" GengFive "

" GengFive "
Nonton Berdua


__ADS_3

Dilain tempat , Ryndo menyibukkan diri nya dengan belajar dan mencoba melupakan wanitanya dan iya selalu gagal, iya merindukan Arin setiap malam nya ketika iya beranjak ingin tidur. Dan pada hari ke tiga iya menyuruh seseorang untuk mengintai kegiatan Gengfive tanpanya.


Aktifitas itu masih sama tidak ada yang berubah hanya saja Arin lebih sering diantar jemput Fawwas dalam beberapa hari ini. membuat emosi Ryndo kadang meluap ketika menerima Laporan aktifitas teman - temannya itu.


" Berani nya kalian bahagia di atas penderitaan ku disini !! , berjalan bergandengan, menonton berdua. Hebat , ternyata aku adalah penghalang bagi kebersamaan kalian. "


Ryndo memejamkan mata nya , iya memcoba menghilangkan kesal dan amarah dengan tidur. kelas Akselarasi menuntut murid nya untuk belajar lebih cepat dibandingkan dibandingkan anak - anak yang lain, Jadwal belajar lebih padat , Nilai harus di atas KKM dan stabil . Suasana kelas lebih sepi karena hanya terdapat beberapa murid saja.


***


Hari ini Fawwas mengajak nya menonton film mereka berdua lebih terlihat akrab dari sebelumnya Arin lebih sering di antar jemput oleh Fawwas baik sekolah atau pun hanya sekdar nongkrong bersama teman - teman nya seperti sekarang ini.

__ADS_1


Fawwas dan Arin lebih memilih menghabiskan malam Minggu mereka dengan menonton dan makan - makan. Pada awal nya mereka akan pergi berempat namun Haikal ada balapan dan Bimo juga ada pemotretan penting yang tidak bisa jika harus di lakukan oleh anak buah nya.


Fawwas menggandeng tangan Arin karena takut jika Arin menghilang akan dan akan menyusahkan jika Mereka terpisah di tempat seperti ini karena padat nya Bioskop di malam Minggu membuat peningkatan pengunjung berkali - kali lipat dari hari biasa nya.


Selepas kegiatan GengFive seharian penuh , dan menonton dengan Fawwas. Arinka berada di dalam kamar nya, membaringkan tubuh nya denga posisi terlentang, mata nya menerawang pada langit - langit kamar nya . Dia terlihat lebih lelah selain padat nya kegiatan di luar bersama mereka , hati nya juga lelah karena sudah satu Minggu menahan rindu pada Ryndo seseorang yang baru iya sadari sangat berarti bagi nya , iya berusaha menutupi kegelisahan hatinya dan menutupi perasaan itu dari teman - teman nya.


Arin menangis kebiasaan yang iya lakukan sebelum tertidur lelap , itu sudah jadi kebiasaan aneh nya seminggu terakhir tepat nya saat Ryndo menghilang tanpa jejak.


Saat jam 02 : 00 telpon nya berdering yang membuat nya membuka mata perlahan lahan.


" Arin kau harus ke rumah sakit sekarang ...!!" suara itu tampak terisak ada amarah kecewa dan khawatir dari suara Bimo.

__ADS_1


" Kenapa ....???"


" Arin , Haikal di keroyok orang. Sekarang dia berada di Rumah sakit, keadaan nya begitu parah "


" Kenapa bisa " Arin terkejut mendengar nya, kantuk nya sudah hilang.


" Nanti di cerita kan , ke marilah ..!!! " Bimo enggan untuk menjelaskan.


" Baiklah aku ke sana " Arin bergegas mengganti baju nya dan merapikan sedikit rambutnya .


" Apalagi sekarang tuhan !! " sekarang iya harus mengendarai mobil sendiri karena tidak enak jika harus menggangu supir nya yang sudah pasti terlelap dengan nyenyak nya.

__ADS_1


Bimo dan Fawwas telah berada di depan pintu Ruang Oprasi yang tertutup rapat. Terlihat jelas kekesalan , kekhawatiran pada kedua kaki laki itu yang sedari tadi tidak pernah duduk dengan tenang.


Happy Reading


__ADS_2