" Jodoh Yang Tak Diinginkan "

" Jodoh Yang Tak Diinginkan "
" Jodoh yang tak diinginkan " ( Chapter Dua)


__ADS_3

Siang itu keadaan dirumah sakit jiwa sontosa Tampak lenggang. Seluruh pasien rumah sakit Tampaknya sedang beristirahat diruangan Kamar mereka masing masing.


Diruangan dokter, yang bernuamsakan warna Biru. Tampak beberapa orang sedang asik Mengobrol. Diantara mereka terdapat abel, issabel laura anastasia purnomo. Tokoh utama Dicerita saya ini.


" Dokter terimakasih karena selama lima tahun Ini dokter sudah memperlakukan saya dengan Baik dirumah sakit ini dok, kata abel kepada Dokter wanita yang hari itu yang hari itu tampil Dengan hijab biru.


" Sama sama abel, saya jugga senang sudah Menjadi dokter yang baik buat kamu selama Lima tahun ini. Semoga setelah keluar dari sini Hidup kamu semangkin membaik ya. Ingat Jangan masuk kesini untuk yang kedua kalinya. Cukup sekali ini, sepahit apapun kehilangan Sesuatu. Tapi cobalah menghadapi semuanya Secara dewasa dekatkan diri sama allah. Jangan bebani pikiran kamu dengan hal hal Yang tidak masuk akal. Kamu wanita muda cantik, berperestasi. Saya yakin kamu mampu Menghadapi semuanya. KKata dokter itu Memberikan nasehat.


" Baik, dok. Abel janji, abel akan ingat nasehat Dokter. Abel beruntung banget, abel bisa sembuh dan semuanya berkat dokter. Sekali Lagi trrimakasih." Kata abel dengan mata Berkaca kaca.


" Abel, kamu sembuh bukan karena saya. Kamu Sembuh itu karena diri kamu yang kuat dan Tabah menjalani semuanya. Kalaupun kamu Mau mengucapkan terimakasih, Kamu ucapkan Ke bibik kamu. Dia yang selama ini banyak dukung kamu. Dia mendukung kamu kerena cinta dan kasih sayangnya. Dia anggap kamu Sepeerti anaknya sendiri. Kata sang dokter.

__ADS_1


Abel tersebyum, ditolehnya ke arah saang bibik Yang duduk disebelahnya. Dipeluknya erat, wanita paruh baya yang telah mengasuh dirinya Sejak kecil.trrsebut.


" Dan satulagi, berterima kasihlah sama kakak kamu. Karena sejak pertama kali dirawat dia Yang selalu jaga kamu, dia bermalam disini. Kakak kamu sangat menyyangi kamu. Kata Dokter kembali, sembari tersenyum menatap Abel.


Abel lagi lagi menggangguk, ditolehnya kesebelah kirinya ada sang kkakak yang duduk Mendapinginya dipeluknya erat sang kakak, Sambil mengucapkan terimakasih.


Berkat dukungan kedua orang tersebut, abel Bisa melalui masa masa suram didalam hidupnya selama lima tahun ini. Masa yang Sama sekali tak ingin dilaluinya.


" Boleh dong kenapa nggak, walaupun saya pasti kehilangan pasien secantik abel dirumah sakit ini " kata dokter.


" Dokter bisa aja,. " kata abel.

__ADS_1


" Saya serius, kamu satu satunya gadis cantik Putri orang kaya yang nyasar kerumah sakit Jiwa sentosa ini." Kata dokter tersebut, menatap Lembut abel.


" Iya --- iya sudah, kalau kelamaan ngobrol entar Kita kesorean lagi." Kata Anggry lagi kali ini.


" Benar apalagi rumah kita jauh dari sini, kata Sibibik kali ini menimpali.


Selanjtunya ketiga orang itupun bangkit dari Duduknya. Merrka kemudian bersalaman Dengan dokter selamjtnya pamit meninggalkan Rumah sakit tersebut.


🎻🎻🎻🎻🎻🎻


Didalam mobil, abel yang duduk dibangku Belakang tampak memandang ke arah jalanan Sekitar dari jendela mobil. Sudah lama sekali Dia tidak menikmati udara luar kota jakarta. Lima tahun, semenjak ia terkurung dirumah Sakit jiwa sentosa. Hari hari abel suram. Pemandangan kota, berubah menjadi pemandangab suram rumah sakit jiwa sentosa. Abel menghabisakan waktunya selama 5 tahun 15 Hari, dirumah sakit jiwa terbesar di asia Tersebut. Semuanya karena peristiwa naas Tersebut. Peristiwa yang trlah.meluluh lantakan Hari hari abel. Dan membuatnya terkurung Dibalik teralis teralis jeruji rumah sakit jiwa. ( Bersambung) 🎻🎻🎻

__ADS_1


__ADS_2