"DENDAM MAFIA KEJAM"

"DENDAM MAFIA KEJAM"
Bab 17 : sejarah kalung liontin biru


__ADS_3

Alex masih tidak percaya ana memiliki kalung liontin yg di cari-cari oleh beberapa geng mafia lainnya.


"dengar aku tidak mengijinkan mu untuk menyentuh kalung ku " cetus ana


"ana kamu tau kalung apa itu?? " tnya Alex antusias


sebenarnya ana tau namun dia berpura-pura tidak tahu , agar Alex bercerita,


"tidak, memang nya kamu tau kalung apa ini,? " tnya ana


"ini kalung ratu mafia, yg di incar oleh kelompok mafia yg lain, namun saat ratu sudah meninggal kalung ini menjadi sejarah , masih banyak mafia yg ingin mendapatkan kalunng ini, dan masih banyak pula yg percaya kalung ini ajaib"


"ajaib...?? "


"iya, tapi aku ngk tau pasti ajaib buat apa?" jawab Alex


" kalung ini , memang peninggalan nenek dan kakek untuk ku, mereka sangat berharap aku bisa menjaga nya, karena kakek dan nenek adalah ketua mafia yg sangat besar, dan mereka juga mewarisi beberapa ilmu pedang, senjata dan ilmu bela diri lainya untuk ku, karena mereka yakin aku pasti bisa menjadi seperti mereka, dan masalah papa dan mama, mereka orang tua kandung ku, cuma sebelum adanya aku mereka sempat putus asa, mengira mereka tidak bisa memiliki anak, karena itu mereka mengambil bayi perempuan dari panti asuhan yaitu Eka, namun suatu hari Eka tidak sengaja menemukan surat pengasuhHan bayi perempuan, saat itu mama dan papa tega mengatakan aku anak asuh itu, oleh sebab itu aku membenci mereka. karena mereka tidak ingin menyakiti hati Eka, tapi mereka lupa aku juga punya hati, saat itu lah nenek dan kakek mendidik ku menjadi anak yang kuat, nenek dan kakek juga sangat membenci papa dan mama karena memperlakukan ku seperti anak asuh, beda dengan Eka yg benar-benar anak asuh di anggap seperti anak kandung, Eka pewaris semua harta papa, sedang kan aku...! tak berselang lama saat kakek dan nenek meninggal karena terbunuh oleh racun , sampai sekarang tidak tau siapa pelakunya, aku masih berusaha mencari tahu ..." *batin ana yg melamun memperhatikan liontin di tangan nya.


...****************...


keesokan harinya ana memutuskan untuk mengunjungi markas black Rouse,


dan menyembunyikan kalung liontin itu di markas, saat itu Alex pergi untuk urusan nya.


MARKAS BLACK ROUSE


"aysi...." panggil ana


tak berselang lama aysi menemui ana


"saya bos" jawab nya dengan tegas


"apa kamu sudah tau siapa yg meracuni ku dulu, sudah 6 bulan tapi kmu belum menemukan nya!!" bentak ana


"su.. sudah bos"


"benarkah...! "


aysi mengangguk dan mengambil sebuah berkas.


"nama wanita itu Dewi bos" ucap aysi


"APA..? DEWI..? "


"BUKANKAH DEWI SALAH SATU PELAYAN DI RUMAH YANG SEMPAT INGIN DI SIKSA OLEH ALEX "


"tapi ....!" aysi Mengantung perkataan nya


"tapi knp...?" tnya ana penasaran


"sepertinya suami bos , lebih dulu mengetahui nya , sehingga Alex lah yang menyiksanya dan membunuhnya" jelas aysi


"APA DI BUNUH...!!💢


"iy bos, saya mengetahui nya dari orang suruhan saya"


"baiklah pekerjaan mu bagus, sekarang aku ingin kamu menjaga kamar ku dengan baik dan aku ingin kamu selalu membersihkan ruangan bawah kamar ku!!"


"baik bos"


"dan ingat jangan mberi ijin siapapun untuk masuk , kamu mengerti!!"


"mengerti bos"


setelah beberapa saat ana memutuskan untuk segera pulang.


...****************...

__ADS_1


KEDIAMAN ALEXANDER


"Alex blum plng..?"


saat ana kembali ke rumah Alex, dia tidak menemukan Alex di mana pun.


"mungkin dia sedang ada di markas nya "tebak ana.


...***************...


MARKAS BLACK EAGLE


"Andre kamu selidiki setatus istri saya di rumah rahman, dan kamu sekap Eka !'


"baik bos,


"dan bagaimana apa sudah menemukan markas black Rouse?" tnya Alex


"sudah bos, tingal kita harus berhati-hati , sepertinya ada org dalam dari kelompok Blac Rouse di sini"


"benarkah..!


"iy bos, kami mencurigai salah satu pelayan di sini, "


"apa dia masih di sini"


"masih bos"


"bawa dia kehadapan ku"


"baik bos..!!


beberapa saat kemudian pelayan yg di maksud oleh Andre telah sampai di hadapan Alex


"tu..tuan memanggil saya?" tanya plyan it


"ada hal apa tuan ,


"bagaimana keadaan markas black Rouse sekarang...!!


"maksudnya bos saya tidak mengerti"


pelayan itu berpura-pura tidak mengerti, karena dia telah bersumpah tidak akan memberi bocoran apapun tentang kelompok mafia black Rouse, karena ana lah dulu penolong nya,


"siapa nama mu?"


"Karin tuan" jawab plyan itu


"mmm karin mari berbicara baik-baik , aku akan memberikan uang yg cukup banyak, asal kamu memberitahu aku siapa nama bos mu di kelompok mafia black rose?


"aku tidak tahu tuan, aku tidak mengerti maksud tuan"


"tidak perlu berpura-pura lagi, aku sudah mengetahui identitas mu dan siapa kamu, kamu adalah orang suruhan yg ingin mata-matai saya "


Karin hanya bisa terdiam, dia sudah menebak hari ini pasti akan datang, dan dia siap menerima hukuman apa pun yg di berikan Alex, demi menutup mulutnya untuk melindungi ana.


"nyonya ana, hari ini telah tiba, maaf cuman sampai di sini aku bisa mengabdikan diri ku untuk mu , maaf kan aku tidak bisa menjaga diri ku sesuai keinginan mu " batin Karin


"CEPAT KATAKAN , SIAPA NAMA BOS MU !! " bentak Alex


Karin sedikit mundur, dari berdiri nya, karena dia tau emosi Alex sudah mencapai batas nya


"tidak saya tidak akan memberitahu apapun tentang bos saya " cetus Karin


"benarkah,,😏😏


Karin merogoh kantong di pakai an nya, dan menemukan ramuan

__ADS_1


"aku sudah bersumpah demi nyonya ku, aku rela mengorbankan nyawa ku


(meminum ramuan) .


Alex menatap tidak percaya ,


"wanita ini benar-benar setia pada bos nya, hingga dia rela mati demi menutupi identitasnya, " batin Alex


beberapa saat kemudian Karin tergeletak dan tubuh nya menjadi kaku dan dia pun meninggal.


"SIALL MENGAPA AKU MEMBIARKAN NYA MEMINUM RAMUAN ITU " sesal Alex


Alex menyuruh Andre untuk membawa mayat Karin dan mengirimkan nya ke markas black Rouse.


...****************...


Alex memutuskan untuk kembali ke rumah.


ana sedang memasak sesuatu di dapur, Alex yg mencium aroma masakan itu pun ke dapur


"ana,?


"kau sudah kembali? "tnya ana


Alex tidak menjawab malah balik bertanya.


"mengapa kau memasak, kmna perginya para pelayan, mengapa rumah ini begitu sepi.


"aku menyuruh mereka untuk pergi , aku tidak ingin ada seorang pun di dlm rumah , untuk hari ini mereka aku biarkan cuti .


"tapi mengapa??? " tnya Alex bingung


"karena...karena...(menatap tajam Alex)


"karena apa?


"dengar jika kamu ingin mengetahui alasannya, makan lah dulu." cetus ana


ana menyiapkan makanan di atas meja makan.


"ayo di makan, blum pernah kan kamu memakan masakan ku, "ucap ana


Alex hanya mengangkat kedua bahunya dan mengambil sendok , dan memakan makanan yang telah di siapkan oleh ana.


"kamu tidak ikut makan...? " tnya Alex PD ana


"aku sudah makan, kamu makan yg banyak"


Alex melanjutkan makan , ana tersenyum melihat Alex yg melahap semua masakan nya,


tak berselang lama Alex tiba-tiba tertidur pulas.


"maafkan aku, aku harus melakukan ini ,


ana membawa 2 anak buah nya dan menyuruh mereka mengangkat tubuh Alex dan membawanya ke dalam kamar.


"letakkan di atas ranjang" suruh ana PD anak buah nya.


mereka pun menuruti perintah ana.


"Alex maaf kan AKU, aku tidak bisa lagi bersama dengan mu, maaf jika aku harus memisahkan mu dan anak yg aku kandung."


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2