ZIA (BUKAN ANAK HARAM)

ZIA (BUKAN ANAK HARAM)
part 6


__ADS_3

"sin motor mu kenapa" tanya seorang laki-laki muda


"eh zian tolongin donk motor ku ini kenapa, kamu kan punya bengkel" jawab sindi semangat


Mela menoleh mendengar sindi menyebut nama zian


terlihat ekspresi terkejut zian ketika melihat Mela, begitu juga Mela rasanya dia belum siap untuk bertemu zian hari ini. mengingat berbagai hal yang terjadi pada masa lalu mereka terdahulu...


" yaaaa... uuu... daaah coba aku lihat dulu yaa sin"terbata zian berkata


zian mencoba mengutak-atik motor sindi, mencari sumber masalah nya.


sementara sindi cengar-cengir melihat sahabat nya mela...


"sttttsss zian tu" sindi menyenggol tangan mela menggunakan sikunya...


"masih bujang dia, belum bisa move on dari kamu" sindi cengengesan


"suttttss apaan sih sin, ngaco kamu yaa. aku ini udah gak mau mikir masalah cinta-cintaan udah basi tau gak, dan sekarang sama sekali gak percaya sama laki-laki. apalagi masalah pernikahan aku benar trauma" mela memberi penjelasan kepada sindi

__ADS_1


"tapi zian beda Mel, kan kamu udah kenal dia lama"bela sindi


" memang beda sin, zian orang yang baik aku tidak meragukan itu. tapi keadaan sekarang juga berbeda, aku bukan mela yang dulu aku sudah rusak sin. aku tidak pantas buat siapapun, apalagi zian mana mau sama aku yang rusak begini"mela merasa rendah diri


"hutssss rusak-rusak memangnya kamu barang yang mudah banget rusaknya" sesal sindi sambil berdecak pinggang melihat ke arah sahabatnya


mela hanya tersenyum melihat ekspresi sindi


"senyam-senyum... apanya yang lucu" sindi terlihat kesal


"aku itu cuma pengen liat kamu bahagia Mel" sindi cemberut


"tapi sin saat ini prioritas terbesar dalam hidupku hanya zia, aku hanya ingin membahagiakan dan membanggakan zia titik itu saja. kalau masalah memulai hubungan baru dengan laki-laki aku gak kepikiran saat ini sin dan rasanya akupun gak mau lagi mencobanya"tegas mela


"iya deh" lirih mela menjawab tapi dalam hati nya masih berharap suatu saat mela bisa membuka diri untuk orang lain, ia masih ingin melihat sahabatnya hidup bahagia.


"sin ini kayaknya harus di bawa ke bengkel" Tiba-tiba zian mengagetkan kan sindi dan mela yang sedang asik bicara


"waduh jauh banget bengkel zian kalau harus dorong, mana kuat kita berdua dorong" jawab sindi

__ADS_1


zian tersenyum mendengar jawaban sindi "gini aja nonton kalian berdua pakai motor ku saja pulang, nanti aku telpon orang bengkel suruh jemput kesini bawa motor nya sindi gimana? "


"waduhhh aku kan wanita seutuhnya mana bisa bawa motor selain matic, apalagi motor mu gede bergigi dan kopling gitu mas bro" sungut sindi


"mela kan bisa sin" zian berkata sambil melirik mela ia tahu benar mela jago mengendarai motor apa saja


Tiba-tiba hati nya berdesir hebat, sekelebat masa lalu yang telah ia lewati bersama mela kembali hadir. ada penyesalan disana


"ya udah biar aku aja yang bawa" mela menjawab pelan


"berarti kamu yang antar aku yaaa Mel, nanti zian ambil motornya tempat mela saja" sindi mengusulkan


"iya sin, boleh juga begitu. nanti kalau motornya sudah selesai di perbaiki baru di antar yaa"


sindi menggunakan ruang


"ayo Mel kita pulang" sindi bersemangat


mela hanya menurut..

__ADS_1


__ADS_2