
ana segera mengejar Alex , yg sudah menemukan plyan Dewi yg memberi nya minum-minuman dan rokok.
"ALEXX (teriak ana sambil berlari menghampiri Alex)
"ANA STOP..! JANGAN BERLARI SEPERTI ITU (menghampiri ana)
ana menoleh ke arah pelayan Dewi, yg sudah di ikat di sebuah kursi
"apa yg akan kau lakukan pada nya?" tnya ana dengan wajah yang marah
"aku akan menghukum nya, sekarang kau kembali ke kamar dan beristirahat!" suruh Alex.
"TIDAK, LEPAS KAN PELAYAN ITU ALEX, DIA TIDAK BERSALAH! (berteriak)
"aku tidak akan melepaskan nya, sebelum memberikan nya hukuman , sekarang kmbali ke kamar"
ana tidak menghiraukan perkataan Alex, dan dengan segera menghampiri pelayanan Dewi dan mencoba melepaskan ikatan ny.
"non jangan, saya sudah pasrah non, ini memang kesalahan saya" ucap plyan itu sambil menunduk.
"tidak , kamu udah nolak permintaan aku, namun aku yg memaksanya, tenang saja aku akan melepaskan mu" ujar ana
Alex mendengus kasar dan menarik pergelangan tangan ana.
"apa yg kau lakukan! aku menyuruh mu ke kamar! (nada bentak)
"aku tidak akan membiarkan mu menyakiti nya, apa hati mu sebusuk itu, kau tau dia masih memiliki bayi yg menunggu nya untuk memberikan asi, jika kau menyiksanya hingga mati , lalu siapa yg akan menyusui anak nya" tegas ana.
Alex nampak tidak peduli, dan acuh.
" itu bukan urusan ku, " tegas Alex
ana melotot dan dengan cepat menggambil pisau yang udah di siapkan untuk menyiksa pelayan Dewi.
"APA YANG MAU KAU LAKUKAN ANA!, LEPAS KAN PISAU ITU! " nada memerintah
"lepaskan pelayan itu, atau aku akan menusuk pisau ini ke kedalaman perut ku" ancam ana
"KAU JANGAN GILA, HANYA DEMI PELAYAN KAU RELA MATI DAN MEMBUNUH ANAK KITA"
pelayanan Dewi dan beberapa anak buah Alex tercengang mendengar perkataan Alex.
"ternyata istri bos sedang mengandung" ucap salah satu anak buah Alex.
ana balik berteriak pada Alex.
"KAU JUGA TEGA INGIN MEMBUNUH IBU DARI ANAK YG MASIH MENYUSUI.
ana semangkin mendekatkan pisau itu mengarah ke perutnya,
"ANA!!! , BAIKLAH AKU AKAN MELEPASKAN NYA, BUANG PISAU ITU "
__ADS_1
wajah Alex nampak pucat dan takut jika benar-benar ana ingin menusuk perutnya.
"tunggu apa lagi..! cepat suruh anak buah mu melepaskan nya" perintah ana yg masih ttp memegang pisau
dengan cepat Alex menurut, dan memerintahkan anak buahnya untuk melepaskan pelayan.
segera ana menghampiri pelayan itu dan memeriksa keadaan nya.
"apa kau baik-baik saja?" tnya ana
"baik non, terimakasih udah menyelamatkan saya, dan selamat buat non udah mengandung" ucap pelayan itu sambil menunduk.
Alex menatap pelayan itu dengan tatapan yg susah di artikan.
"sekarang kau kembali ke pekerjaan mu " Alex menyuruh pelayan itu dan dengan segera di patuhi.
kini Alex menatap tajam ana,
"mengapa kau melihat ku seperti itu, mata mu hampir keluar,," cetus ana
"buang pisau yg ada di tangan mu ana,,," ucap Alex
"oh iy gue lupa," cetus ana
dengan segera ana melepaskan pisau yang di pegang nya,
"udah , beres kan ," cetus ana kembali
"kau.. benar-benar membuat ku habis kesabaran ana " ucap Alex.
"turunkan aku Alex, aku bisa berjalan sendiri, Alex ,(ana memberontak)
.....
sesampainya di kamar Alex tidak menghempaskan tubuh ana seperti biasanya saat marah, tapi Alex meletakkan ana ttp dengan perlahan.
"aku akan menghukum mu, (pergi mengunci pintu kamar dan kmbali)
"kebiasaan deh, aku ini lagi hamil muda, kamu mau ntik anak mu knp2 kalau kau menghukum ku dengan cara itu" cetus ana
"apa berpengaruh, ? aku akan menghubungi dokter (menelpon dokter)
setelah beberapa saat, Alex mematikan telpon nya.
"bagaimana ? " tnya ana
"boleh-boleh saja melakukan nya namun harus hati-hati dan tidak boleh sering." ucap Alex sambil tersenyum licik
Alex mendekati ana dan ******* bibir ana dan langsung membuka semua pakaian tanpa menyisakan satu helai benang pun.
........
__ADS_1
sore hari ana terbangun dari tidurnya, karena kelelahan setelah bertempur di ranjang. ana melihat ke samping tidak mendapati Alex
"kmna perginya lelaki tua itu?" gumam ana
"siapa yang kau bilang tua? , ucap Alex yg tiba-tiba muncul
"kau, dari mana?
"ada urusan penting, kau belum makn, jadi siap2 lah aku akan mengajak mu makan di luar ! " ucap Alex
ana langsung berdiri dan menatap alex
,"kamu lagi ngk bercanda kan??" tegas ana
"aku tidak suka bercanda, cepat lah sebelum aku berubah pikiran..!!"
"iya pak tuaaaa (berlari kecil menuju kamar mandi)
Alex tersenyum kecil melihat tingkah laku istrinya yg bar-bar RAN
.......
LESTORAN BINTANG LIMA..
"kita naik ke lantai paling atas" ucap Alex
"hah..? "heran ana
sesampainya di lantai paling atas.
"wah indah banget,,(sanjung ana)
"kamu suka? " tnya Alex
"iya suka, tumben kamu baik, ?" tanya ana dengan nada curiga
"jangan mikir yg aneh-aneh, aku cuma mau ngebahagiain janin yg di sini (mengelus perut ana yg masih rata)
"cih...lebay " cetus ana
tak lama pelayan restoran, datang .
ana. memesan begitu banyak makanan, dan Alex membiarkan nya, tak ingin protes.
*
*
*
__ADS_1
bersambung....
,