
🎻🎻🎻
Hari itu hari sabtu sabtu tanggal 5 maret 2017 Disebuah rumah komplek perumahan Anggun real Estate. Abel terlihat cantik dengan kebaya Pinknya. Warna kulitnya yang putih tampak Selaras menyatu dengan warna kebayanya. Wajah putihnya trrlihat semangkin kinclong Dibalut makeup yang nyaris sempurna.
Puas mematut diri dicermin, ia bangkit dari Duduknya. Sudah lima menit juru rias selesai Mendandaninya. Dan kalau tidak ada halangan Dua puluh lima menit lagi ia sah menjadi istri Dari rey yudistira. Lelaki yang lebih tua setahun dari Dirinya yang sudah dipacarinya setahun ini.
Dadanya terlihat berdetak dengan kencang, Rasa nerveos dan grogi begitu hebat menghampirinya ssat itu. Bagaimana tidak, Menjadi istri di usia yang belum genap delapan Belas tahun tidak ada dalam pikiranya. Namun Semuanya sudah terjadi dalam hitungan menit Izab kabul akad pernikahanya akan terlaksana.
Dia berjalan ke arah sudut jendela kamarnya, Hape ipone terlihat trrgengam ditamgganya. Dia menarik napas panjang, lalu diembuskanya Dengan kssar brrulang kali. Tiba tiba, telponya Berbunyi menghilangkan rasa galau yang ia rasakan. Tertampil nama rey disitu, pria yang Akan segera menjadi suaminya. Buru buru dipencetnya tombol bergambar telpon yang Bewarna merah.
" Assallamualaikum, " katanya menjawab telpon Rey.
" Waalaikum salam," jawab rey.
" Kamu udah dimana, ? " abel memberanikan diri Bertanya.
..." Aku udah dijalan, sama papa sama mama. Dan sebentar lagi nyampe dirumah kamu. Kamu udah siap belom?" tanya, rey....
__ADS_1
" Udah dari lima menit yang lalu." Jawab abel.
" Oh baguslah kalau begitu, jadikan nanti Izab Kabulnya bisa langsung digelar. Ya udah kalau Gitu, kamu makan makan aja dulu. biar nanti Nggak kelaparan. " kata rey.
" Aku udah makan sebelum dirias tadi, kamu hati hati ya. " Kata abel , sembari mengkatupkan Kedua bibirnya.
" Iya okey, ya udah aku tutup dulu ya telponya Kata rey, mengakhiri pembicaraannya dengan Abel.
Abel terdiam, dipandangi ipone miliknya. Rasa Galau yang menyergap dirinya tak kunjung usai Dan mereda.
Ketika ia sibuk meredakan rasa galau dihatinya Tiba tiba sebuah ketukan dipintu kamarnya Membuyarkan lamunanya.
Tak lama terlihatlah dua orang yang tak lain Adalah kakak dan kakak iparnya.
" Duh, yang mau menikah cantik banget" kata Anggry, kakak laki laki satu satunya yang ia Punya.
" Cantik mana sama mbak rensi dulu, hem ?" Tanya abel sambil berkacak pinggang brrtanya Sama sang kakak.
__ADS_1
" Cantikan kamu sedikit, tapi cantikan mbak rensi banyak" . kata anggry kakaknya sambil Tertawa.
" Kak anggry bohong, pasti cantikan abel Banyakan " kata abel menggoda kakaknya.
" Cantikan kamu darimana, orang cantikan mbak. Udah jelas jelas tadi, kakak kamu muji Mbak. " Kata rensi kakak iparnya kali ini dengan Trtawa.
" Itukan karena kak anggry takut mbak," kata Abel.
" Takut dijutekin trrus ditinggalin sama kakak Iparku yang cantik ini. " kata abel.
" Udah, udah ah. Jangan, brcanda mulu. Ini Sandal kamu. Memangnya mau nyeker gitu, Nikahnya. Heum.. kata rensi, sambil menyerahkan sandal pengantin bewarma pink.
" Thankyou, mbak. Kata abel dengan nada manja.
" Sama sama sayang. Kamu tau, meski kita kurang dekat, kurang akrab. Tapi kamu itu tetap Adik ipar mbak, itu nggak bisa dipungkiri. Dan, Hari ini hari bahagia kamu. Sebentar lagi, kamu Akan jadi istri orang dan mbak bahagia untuk Itu semua. Selamat ya, dan maafkan mbak Karena selama ini udah sering jutek sama kamu. Tapi biar bagaimanapun mbak sayang Sama kamu. Kata rensi, si kakak iparnya yang Cantik.
" Aku tau mbak, aku tau. Dan aku jugga sayang Banget sama mbak. Kata abel sambil memeluk, Rensi kakak iparnya. Kedua orang tersebut Trrlihat brtkaca kaca.
__ADS_1
" Jadi brrdua aja nih, aku enggak.Heum. Kata Anggry, sembari menatap istrinya dan adik Semata wayangnya yang tengah brrpelukan..Dan, brukkl sebuah pukulan Mendarat dilengan anggry ( Brsambun) □■□■