" Jodoh Yang Tak Diinginkan "

" Jodoh Yang Tak Diinginkan "
" Jodoh yang tak diinginkan " ( Capter Tiga) ■□■□■


__ADS_3

□□□ FLASBACH LIMA TAHUN YANG LALU ○○○○○


Seorang gadis cantik berjalan masuk kedalam Sebuah rumah megah. Ia tampak menggenggam sebuah kertas tergulung warna Putih. Gadis yang mengenakan seragam sekolah putih abu abu itu, terus memasuki Rumah itu dengan senyum terkembang.


" Mama, papa. panggil gadis itu setengah Berteriak.


,


" Maaaaaa, paaaaaa," gadis itu terus memanggil Sambil masuk kedalam rumah. Hingga tepat Diruang tengah rumah, sepasang suami istri Paruh baya terlihat keluar dari sebuah kamar.


" Apa sih bel, teriak teriak siang siang begini." Kata wanita berusia paruh baya yang masih Terlihat cantik yang berjalan kearah abel.


" Maaa, paaaa, abel lulus ."


Kata abel dengan Senyum sumringah.


" Oya, wah mama ikut senang, " kalau begitu Kata wanita paruh baya tersebut.


" Iya ma makasih, dan bukan itu saja abel lulus Dengan nilai terbaik ma. Abel peringkat pertama ma, di smu Kusuma andika ma. Kata Abel dengan raut wajah girang.

__ADS_1


" Wah, wah selamat nak. Papa bangga sama Kamu, " kata pria paruh baya yang tak lain adalah Papanya abel tersebut.


" Terimakasih pa," kata abel sambil memeluk Sang papa.


" Kalau begitu, kamu sudah siap dong menikah Dengan aku besok. " Kata sosok lelaki muda Yang muncul tiba tiba.


Abel menoleh ke sosok lelaki muda itu. Kemudian ia melepaskan pelukannya dari sang Papa. Alisnya sedikit terangkat. Ditatapnya Mamanya dan papanya bergantian.


" Besok, no. Aku belum siap menikah, Aku baru Saja lulus dan besok akan menikah, aku belum Siap. Kata abel.


" Ayoolah sayang, kita sudah setahun pacaran Masa mau gini gini aja." Kata lelaki muda itu, Sambil menatap abel.


" Iya aku tau, tapi untuk menikah aku belum Siap. " Kata abel.


" Dipersiapkan bagaimana ? " tanya abel, Memandang lelaki itu dengan kening sedikit Berkerut.


" Jadi begini sayang, aku itu udah mempersiapkan semuanya selama ini diam Diam dengan bantuan keluarga kita. " Kata Lelski itu sambil memegang lembut bahu abel.


" Mempersiapkan semuanya diam diam dengan Bantuan keluarga kita maksudnya apa rey,?" Tanya abel menatap rey.

__ADS_1


" Hemm, susah menjelaskanya. Tapi ini buktinya kalau tidak percaya" kata rey sambil Menunjukan surat undangan pernikahan.


Abel segera mengambil surat undangan tersebut. Matanya melotot tak percaya dengan Tulisan disurat permikahan trrsebut. Trrtulis Dengan jelas nama dirinya issabela laura Anastasia purnomo Akan menikah dengan Rey yudistira Brahmana.


" Mama, papa, ini maksudnya apa.?" tanya abel Menatap kedua oramgtuanya tersebut.


Sepasang suami istri berpenampilan parlente Tersebut terlihat saling tatap, kemudian mereka Serempak berjalan menghampiri abel.Mamanya tampak mengusap lembut bahu Abel, kemudian ia menyuruh putrinya trrsebut Untuk duduk.


" Jadi gini sayang, nak. Ray sudah melamar Kamu langsung sama mama dan papa. Dan Mama sudah setujui Kata Mamanya abel.


" Mama setujui, dan abel nggak tau apa apa. Mama nggak cerita ke abel. Mama benar benar Ya. Abel kecewa, kata abel setengah berteriak.


" Mama minta maaf kalau nggak cerita, tapi Mama pikir kamu tidak akan menolak. Kalian Sudah setahun berpacaran, jadi tidak akan ada Penolakan. Untuk hubungan kalian . Jadi mama Dan papa memutuskan untuk mnrrima lamaran Rey. Dan mama papa meminta maaf, tanpa Sepengetahuanmu sudah melakukan ini. Kata Wanita paruh baya tersebut sambil memegang Bahu abel dengan lembut.


" Iya jelaslah, abel marah. hidup abel, diputuskan tanpa sepengetahuan abel." Kata abel.


Wanita paruh baya trrsebut trrlihat menundukan pandangan.


Dan tak lama terlihat rey mendekat kearah abel. Kemudian membungkukan badanya seraya Berkata.

__ADS_1


" Issabella laura annastasia, maukah kau menikah denganku. ?" tanya rey dengan badan Terbungkuk, dan sebuah cincin yang ia pegang Untuk ia serahkan pada abel.


Abel menatap rey dengan mata berkaca kaca, Meski sedikit terkejut ia sadar ia dan rey sudah Berpacaran selama setahun ini. Meski semuanya tampak sepengetahuanya, toh semuanya sudah terjadi. Dan undanggan sudah Tercetak. Mana mungkin ia membuat malu keluarganya. Akhirnya putri konglomerat pengusaha pemilik beberapa swiminggpoll di Beberapa kota diindonesia itu mengganggukan Kepalanya untuk sebuah lamaran dari rey Yudistira pengusaha pabrik payung trrnama di Bberapa kota indonesia tersebut. ( Bersambung) □□□■


__ADS_2