
di ruang rawat ana terbaring lemah,
Alex menemani nya hingga beberapa saat kemudian ana terbangun.
"mmmhh di mana ini " tnya ana yg masih melihat Secara kabur.
"ana kamu sudah sadar, bagaimana? apa yg kamu rasakan? " tnya Alex yg sangat khawatir
"aku hanya merasa pusing dan sedikit mual
"sebentar aku akan memanggil dokter"
Alex menekan tombol pemanggil dokter, dan tidak lama kemudian dokter datang.
"hay ana, bagaimana perasaan kamu?" tnya dokter varel
"aku sudah merasa lebih enak, cuman sedikit pusing dan mual " jawab ana
"tidak apa-apa , pusing itu aku akibat pengaruh racun nya dan mual wajar saja jika Masi hamil muda" jelas varel
"RACUN....'"ucap ana yg terkejut
"iya makanya kalau makanan ngk sehat ngk usah di makan, kamu mau membahayakan anak kita!!!" tegas Alex
"aneh sekali, makanan yang aku makan tadi sama sekali tidak berbahaya kok, iya kan dok " tanya ana sembari meminta di Bella
"iya ana, mungkin saja ada yg sengaja ingin membuat kamu dan bayi kamu tidak selamat, untung saja cepat di bawa ke sini" jelas varel
"kpn istri ku bisa plng,?
"jika besok ana sudah merasa lebih baik, bisa plng"
"tapi dok benar tidak ada apa-apa kan yg terjadi pada janin saya" tnya ana dengan khawatir ran
"Alhamdulillah janin kamu kuat dan sehat , baiklah saya permisi dulu jika sudah tidak ada apa-apa lagi, dan jika terjadi sesuatu cepat panggil saya, ,permisi"
dokter varel pun meninggalkan ana dan Alex di ruang rawat.
"siapa yang sudah kurang ajar ingin membunu ku dan calon anak ku, jika aku mengetahui nya, akan dengan segera memberikan nya hidup seperti di alam neraka" batin ana
Alex melihat istri nya yg sedang melamun
"apa yg sedang kamu pikirkan?
"ahhh tidak, aku hanya berpikir siapa yg tega ingin membunuh ku dan calon anak ku dengan cara meracuniku"
"sudah kamu jangan memikirkan hal yg membuat kepala mu tambah pusing,
biar aku yg urus semua , kamu tidur saja biar segera pulih
ana hanya mengangguk dan kembali tidur.
....
keesokan harinya ana pun di perbolehkan untuk plng
"terimakasih dok udah ngerawat aku " ucap ana
"sudah sepantasnya saya membantu pasien saya " jwb varel
__ADS_1
"sudah Ayuk, kita plng (mendorong kursi roda yg di duduki ana)
"aku bisa jalan " cetus ana.
"diem aku ngk menerima bantahan kamu" jwb Alex yg terus mendorong kursi roda hingga di depan pintu mobil,
dan Alex pun menggendong istrinya masuk ke dalam mobil
"aaaiiisss lebay sekali "
Alex hanya menatap tajam ana,.
.....
KEDIAMAN ALEXANDER
Alex menyuruh ana beristirahat di kamar dan tidak di inginkan untuk keluar tanpa seijinnya.
"dasar pak tua posesif huhh
"aku tidak peduli kamu mau bicara apa, sekarang kamu mau makan apa biar aku yg masakin, aku tidak mau sampai kamu teracun lagi.
ana sedikit terharu dengan perkataan Alex ,ntah itu karena kehamilan atau apa pun
"mengapa diam saja, dan melamun? " tnya Alex penasaran
"tidak ada apa-apa, aku mau nasi goreng spesial pake daging sapi tapi setengah mateng"
"tunggu sebentar , saya masak dulu.
Alex pun oery meninggal kan ana sendiri di dlm kamar.
telpon tersambung....
"hallo bos ada apa..?
"saya ingin menceritakan suatu hal, yg mungkin akan membuat ku tidak percaya,!!
"maksudnya bos
"besok kamu temui saya di tempat persembunyian biasa;
"baik bos
telpon terputus...
"jika menceritakan nya melalui ponsel tidak bagus .
sedangkan di dapur, Alex sedang memasak makanan pesenan ana
"tidak pernah saya melihat tuan masak" bisik pelayan
"iya benar, kali ini tuan benar-benar memasak demi nyonya , dan denger-denger kemarin nyonya sepat terkena racun " ucap pelayan lain nya.
beberapa saat kemudian ponsel Alex berdering..
telpon tersambung...
"bos saya sudah mengetahui siapa yg sudah berusaha meracuni istri bos.." ucap Andre
__ADS_1
saat di rumah sakit kemarin Alex menyuruh Andre menyelidiki seluruh tempat makan yg ana pesan , dan mencari tahu siapa yg ingin membunuh istri dan calon anak nya.
"katakan " jawab Alex
"aku sudah mengirim Vidio di ponsel mu bos, silahkan di periksa " ucap Andre
"baik, kamu lanjut kn untuk mencari wanita misterius yg menjadi pimpinan kelompok mafia yg mencuri senjata ku"
"baik bos
telpon terputus...
Alex segera melihat video yg dikirim oleh Andre.
isi video..
saat itu pelayan yg ana suruh untuk mbeli makanan yg di pesan nya ingin keluar pintu namun di tahan oleh pelayan Dewi , yg sempat Alex ingin menghukumny
"mau kemana? " tnya pelayanan Dewi
"mau membeli makanan pesanan nyonya! " jwb plyan lain
"biar aku saja " ujar pelayan Dewi
"tidak apa-apa, aku juga bisa" tolak pelayan lain
namun Dewi malah memukul kepala pelayan lain itu hingga pingsan.
"rasain siapa suruh di minta baik-baik namun tidak segera di beri" ucap Dewi
skip...
Akhirnya pelayanan Dewi yg membeli pesanan ana , dan sebelum menghidangkan nya, Dewi memberi racun ke lobster
"biar kamu cepat mati dan anak kamu, siapa suruh kamu pernah membuat aku hampir kehilangan nyawa aku cihh " ucap Dewi
video berakhir....
"kurang ajar, , kita lihat bagaimana aku akan menghukum mu" geram Alex
Alex menyuruh salah satu anak buah nya untuk membawa pelayan Dewi ke ruang bawah tanah.
.....
di kamar , ana sedang menunggu makanan yg di janjikan Alex.
"lama banget si..."cetus ana
tak lama kemudian Alex datang dengan nampan yg berisi nasi goreng spesial ana
"uwwaahh (ngences) " ana
"air liur mu jorok.sekali " ucap Alex dengan sedikit senyuman.
*
*
*
__ADS_1
bersambung