"DENDAM MAFIA KEJAM"

"DENDAM MAFIA KEJAM"
Bab 6 : ana mengunjungi markas


__ADS_3

1minggu kemudian, ana berencana untuk mengunjungi markas nya,


"aku harus ke markas, namun Alex tidak kunjung pergi!!!, dasar lelaki tua" cetus ana


ana terus mondar-mandir di dlm kamarnya, tak berselang lama kemudian Alex masuk ke dlm kamar


"ada apa denganmu" ? tnya Alex ,


"tidak ada ! "cetus ana


"aku ingin pergi untuk 2 hari, kau jgn kmna-mana, ttp d rumah, awas jika aku mendengar kau keluyuran" ancam Alex


"kau mau kmna?? "tnya ana


"bukan urusan mu " cetus Alex


Alex bersiap dan pergi meninggalkan ana, dan saat ana merasa Alex sudah jauh, ia juga bersiap ingin pergi ke markasnya.


..


MARKAS BLACK ROSES



ana akhirnya sampai di markas mafia nya, walau dengan susah payah ia harus mengelabui anak buah Alex


dari luar markas black Rouse mmng terlihat biasa saja , namun di dalam markas begitu mewah seperti di dlm istana, juga banyak anak buah ana dan para pelayan.


"CK akhirnya gue nyampe juga, " gumam ana sambil duduk di sofa mewah nya


aysi yg melihat kedatangan ana segera menghampiri ana,


"bos aku sudah mendapatkan informasi tentang Alexander , yg bos minta" ucap aysi sambil menunduk


"ehmm katakan informasi ap yg kau dapat? "


"Alexander adalah ketua mafia , yg terkenal sangat kejam, kelompok mafia mereka terkenal tak bisa di kalah kan"


ana tidak terlihat heran atau terkejut, karena dy melihat seluruh rumah Alex di kelilingi bnyk penjaga dan Alex yg tiba-tiba pergi ntah kmn


"aku sudah curiga, Dy bukan orang biasa, oh iy ap nama kelompok mafia nya??" tanya ana antusias


"black Eagle " Jawab aysi


ana mengangguk paham , sejak awal ana mmng sudah curiga pd Alex , krna itu Dy berpura-pura menerima siksaan yg d berikan Alex PD nya, Dy tidak ingin identitas nya terbongkar .


"lalu tentang senjata itu...?? bagaimana..?? tanya ana antusias


"senjata itu telah aman bos, ternyata pemilik senjata itu adalah Alexander, aku baru mengetahui nya, saat aku mencari informasi tentang Alexander"


"APA...??? , (terkejut) , lalu apakah kalian berhasil mencuri nya??


"iya untungnya kami berhasil bos, walaupun mengorbankan beberapa nyawa anak buah kita"


"apa kau yakin anak buah kita benar-benar mati , aku tidak mau jika salah satu anak buah kita membocorkan rahasia kita," tegas ana

__ADS_1


"MMM saya mendapat kn kabar , bahwa salah satu anak buah kita berhasil tertangkap, dan di bawa oleh anak buah Alexander , tapi bos tenang saja saya akan mengurus semuanya dengan baik"


"bagaimana kamu bisa seyakin it, ap kamu lupa Alexander tidak bisa terkalahkan..!!! " nada amarah ana


"tenang bos, saya sudah mengirim salah satu pelayan untuk memberikan racun mematikan untuk di makanan anak buah kita, saya yakin mungkin sekarang Dy sudah mati"


ana seketika menarik nafas lega.


"baiklah kerja bagus, (berdiri) aku ingin melihat senjata yg di perebutkan itu"


"mari bos saya antar" aysi menunjukkan arah


.


.


MARKAS black Eagle



berbeda dengan markas milik ana , markas Alexander terlihat mewah mau dari luar atau dalam,


sedangkan di dalam markas black ealge Alexander sedang marah besar, akibat senjata yg dia jaga beberapa tahun ini hilang di curi.


"AAAAAKKKKKKCCCCC BODOH, KALIAN SEMUA BIDOH, (teriak Alexander)


semua para anak buah Alex termasuk Andre hanya diam menerima kemarahan Alex, karena mereka tau jika mereka berbica sedikit saja pasti nyawa akan melayang.


saat Alex sedang meluapkan emosinya, salah satu pelayan wanita datan menghampiri Alexander.


dengan seketika Alexander mengarah pistol ke dada pelayan dan...


dor... dor...


Pelayan mati dengan tubuh yg hancur,


"BERENGSEKK... ANDRE CARI TAU SIAPA YG BERANI MERACUNI SANDRA ITU"


dengan cepat andere langsung pergi menjalani tugasnya.


.


.


beberapa jam kemudian Andre kembali menemui Alexander yg sudah mulai tenang di ruangan nya.


"bos, " pngil Andre


"hmm , bngai mna ap kau sudah mendapatkan informasi tentang siapa yg meracuni tahanan dan siapa yg berani mencuri senjata kesayangan ku" tnya Alex


"saya hanya mendapatkan informasi singkat, bahwa yg mencuri senjata itu, mafia yg di pipin oleh wanita , dan saya rasa yg meracuni tahanan juga salah satu orang suruhan nya"


"mafia wanita.....??, siapa wanita itu, dan apa nama kelompok mafia mereka, ?? "


tnya Alex yg penasaran

__ADS_1


"saya blum mendapatkan informasi tentang itu bos, " jwb Andre dengan menundukkan kepalanya


"secepat nya cari tau informasi tentang wanita itu, !!"


"baik bos" (pergi)


Andre pergi meninggalkan alex yg sedang melamun memikirkan wanita yg menjadi pimpinan kelompok mafia yg berani mencuri senjata nya.


"siapa wanita itu, dan mengapa aku baru tau bahwa ada kelompok mafia yg di pimpin oleh wanita, aku semakin penasaran" gumam Alex


.


.


.


sementara itu ana sedang mengelus senjata



"senjata yg sangat berkilau.....kecil namun mematikan, hmmm Alex aku tidak menyangka kau bisa membuat senjata seperti ini, namun sayang sekarang senjata ini sudah menjadi milik ku, (senyum mematikan)"


ana menyimpan kembali senjata itu di dlm sebuah kotak kecil, dan ana menyerahkan kembali tanggung jawab markas kpd aysi karena dia harus segera kembali ke rumah Alex sebelum Alex mengetahui Dy tidak di rumah.


.


.


.


KEDIAMAN ALEXANDER


ana sampai sebelum Alex , namun ttp saja Alex mengetahui bahwa ana tidak ad d rumah selama Dy pergi.


"kemana saja kau selama aku tidak di rumah hmmm??? " tnya Alex dengan wajah yg marah


"ah , aku..aku hanya mencari udara!" cetus ana


"benarkah...,


"iya , sudahlah aku cape aku ngantuk mau tidur, (segera tidur menutup tubuhnya dengan selimut)"


jangan sampai Dy , curiga dengan aku" batin ana


Alex tiba-tiba saja ikut tidur dan memeluk tubuh ana dari belakang, sambil berbisik di telinga ana


"kau tau aku benci pembohong" ucap pan singkat namun membuat ana sedikit merinding.


*


*


*


bersambung....

__ADS_1


"


__ADS_2