
Di lain tempat Bimo sedang berada di Studio Photo milik nya , iya sedang melakukan pekerjaan yang juga menjadi hobi nya selama ini.
Terlihat gadis cantik dengan wajah Chinese rambut berwarna pirang sedang menjadi Objek lensa kamera Bimo. Ferina berganti Fose sesuka nya, dia terlihat terbiasa dengan kilatan cahaya kamera yang memantul pada mata indah nya.
Bimo tersenyum melihat hasil bidikan tangannya, " Kau cantik Ferina ...!! " ucap nya setelah iya melihat hasil nya.
Tak bisa di pungkiri kecantikan dan keelokan tubuh Ferina bisa memukau kaum Adam yang melihat nya, Ferina adalah Selebgram kenamaan dengan bakat, wajah dan tubuh yang menunjang sukses membuat di bidik oleh beberapa pengusaha yang menggunakan jasa nya untuk mempromosikan barang dagangan mereka.
" Tanks Bimo , " Ferina mendekat pada Bimo yang sedang melihat hasil gambar nya. " Kau sangat berbakat ...!! " puji nya melihat hasil dari tangan lihai mantan pacar monyet nya.
" Kau juga terlihat cantik " puji Bimo
" Terimakasih Bim, sudah bersedia menyediakan waktu untuk memfoto ku .."
" Sama - sama , aku hanya memastikan pelanggan Platinum ku mendapat hasil memuaskan "
" Kau pintar mengambil kesempatan " Ferina tertawa.
__ADS_1
" Tentu " Ucap nya kemudian ingin beranjak dari tempat duduk nya.
" Apa kau ada kegiatan setelah ini ..?? " Dengan ragu Ferina bertanya.
" Ya , aku harus mengedit Photo mu dan sore hari aku ada kegiatan Basket bersama Gengfive , kenapa ...?? "
" Aku hanya mau mengajak mu jalan , makan malam sebagai ucapan terimakasih. "
" Jangan berlebihan Ferina " Bimo mulai kesal iya tau Ferina masih menaruh harap pada nya, Gadis itu sering mencari kesempatan untuk mendekati nya lagi , yang bikin Bimo geram adalah karena ferina sudah memiliki kekasih. Namun masih ingin mendekati nya. " Aku tidak membantu mu dengan ikhlas, Aku di bayar karena kerjasama ini. Ada keuntungan di sini , jadi jangan bersikap seakan - akan aku menolong mu tanpa di bayar .. "
" Maaf aku tidak bisa. " Bimo berjalan ke dalam ruangan nya mengabaikan Ferina yang masih mematung di sana.
Air mata gadis itu menetes, Bimo memang telah berusaha menjauhi nya semakin hari semakin terang terangan Bimo menolak kehadirannya.
Hanya dengan alasan pekerjaan lah Ferina bisa bertemu dengan Cinta monyet nya itu , yang sampai sekarang masih belum bisa iya lupakan meskipun iya sudah memiliki pacar.
Didalam ruangan Bimo kembali bergulat dengan komputer nya, proses editing akan iya lakukan sendiri jika iya sendiri yang mengambil gambar nya.
__ADS_1
Di studio photo ini terdapat sekitar 20 karyawan laki - laki dan perempuan, Rata - rata dari mereka adalah pelajar yang memang menyukai Photo Graper.
Studio milik Bimo ini sukses membuat pundi pundi rupiah yang tidak bisa di bilang sedikit, dan Nama Bimo sudah di akui sebagai pengusaha muda berbakat dan berpenghasilan puluhan juta bahkan ratusan juta dalam perbulannya.
Terbersit di hati Bimo telah memperlakukan Ferina seperti itu. Dilihat nya foto ferina.
" Maafkan aku , aku hanya tidak ingin kau berharap apapun pada ku lagi. "
Dertttttt... Hp Bimo bergetar dalam saku celana nya.
Aku sedang di Cafe Fawwas , kemarilah ... !!! ,- Haikal
Happy Reading
*** ini sudah selesai renovasi nya ya haha , ke depan aku akan menulis 1000 per 1 episode .
Terimakasih , ---)) salam
__ADS_1