
mulut ana banyak mengeluarkan darah, meskipun begitu ana ttp wanita yang kuat, Dy tdk mengeluarkan air mata setetes pun,
"ada apa dengan gadis ini, begitu keras pun aku memukul nya, dan menyiksa nya, mengapa Dy tdk menangis atau memohon ampunan ku" batin Alexs
ana sudah tergeletak lemas namun kesadaran nya ttp masih ada,
"mengapa....?Dy menyiksa gue, gue tidak akan menangis , lelaki seperti dy, hanya ingin menampilkan kekuatan nya PD wanita lemah , tapi gue berbeda, gue tidak akan pernah takut, meski gue harus mati d tangan nya" batin ana
"mengapa kau tidak menangis..." tanya Alex
"cih ,,, gue tidak Sudi mengeluarkan air mata berharga gue hanya untuk lelaki tua seperti lu" "cetus ana
Alex menggeram.....
" hhhmmm baik jika begitu aku akan memaksa air mata mu keluar, ayo ikut aku"
Alex menarik tangan ana yg tidak sanggup berdiri dengan paksa menaiki anak tangga.. menuju kamar nya di lantai 2.
andre setelah melihat bos nya membawa ana sampai di kamar dia langsung pergi. karena cuaca juga udah mau gelap.
ia tidak ingin ikut campur urusan bosnya.
....
* * *
sesampainya di kamar... Alex langsung menghempaskan tubuh ana ke atas ranjang,
"lu mau apa...? sudah ku blng aku blom-
"ucap ana terpotong
saat Alex dengan rakus ******* bibir nya yg mengeluarkan darah,
"hmmmmm...."dasar lelaki tua mesum, ciuman pertama ku telah d rebut" batin ana
setelah mencium bibir ana , dengan paksa Alex membuka baju kemeja yg dikenakan ana,
"kamu cukup berani menggunakan pakaian ku"
"jangan ... jangan.. gue blum.." ucap ana
saat Alex telah memaksa membuka pakaian yg di kenakan ana, kini keadaan ana sudah terlanjang setengah badan,
"kamu cukup seksi, " Alex mecium leher ana, dan turun ke dada dan dengan cepat melepas bra ana.
saat Alex ingin melepaskan pakaian nya sendiri, ana mencari kesempatan untuk mendorong tubuh kekar Alex jatuh dari atas ranjang,
bbukkkk....
Dengan cepat ana berlari menuju kamar mandi, dan menguncinya.
"jantung gue, dasar lelaki tua yg mesum, bagaimana ini, jika nti Dy memaksa membuka celana gue, dan melihat tidak haid, Karnakn gue selesai haid baru kemarin..."
TOK...TOKK...TO.K
"hey gadis ****** buka, jangan sok suci...
Alex menggedor pintu kamar mandi dengan kuat, namun ana ttp tdk ingin membuka pintu kamar mandi nya,
Dengan paksa akhirnya Alex mendobrak pintu kamar mandi sampai terbuka.
__ADS_1
membuat ana terhempas jatuh,
Dengan paksa Alex menyeret kaki ana kembali ke ranjang, dan menghempasnya.
dan kini Alex tidak menggunakan pakaian sehelai pun, Alex terlanjang
"lo..lelaki tua mesum, tutup tubuh lo"
ana yg baru melihat hal itu repleks menutup mata nya.
Dengan senyuman nakal, Alex menaiki tubuh ana.
"aku akan menunjukan seberapa kuat lelaki tua ini memanjakan mu di atas ranjang ini"
Dengan paksa Alex ******* bibir ana rakus dan meremas payudara ana,
ana akhirnya menetes kan air matanya,
"tolong jangan....
tanpa peduli Alex,, tetap meremas dan mengigit payudara ana, membuat banyak tanda merah di sekujur tubuh ana,
sedangkan ana berusaha menahan celana yg masih tertinggal, membuat Alex curiga,
"mengapa Dy terus,-terusan memegang celana nya, apa mungkin Dy berbohong sedang haid, Hem.."
Dengan kasar Alex membuka paksa celana ana , dan pendapati kewanitaan yg mulus putih dan sedikit berbulu.
",kau...tidak haid...? "ucap Alex dengan mengangkat kedua alisnya.
"gue...gue..."ana gugup tdk sanggup berkata lagi
"berani kau berbohong, kau tahu aku paling membenci kebohongan...dasar wanita ******, sok suci, padahal kamu sering melakukan hal ini bukan.."
PLAKKKK
tamparan mendarat di pipi kanan Alex , dengan mata yg melotot tin ana
"turun lu dari atas gue, gue bukan wanita yg kyk Lo pikir, " ana berusaha memberontak
"baiklah kita akan buktikan, apakah benar kau masih gadis baik-baik atau tidak"
Alex memulai kembali aksi nya lagi,
******* paksa bibir ana dan menyelusuri seluruh tubuh ana,
membuat ana terangsang...
tubuh ana merasakan panas, geli, akibat Alex menghisap payudara ana, dan meremasnya, sampai membuat ******* yg di tahan ana keluar
"hmmmmm..ahhh "sial gue benar-benar seperti wanita ******, mengapa gue berdesah, dan Dy tdk mau berhenti , tubuh ku terasa panas.
"ayo wanita ****** keluar kan suara mu..." ucap Alexs
lalu tanpa aba-aba Alex memaksa kejantanan nya memasuki kewanitaan ana yg telah basah akibat terangsang beberapa kali.
"mengapa ini begitu sempit , apa benar dy masih perawan, lalu..." .batin Alex
Alex menggesek gesekan kejantanan nya di kewanitaan ana, dan memaksanya masuk
Clup...
__ADS_1
akhirnya masukk ...seketika itu teriakan ana, memenuhi kamar itu .
" AAAAAKKKKKKKKKKKKKCCCCC , SAKIT ..."
air mata ana mengalir, dan Alex masih belum percaya melihat kejantanan nya di lumuri darah suci kewanitaan ana ,..
"kau..kau benar-benar masih ....lalu ..."
"apa ini, wanita ini bukan dya, lalu siapa wanita ini, apa aku salah , wanita ini benar-benar masih suci, dan aku memaksa merenggut kesucian nya" batin Alex.
karena Alex tahu wanita ini bukan wanita yg Dy Maksud, dengan perlahan, Alex mencabut tautan mereka dan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
"ada apa dengan lelaki tua itu . awwww...hiks... ini benar-benar sakit.
Alex menghidupkan sower dan membiarkan air mengalir di wajah dah tubuhnya.
"siapa wanita ini, dan mengapa Dy menikah dengan ku, lalu, wanita yg menyakiti hati Kaka sampai Kaka berani bunuh diri, itu , bukan kah Kaka pernah bercerita bahwa Dy udah bersetubuh dengan kekasihnya itu, namun Kaka sedikit kecewa karena..."
flashback......
saat itu Alex baru plng dari melaksanakan pembunuhan ,
sesampainya di rumah,Dy melihat Kakanya yg bernama Lukas ,
menekuk wajahnya
dan Alex menghampiri nya.
"ada apa...? ..ap yg kau pikirkan..?
Lukas terkejut mendengar suara Alex,
"kau , bikin aku kaget saja, kapan kau plng .?
"baru saja, aku melihat wajah mu yg kusut itu, sepertinya lagi memikirkan sesuatu, apa yg kau pikirkan...?"
"MMM itu , apa aku harus menceritakan masalah ini, PD mu..? ini mengenai kekasih ku,"
",ayo cerita kan saja, aku akan mendengar kan semua cerita mu,"
"ok baiklah"
"aku memiliki kekasih, aku sangat mencintainya, sudah 4 tahun kami berpacaran, aku ingin melamar nya dan menjadi kan nya istri ku,"
"lalu masalanya dimana? " tnya Alex.
"saat kami plng dari klup malam, dalam keadaan mabuk berat, aku sengaja membawa nya ke hotel, dan kau tau lah , aku menidurinya, namun... ternyata Dy tidak gadis lagi.. " raut wajah Lukas kembali bersedih.
"MMM lebih baik kau tinggalkan saja Dy, mungkin Dy tdk setia dengan mu. " ujar Alex.
Lucas menatap tajam Alex,
"sudah ku bilang aku sangat mencintainya, aku akan menerima nya, walau mungkin aku sedikit kecewa"
.
Of flashback....
.
.
__ADS_1
.
bersambung. . ....