" GengFive "

" GengFive "
Rumah


__ADS_3

Ryndo melinggakarkan tangan nya di pinggang Arin dan membuat nya menempel di tubuh Ryndo.


Ryndo mendekatkan wajah nya di telinga Arin " Aku minta maaf .. benar benar minta maaf Arin "


Perlakuan Ryndo sukses membuat jantung Arin berdegup dengan kencang.


Ryndo menatap Arin, kedua nya saling menatap dan enggan untuk melepaskan, lama mereka terjaga dengan posisi seperti itu, sampai Lonceng masuk menyadarkan keduanya.


Kecanggungan terlihat seketika diantara kedua nya, tanpa disadari Haikal dan Bimo kedua tidak melihat kejadian tersebut karena keasyikan bermain Game.


Proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. Seluruh siswa sudah menuntaskan kewajibannya sebagai pelajar.


Terik Matahari benar benar menyengat hari ini , mereka semua berkumpul di rumah Ryndo. Selepas pulang sekolah.


" Apa hari ini ada jadwal Less ..?? " Haikal melemparkan tubuh nya di kasur besar Ryndo , memikirkan jika harus belajar lagi membuat merasa kesal.


Bimo melempar Bantal Sofa ke wajah Haikal " Kau ini, apakah tidak bosan setiap hari menanyakan hal seperti itu ..?? "


" Kau ... " Haikal bangun dan melempar kembali bantal Sofa itu ke wajah Bimo " Ya mana tahu guru nya ada yang sakit... ? "


Fawwas menangkap nya " Less apa hari ini ..?? "


" Bahasa Mandarin " Arin duduk di samping Fawwas , di depan Ryndo sudah menatap tajam ke arah nya , yang di sadari oleh wanita itu.


" Mandilah dulu Rin ,?? " Ryndo kesal ketika Arin memilih duduk di samping Fawwas, dan bukan di samping diri nya.

__ADS_1


" Huh ..., nanti saja " Arin mengalihkan pandangan nya dari tatapan Ryndo yang penuh dengan kekesalan itu.


Awas aja dia nanti. Ryndo merasa kesal.


Bimo asyik mengotak Atik Kamera mahal nya. yang iya bawa kemana saja.


" Fa , kau kemana saja tadi ...?? " Arin beralih melihat Fawwas.


Fawwas mengambil gitar yang berada di meja dan memainkan nya secara malas.


" Fa.. ?? " Arin mengambil gitar itu. " kemana...?? "


Gitar kembali di ambil Fawwas " aku pergi ke perpustakaan sekolah .. "


Ryndo beranjak pergi ke dalam kamar mandi, iya benar - benar kesal jika Arin bersikap seperti itu pada laki - laki lain. Meskipun dengan sahabat nya sendiri.


" Kau baik - baik saja fa ..?? " tanya nya dengan penuh perhatian, iya tau. Fawwas jika sedang kesal pasti akan pergi menyendiri.


" Aku baik - baik Saja " seulas senyum di wajah nya iya perlihatkan pada Arin.


" Baiklah , jika kau tidak ingin bercerita masalah mu " Arin merajuk dan menyadarkan kepala nya pada sofa menatap lurus ke depan .


" Dasar tukang ngambek ..!! "


" Fawwas memegang hidung Arin dan berlalu di depan Arin , merebahkan tubuh nya ke kasur berdampingan dengan Haikal yang terlihat sudah tidur.

__ADS_1


" Ihh,, Fawwas " teriak Arin penuh kekesalan.


" Lucu , " Bimo tersenyum melihat hasil jepretan nya.


" Apanya ... ?? " tanya Arin begitu penasaran.


" Kalian lucu , lihat deh Rin " Bimo memperlihat kan hasil jepretan nya pada Arin . Foto itu foto Fawwas yang sedang mencubit hidung nya , seperti seorang pacar yang gemas pada kekasih nya.


" Hahahaha iya " Ada rasa khawatir ketika iya melihat foto itu.


" Akan aku share di media sosial, aku tag akun kamu ya Rin "


" Bayaran nya ...??? " tanya Arin mengadahkan tangan meminta bayaran.


" Akan aku teraktir nonton , tapi berdua aja ya ..?? " Bimo mengerjipkan mata nya.


" Dasar jomblo akud "


Ryndo keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya membalut bagian tubuh bawah nya saja. sedangkan dada nya terlihat terbuka menampakkan otot - otot sempurna nya.


" Kau ini ....?? " hal seperti ini lah yang sering menbuat kesal Arin.


.


Happy Reading

__ADS_1


*** eps ke 5 yang aku Rombak


__ADS_2