
lama kelamaan hubungan ku bersama Adit semakin jauh bahkan terlampau jauh hingga aku melupakan batas yang harus aku jaga antara seorang yang sudah punya suami bersama laki-laki lain. dan yang namanya hubungan terlarang biar bagaimana pun di sembunyikan tetap tercium bau nya sekeras dan sepintar apapun kami menyembunyikan nya tetap saja meninggalkan jejak. keluarga suamiku perlahan mulai mencurigai ada sesuatu antara aku dengan Adit karena melihat begitu intens nya kebersamaan kami, suami ku yang biasanya tidak peduli bahkan tidak mau peduli dengan urusanku sekarang mulai cerewet mau tau ini dan itu kegiatan ke sehari-hari bahkan sekarang suamiku tidak lagi mengijinkan Adit menolong ku. padahal dulunya ketika aku tidak mau merepotkan Adit atas segala urusanku suamiku lah yang selalu menyarankan aku untuk menerima segala pertolongan Adit. bahkan untuk belanja keperluan warung saja suamiku tidak pernah segan menyarankan kan Adit mengantarku padahal waktu yang di tempuh sangat jauh untuk sampai ke tempat tujuan ku belanja bahkan akan memakan waktu yang lama di pasar mengingat banyak yang harus aku beli, padahal suamiku hanya bermain game dirumah tapi dia tetap tidak pernah mau menukar kesenangan nya dengan berbagi kesusahan dengan ku. bahkan dia sendiri yang memberikan keleluasaan kepada aku dan adit pergi bersama, karena menurut Wanda suamiku Adit adalah seorang sepupu yang baik dan bisa di andalkan kapan saja tanpa memikirkan bagaimana perasaan ku. lama kelamaan ini menjadi kebiasaan dan kebutuhan ku.
setelah ketahuan aku dan Adit sempat menjaga jarak karena kami sama-sama memikirkan kalau hubungan ini di lanjut kan akan ada hubungan kekeluargaan yang akan kami hancurkan karena ibunya adit dan Wanda adalah saudara kandung disisi lain aku dan Wanda memiliki seorang anak yang harus kami pikirkan masa depannya.
tapi semua tidak berlangsung lama sifat Wanda tidak pernah berubah Wanda malah semakin menjadi bukan hanya bermain perempuan Wanda juga sering memukul kalau sedang marah hal ini semakin membuat mela muak dengan perlakuan Wanda apalagi saat Wanda sudah di pecat dari kantornya Wanda jadi sering tersulut emosi.
* * *
__ADS_1
Mel sekarang aku sudah gak peduli lagi sama bagaimana pemikiran keluarga ku, aku kasihan sama kamu Mel ucap adit di sebuah kamar kost. aku janji aku akan segera melepaskan kamu dari masalah bersama wanda aku akan menikahi kamu aku janji ucap adit.
Kata-kata adit bagai angin surga buat mela, dia yang baru saja melarikan diri dari rumah Wanda suaminya. keputusan sudah bulat akan berpisah dari Wanda dan mengakhiri hubungan yang tidak sehat ini. dan berharap segera mengikat hubungannya bersama lelaki tercinta adit.
* * *
zia ku menangis di dalam ayunan segera ku gendong, zia ku entah apa yang di alaminya sejak saat lahir zia tidak mau meminum ASI dariku. mungkinkah ini bentuk hukuman kepada aku ibunya yang tidak pantas di sebut ibu ini. karena saat tau hamil aku selalu berusaha membuangnya bahkan berbagai cara aku lakukan agar bisa bebas dari kehamilan itu, segala jenis Obat-obatan dan ramuan apapun akan aku tenggak asal berhasil mengeluarkannya entah setannya apa yang telah merasuki aku kalau itu tapi Allah Maha Kuasa zia ku tetap kokoh bertahan walau apapun yang sudah aku lakukan. dan syukur Alhamdulillah zia ku lahir dengan sempurna tidak kurang satu apapun. hal ini tentu bisa sedikit mengurangi rasa bersalah ku yang hampir saja mengorbankan nyawa zia demi ego ku semata, yang tidak ingin menjadi ibu yang nantinya anaknya di sebut punya anak haram. padahal anak ku suci bahkan sangat suci akulah ibunya yang melakukan tindakan haram, zina dan dosa yang tidak terampuni.
__ADS_1
mellllll susu nya zia habis ini teriak ibu dari dapur
Astaghfirullah.....
susu habis bu...
aku gak punya uang buat beli susu...
__ADS_1
lalu gimana ???