
keesokan harinya, Alex pergi ke ruang bawah tanah, untuk menemui pelayan Dewi yg sudah d ikat.
"lepas kan aku, menyapa kalian mengurung ku di sini " ucap pelayan Dewi kpd para anak buah Alex
beberapa saat kemudian pintu ruang bawah tanah terbuka dan menampilkan sosok bos mafia kejam yaitu Alex
"tu..tu..an (gugup)
"bagaimana kabar mu Dewi?
"ba..ba..baik
"kau tau apa kesalahan mu hingga kau bisa berada di sini?
Dewi hanya menggeleng, "aku tidak tau tuan apa kesalahan ku
"hhhhhhhh (tawa jahanam) apa kau yakin ????
pelayan Dewi menunduk dan sangat bergemetar.
"maaf tuan, apa tuan menghukum ku sebab aku memberikan minumman dan rokok pada nyonya?
"aku sudah melupakan hal itu, karena istri ku tidak ingin kau di hukum , tapi apa kau benar-benar tidak tau kesalahan patal.apa yg sudah kau lakukan...??
"ti.. tidak tuan aku tidak tau "
/apa tuan sudah tau masalah aku meracuni nyonya/ batin dewi
sedangkan di kamar Alex dan ana,
ana sedang berbaring
"kmna Alex, mengapa batang hidungnya sejak td tidak kelihatan? aku penasaran dengan apa yg dia lakukan?
oh iya, aku harus menemui aysi, kesempatan bagus sekarang Alex tidak ada"
ana bersiap meninggalkan kediaman Alexander, saat di luar rumah salah satu penjaga Alex melarang ana pergi
"maaf nyonya, tuan tidak memberikan nyonya ijin keluar" ucap penjaga
"jangan menghalangi ku atau kau tau sendiri akibat nya " ancam ana
penjaga itu tetap kekeuh tidak memberikan ijin untuk ana keluar, hingga ana terpaksa harus menyuntikan obat bius ke lengan nya .
"untung aku punya persiapan "
RUANG BAWAH TANAH
karena pelayan Dewi tidak juga mau mengaku , Alex memutuskan untuk menunjukkan video Dewi yg sedang memberikan racun di makanan ana.
Dewi yg melihat video itu seketika tubuh nya menjadi tegang dan keringat bercucuran.
"tu..tu..tuan, saya ...saya -
"bagaimana ? apa sekarang kamu sudah ingat kesalahan kamu?? hmmm
saat itu wajah Alex berubah merah dan mata nya yg melotot serasa hampir keluar
"APA KAU TAU! JIKA ISTRI DAN ****CALON**** ANAK KU TIDAK BISA DI SELAMATKAN!!
APA YG AKAN AKU LAKUKAN PADA KELUARGA MU ,
TAPI MASIH ADA KEBERUNTUNGAN YG BERPIHAK PADA KELUARGA MU,
ISTRI DAN CALON ANAK KU SELAMAT.
dengan nada tinggi Alex berbicara pada Dewi, yg bisa membuat Dewi bergetar dan pingsan
"maafkan saya tuan, saya bisa jelasin semuanya tuan, saat itu saya benar-benar khilaf tuan, tolong jangan hukum saya "
"KHILAF....HAHAHAHA
__ADS_1
baiklah jika kau mengatakan khilaf aku akan mengurangi hukuman mu, .
"te..te.trimakasih tuan,
"Jangan cepat berterimakasih, kau blum tau hukuman apa yg akan aku berikan pada mu "
Dewi yg menunduk tiba-tiba melihat wajah Alex yg penuh dengan kemarahan .
"hukuman apa tu.. tuan
"hmm seperti nya kau sangat penasaran dengan hukuman yg akan aku berikan,
Alex melirik anak buah nya, dan anak buah itu seketika paham dengan tatapan bos nya
"ini tuan (memberikan makanan)" anak buah Alex
"lepaskan ikatannya" suruh Alex kpd anak buah nya, yg Langsung di turuti.
........
...****************...
CAFE
di sebuah cafe, ana dan aysi janjin bertemu, ana mengunakan masker dan topi serta kaca mata .
"ada hal penting apa bos ingin bicara kan? "tnya aysi
"ini tentang hubungan ku dan Alexander"
aysi menanti kan , kelanjutan cerita ana,
"aku dan Alexander udah menikah "
"APA...?
"maaf bos aku sangat terkejut'
"aku sudah menebak reaksi mu ini, aku di jodohkan oleh papa dan mama ku, krna itu aku terpaksa menurut,
dan juga awalnya aku tidak tahu menikah dengan siapa dan tidak tau siapa Alexander, sampai saat itu aku menyuruh mu untuk mencari informasi tentang nya."
aysi mengangguk paham,
"dan sekarang apa yg harus saya lakukan bos? " tnya aysi yg mengerti maksud dari ana minta bertemu.
"aku suka dengan pertanyaan mu,
jadi sekarang ini aku lagi hamil, dan kemarin saat aku sedang makan ada orang yang sengaja meracuniku ku, kamu cari tau siapa? dan apa motif nya"
"jadi bos sekarang hamil..? dan sudah berapa usia kehamilan bos? "tnya aysi yg sangat penasaran
"udah jalan 2 bulan, awalnya aku juga tidak tahu tiba-tiba saja aku pingsan dan Alexander membawa ku ke rumah sakit dan dokter menyatakan seperti itu,."
"baik bos , sesuai permintaan bos aku akan mencari tau siapa yang berusaha meracuni bos,
"bagus
...****************...
RUANG BAWAH TANAH
"ayo makan ini " perintah Alex kpd Dewi
"ba..baik tuan"
/apa ? tuan memberikan ku makanan enak, mengapa tuan begitu baik, apa mungkin tuan bakal berterima kasih setelah ini, mungkin saja tuan memang senang atas apa yg aku lakukan dan membenarkan aku, untuk meracuni nyonya ana, mungkin tuan juga kesal atas tingkah nyonya yg bar-bar dan ngerepotin, ." batin dewi
dengan cepat Dewi memakan, makanan yg Alex berikan, dan tiba-tiba saja leher Dewi terasa panas dan sesak..
__ADS_1
"AKKKHHHCC (memegang leher) tuan tolong, AKKKHHHCC
Dewi berteriak kesakitan dan histeris , Alex hanya tertawa senang
"HA..HA...HA .HA, kamu tau sebentar lagi nyawa mu akan melayang, karena makanan itu sudah ku berikan racun yg sangat mematikan HA..HA.. HA..HA
ini setipal dengan apa yg kau lakukan kpd istri dan calon anak ku " ucapan Alex benar-benar seperti malaikat pencabut nyawa
perlahan tubuh Dewi berubah warna menjadi biru, dan leher nya yg merah
"tolo...Ng tuan ..ampu...n
(menetes kan air mata)
"nikmati lah ajal mu, (pergi)
Alex pergi meninggalkan ruang bawah tanah .
"setelah mati, kau berikan mayat nya untuk makanan buaya-buaya kesayangan ku yg ada di kolam hutan"
"baik bos " ucap anak buah Alex.
...****************...
KAMAR ANA DAN ALEXANDER
Alex masuk dan tidak melihat keberadaan ana.
"ANA...KAMU DI MANA ? wanita ini benar-benar tidak bisa di kasih hati.
Alex menyuruh seluruh pelayan dan anak buahnya untuk mencari keberadaan ana.
"awas saja jika aku menemukan mu"
.........
CAFE
setelah makan ana menyuruh Aysi untuk kembali ke markas,
"kembali lah ke markas dan jaga dengan baik senjata ku"
yg di maksud ana adalah senjata curian dari Alex.
"baik bos,
aysi pergi meninggalkan ana .
........
ana memutuskan untuk kembali ke kediaman Alexander.
sesampainya di kediaman Alexander, ana melihat semua pelayan dan anak buah Alexander di jemur di bawah matahari yang sangat panas.
"ada apa ini, mengapa mereka berjemur"
tnya ana yg binggung
ana pun melanjutkan langkahnya dan memasuki rumah Alex
saat tiba di ruang tengah, ana melihat Alex duduk dengan tatapan mata yg tajam.
" ada apa? mengapa mereka di jemur? " tnya ana kpd Alex
"dari mana saja kau? "
Alex tidak menjawab pertanyaan ana, malah balik bertanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
bersambung.......