-1229 pada Giant Slime (Roni)
"Sepertinya kita sedikit berlebihan untuk Wild Boss Rank E," ujar Roni tertawa hambar.
"Yah, aku rasa itu tidak masalah bukan? Setidaknya Kai bisa mendapatkan Drop tersebut," sahut Noire.
"Benar juga! Kai! Kau bisa mengambil semua Drop tersebut! Lagian juga, aku tidak membutuhkannya," ungkap Roni.
"Eh? Apa tidak masalah? Bukankah lebih baik untuk membaginya sama rata?" tanya Kai.
"Roni! Dia itu murid baru bukan? Itu berarti dia tidak tahu cara bermain Party kelas kita!" sahut Claris.
"Oh, iya juga! Karena itulah, Noire! Bisa jelaskan itu padanya?" saran Roni.
"Eh? Kok aku!? Yah, tidak masalah sih," gumam Noire.
Noire pun menjelaskan kalau cara bermain Party teman sekelas sedikit berbeda. Mereka akan saling membantu satu sama lain, jika ada yang tengah membutuhkan Drop Item dari Wild Boss ataupun monster biasa. Lalu sebagai timbal baliknya, yang telah dibantu pun harus membantu mereka yang juga membutuhkan hal yang sama.
Kai mengangguk pelan dan mengambil Drop Item yang dijatuhkan oleh Giant Slime. Kai melihat sebuah bola dengan warna biru gelap dan mengambilnya, lalu memeriksanya sendiri.
Blue Core
Sebuah inti berwarna biru yang dipenuhi oleh Mana dan sihir air.
"Oh! Sepertinya kamu cukup beruntung bisa mendapatkan Blue Core," ujar Claris.
"Dari apa yang aku dengar Blue Core itu senilai 2000 IO bukan?" sahut Noire.
"2000 IO!?" ucap Kai terkejut.
"Tidak, karena banyaknya permintaan dan persentase untuk mendapatkannya cukup kecil. Harganya sudah melambung tinggi sampai 10000 IO," balas Roni.
__ADS_1
"10000!?" ucap Kai sekali lagi terkejut.
Kai benar-benar terkejut dengan harga dari Blue Core yang terlambung tinggi dari beberapa Drop Item yang dia dapat selama ini. Kai ingin menjualnya, tapi dari penjelasan Noire yang lain kalau Blue Core sangat bagus untuk dijadikan perlengkapan sihir berupa accessories, entah itu cincin, gelang, jimat, dan lain sebagainya. Jadi Kai memutuskan untuk menyimpannya saat ini.