
Setelah dari toko buku , Fawwas mengajak Arin untuk makan di sebuah Cafe. Tadi nya Arin ingin menolak namun perasaan tidak enak menyelimutinya.
Mereka makan dan ngobrol dengan santai. Sesekali bercanda untuk menghidupkan suasana.
Fawwas melihat sisa Sauce di sudut bibir Arin. Tangan nya spontan untuk membersihkan itu langsung dengan tangannya.
" Makan yang benar ... !!! " Fawwas menatap penuh cinta pada Arin.
Arin merasa risih dan juga canggung , entah mengapa di hati nya timbul ketakutan jika Ryndo melihat mereka pada posisi seperti ini . Jantung nya berdetak cepat namun bukan karena perlakuan Fawwas tapi ultimatum Ryndo pada diri nya yang berkeliaran di kepalanya.
" Emm, " Arin melepas pandangan mata mereka.
" Kau terlihat gugup !! kenapa apa kau menyukai ku ?? " Fawwas tertawa melihat wajah Arinka.
Arin menepuk lengan Fawwas, merasa kesal dengan pertanyaan itu "Kepedean... !! "
Semua gerak gerik Arin dan Fawwas telah di rekam seorang laki - laki yang telah mengikuti mereka dari rumah Ryndo , toko buku dan hingga mereka sudah pulang ke rumah saat ini. iya setia mengerjakan tugas dari Tuan nya.
__ADS_1
****
Ryndo menggepalkan kedua jemari tangannya.
" Brengsekkk!!!!!! " Ryndo menendang Guci yang ada di dalam kamar nya yang berharga Ratusan juta sebagai pelampiasan dari amarah nya.
" Kau ternyata mencintai nya , Heh. " Ngilu hati nya ketika iya harus menerima kenyataan wanita yang iya sukai, menyukai laki - laki lain terlebih sahabat nya.
"Mati Matian aku berpikir agar bisa menolak dan masih bisa melihat mu Arinka aku mengenyampingkan keinginan orang tuaku Karena tidak mau meninggalkan mu. Ternyata kau malah bisa tersenyum saat aku tidak ada di sisi mu dan parah nya kau terlihat bahagia dengan Fawwas. " Ryndo menyunggingkan senyum dendam nya.
" Brengsek kalian !!! "
" Persiapkan perpindahan sekolah ku , aku akan mengikuti kelas akselarasi yang telah papa daftarkan. Atur semua nya dua hari ke depan aku mau semua nya sudah selesai . jangan biarkan teman - teman ku mengetahui perpindahan ku. Satu hal lagi jangan biarkan mereka menginjakkan kaki di rumah ini lagi !!! Paham !! "
" Baik Tuan Muda , akan saya pastikan berjalan dengan apa yang ada inginkan. "
" Bagus , kabari orang tua ku aku telah mengikuti apa yang mereka ingin kan. Dan ini adalah yang terakhir kali nya aku mengikuti keinginan mereka "
__ADS_1
" Baik Tuan Muda "
*****
Satu Minggu berlalu tanpa kabar dari Ryndo , telpon nya sudah tidak aktif lagi , Madam iren selalu menghindari mereka bahkan setelah beberapa hari ini mereka sudah tidak bisa memasuki rumah Ryndo lagi meskipun di depan halaman nya saja.
Pagi ini para guru melaksanakan Rapat, Riuh nya kelas dan rame nya teriakan mereka menambah semarak keadaan.
" Apa kamu sudah dapat informasi ...??? " tanya Haikal pada Bimo tentu mudah bagi Bimo untuk mencari informasi karena dia adalah seorang ahli IT.
" Tidak semudah itu , Ryndo bukan orang biasa ...!!! " Kata Bimo yang sudah mulai putus asa.
" Haikal , kau bisa gunakan papa mu untuk mengorek informasi dari sekolah " Fawwas seakan menemukan titik terang masalah mereka.
" Aku sedang bertengkar dengan nya , itu tidak mungkin !! Kau saja yang mencoba untuk mengulik informasi dari Pak Wahyu "
" Akan aku coba !! '
__ADS_1
Arin tidak mendengarkan apa yang mereka bicarakan, hati nya terasa kosong sejak seminggu ini.
Happy Reading