
Keesokan paginya kegiatan Elang masih sama membelah kayu,
Sesaat kemudian Elang nampak menghentikan kegiatannya lalu mengedarkan pandangan ke sekeliling memasang sikap waspada..sebelah kupingnya terlihat bergerak2,,ditingkahi dengan sikap waspadanya,,seolah2 dia sedang menanti sesuatu dari suara yang terdengar di telinganya..
Dan tiba2 saja satu sosok berkelebat secepat angin... wusshhhhh
Elang diserang oleh seseorang...
Ciiiaaaaattt...sebuah pukulan menuju ke arahnya.
Namun dia berhasil mengelak dari serangan itu dan sukses membuat si penyerang terguling lalu meleburkan diri ke dalam tanah.
Melihat hal itu,,,dengan sigap Elang melakukan perlawanan,,sembari mengeluarkan jurus "tapak bumi" yang baru saja dikuasainya.
Elang mengangkat tinggi kedua tangannya lalu terlihat gerakan memutar dari kedua tangannya,,seketika keluar cahaya putih dari kepalan tangannya tadi..kemudian dia membenturkan kedua tangannya itu ke tanah,, terasa bergetar disalah satu bagian dari tanah lapang itu..
Tak berapa lama keluarlah si penyerang dari dalamnya dengan nafas yang tersengal2 seraya memegangi bagian dadanya,,spertinya dia kaget namun berhasil mengelak dari serangan Elang..
Dan mendengar tawanya yang khas dengan kekehannya,,Elang tau jika sosok itu adalah gurunya ki Agung.
"Guru...apakah guru baik2 saja???"
Maafkan saya guru,,saya hanya membela diri dari serangan yang datang tiba2 ke arah saya"
"Tak apa2 anakku..justru saya senang melihat kemampuanmu barusan..kamu telah benar2 menguasai ilmu tapak bumi"
Tidak sia2 ilmu yang ku ajarkan selama ini untukmu..Kepekaan instingmu juga meningkat."
Alhmdulilah kalo begitu guru..
Itu artinya kamu telah siap menerima ilmu kedua dari saya.
Insha Allah guru..
"Baikk hari ini kita akan berlatih ilmu kedua,, ilmu Halimun.
Ilmu yang bisa membuat dirimu menghilang seketika,,meski sebenarnya kamu msh berada disitu."
"Baik guru dengan senang hati."
Elang pun mempelajari jurus itu nampak terlihat mulutnya yg sedang komat kamit menghafal lafaz yang dibaca sebelum mempraktekan ilmu itu.
Setelah berkali kali mencoba beberapa gerakan untuk melebur ke dalam ilmu yang dipelajarinya,akhirnya ilmu Halimun itu berhasil dikuasai oleh Elang.
Di depan sang guru Elang menunjukan kebolehannya akan ilmu barunya.
Dia menghilang seiring keluarnya asap putih dari telapak tangannya,,,lalu muncul lagi dengan tiba2.
Sang guru yang melihatnya bertepuk tangan👏👏
"Bagus..Baguss anakku"
Saya bangga padamu..dengan cepat kamu menguasai ilmu baru ini"
"Berkat doa guru dan restu ibu,,sehingga saya bisa menguasainya dengan cepat"
"Gunakan ilmu2 yang sudah dan akan kuberikan nanti untuk membela kebenaran anakku,,agar ilmu itu bermanfaat.".titahnya padaku
"Pasti guru..saya berjanji akan selalu ada dalam kebenaran"
"Alhmdulilah..saya tau kamu bisa di andalkan dan pantas untuk itu"
"Terimakasih guru atas kepercayaannya pada saya"
Baiklah saya pergi dulu sampai bertemu dilain waktu dengan ilmu yg baru anakku..
Assalamualaikum ujar Ki Agung seraya menghilang entah kemana,,
Waalaikum salam,,Elang menjwab salam ki Agung sembari melangkahkan kaki menuju pondok kecil,, dekat danau yang menjadi kediamannya dengan sang ibu saat ini.
Syuutttt....wussshhhhhh...
Angin bertiup kencang seperti berputar putar di perkampungan WonoAgeng dusun yang menjadi tmpt tinggal Elang sekarang.
Cuaca mendung nampak bergelayut di langit siang ini,,
"Sepertinya akan turun hujan bu" kata Elang pada ibunya yang tengah asik menampi beras di dipan belakang pondok.
"Iya nakk,,angin juga bertiup sangat kencang"
__ADS_1
"Sebaiknya udah dulu bu nampi berasnya,,mending ibu masuk nanti masuk angin loh bu."
"Iya nak,,nanggung nehh,,biar sekalian ibu selesaikan dulu menampi berasnya."
Ehh tapi coba liat bu,,apa itu disana nampak berarak2 beriringan..seraya menunjuk ke arah langit..
"Spertinya itu kawanan burung nakk"
"Masa iya bu,,coba kita liat aja dulu sprtinya arak2n itu menuju kesini."
Dan benar saja semakin dekat semakin jelas benda apakh itu..ternyata benar kawanan burung.
"Kan benar nakk itu kawanan burung kata ibu."
"Iya bu tapi sprti ada yang aneh deh jika burung2 itu tiba2 berpindah tempat smntra hutan disebelah sana sangat lebat pastinya banyak makanan dan buah2n untuk mereka kan..
Sepertinya ada yang mengusik mereka nih bu..coba ibu dengar pekikan mereka saat melintas tadi seolah hbs melihat sesuatu yang menakutkan"
Elang yang memang sudah peka akan bunyi2n seolah mengerti maksud kawanan burung itu.
Perkiraan Elang benar..saat ini hutan tmpt burung2 tadi berasal sedang di kuasai oleh makhluk tinggi besar berbulu yg lebih dikenal dg sebutan raksasa,, dengan rambut acak2n,,dan wajah yang menyeramkan dsertai kedua taring mnghiasi mulutnya.
Dia nampak bergerak kesana kemari seraya mengeluarkan geraman keras dari mulutnya,,itulah yang membuat hewan2 yg ada dihutan itu berlari ketakutan mencari tempat persembunyian yang aman tak terkecuali kawanan burung tadi.
Tapi Elang belum mengetahui kehadiran makhluk berwujud raksasa itu.
Makhluk itu sprtinya kiriman dari seseorang yang sengaja ingin mengacaukan desa2 sekitar,,hal ini terbukti dari gerak gerik raksasa yang seolah2 dikendalikan oleh sebuah kekuatan,,entah apa tujuan orang yg mengirim makhluk itu yang jelas keberadaanya mampu memporak porandakan desa.
Dari hari ke hari raksasa itu berjalan tak tentu arah,,sampai suatu hari raksasa itu terlihat akan memasuki sebuah dusun..
Siang ini beberapa warga yang tengah duduk di sebuah warung kopi nampak merasakan tanah bergetar..
Begitu pun dengan anak2 yang sedang bermain,,mereka juga nampak bingung merasakan tanah tempat mereka berpijak bergetar hebat.
Tak berapa lama,,para petani berlarian meninggalkan sawah mereka..sambil berteriak teriak..
Ada raksasa..Ada raksasa..!!!
Cepat selamatkan diri kalian!!!
Salah seorang warga terlihat memukul kentongan tanda bahaya.
Suasana seketika panik..riuh rendah suara teriakan orang2 yang berlarian kesana kemari..
Tak berpaa lama terdengar suara berdebum..bunyi tapak kaki yang sangat besar..
Membuat tanah semakin bergetar hebat..lalu terdengar suara geramannya AARGGGGGHH...AARGGHHHHHH..
tak berapa lama dari kejauhan nampaklah sosok raksasa itu..
Anak2 yang berada di gendongan ibunya nampak menangis ketakutan,,orang2 nampak berlarian,,sebagian ada yang bersembunyi di goa2 di dekat tebing tinggi yang ada disana..
Sebagian ada yang berlari ke dusun sebelah tempat tinggal Elang.
Elang yang sedang membelah kayu di depan pondok nampak memperhatikan beberpa orang yang berlarian itu..
Lalu Elang mendekati mereka..
"Ada apa pak bu koq kalian sprti ketakutan??"
"Desa kami diserang raksasa nakk".
Raksasa itu mengamuk..memporak porandakn desa kami.
Apaa????raksasa????
"Mustahil hari gini ada raksasa pikirnya..
"Benar nakk..makanya kami berlarian sampai kesini"
Emang desa ibu dan bapak dimana??
Di desa sebelah nakk,,desa Jingga.
Baik lah bu saya akan kesana untuk melihatnya,,saya penasaran seperti apa raksasa itu.
Sebaiknya jangan nakk,,dia terlihat sangat ganas dan kejam!!!
Tenang pak bu,,Insha Allah..yang kuasa melindungi saya.
__ADS_1
Ibu,,bapak dan adik2 silahkan berteduh di pondok saja,,disana juga ada Ibu saya.
Elang pun segera memanggil ibunya lalu mengenalkn penduduk desa tadi,,lalu Nyimas Nawang Wulan mempersilahkn mereka duduk didipan depan rumah.
Setelah meminta restu sang ibu Elang pun pamit.
Dia berjalan menuju kebalik pohon,,agar dia tak terlihat tiba2 menghilang karena ilmu Halimun yang akan digunakannya.
Hanya sekejap mata Elang sudah berada di desa itu,,benar saja sang raksasa terlihat tengah menghancurkan beberapa rumah penduduk yang tak lagi berpenghuni itu dengan kakinya yang sangat besar.
Desa terlihat porak poranda,,keberadaaan Elang yang tak terlihat itu memberi keuntungan baginya untuk mencari kelemahan raksasa,,agar nanti bisa mengalahkannya.
Namun di antara reruntuhan itu nampak seorang bocah sedang menangis tak bisa bergerak karena kakinya tertimpa reruntuhan rumah.
Raksasa melihat pergerakan anak kecil itu nampak mendekatinya,,saat akan mengulurkan tangannya ke arah anak itu,,Elang dengan sigap memindahkn kayu yang menimpa kaki anak itu,,lalu mengangkatnya.
Anak kecil itu selamat,,namun tak sadarkan diri saking ketakutannya pada Raksasa itu namun saat ini dia aman karena berada dalam dekapan Elang.
Raksasa itu nampak bingung melihat mangsanya tiba2 menghilang begitu saja..
Raksasa menjadi sangat marah dan tambah mengamuk.
Sengaja Elang membiarkannya mengamuk agar kelelahan sehingga bisa dengan mudah dikalahkn.
Dengan secepat kilat Elang mbawa anak itu ketempat yang aman ke sebuah gua dekat tebing yang ternyata disana Elang bertemu dengan orang tua si anak..mereka lalu memeluk anaknya dan berterima kasih pada Elang yang telah menyelamatkan anak mereka.
Setelah meletakkan anak itu di tempat yg aman,Elang lalu kembali menuju raksasa.
Dia mencari2 kelemahan raksasa itu,,setelah menemukannya Elang lalu menampakkn dirinya di depan raksasa itu.
Sebenarnya Elang bisa dengan mudah mengalahkn raksasa dengan ilmu halimunnya toh raksasa tak melihatnya..tapi menurut Elang itu tindakan pengecut,,karena musuhnya tak melihat dia menyerang,,ilmu halimun digunakan saat terdesak saja batin Elang.
Elang nampak bergerak berputar2,,raksasa yang melihat lalu berusaha menangkapnya,,namun selalu gagal..Elang sengaja mempermainkan raksasa agar dia semakin marah.
Raksasa itu nampak pusing,,trihat dari gerakannya yang tak segesit tadi,,dan terlihat beberapa kali memegang kepalanya sambil mengeram keras.
Beberapa saat raksasa itu berdiri terdiam..kesempatan bagi Elang untuk mengalahknnya.
Elang yang sudah mengetahui letak kelemahannya,,lalu dengan ilmunya Elang nampak lincah bergerak menaiki pundak raksasa,raksasa tmbah mengamuk karena merasa ada sesuatu yang besar merayap di tubuhnya,beberapa kali tangannya yang besar berusaha menangkap Elang tapi selalu gagal karena Elang dengan sigap mengelak.
Lalu Elang mencabut salah satu bulu yang ada di tengkuknya..warna bulu itu sangat berbeda dari yang lain..bulu itu berwarna keemasan smntara bulu asli rkasasa berwarna abu2 kehitaman.
Setelah membacakn doa memohon pertolongan Allah,,Elang lalu mencabut bulu itu dari tubuh raksasa..bulu itu pun terlepas seiring dengan eraman melengking dari makhluk besar itu lalu jatuh ketanah dengan bunyi berdegum keras yang menyisakan beberapa retakan pada tanah di sekitarnya.
Namun ada yang aneh dari kejadian kalahnya raksasa itu,,tubuh raksasa tiba2 berubah menjadi setumpuk abu di tanah kering itu.
Tak salah lagi..ilmu hitam..raksasa itu hanya hayalan yang diciptkan ilmu hitam tepatnya sihir yang mengelabui manusia.
Namun siapakah gerangan yang mengirim raksasa itu??
Pikiran Elang di penuhi berbagai pertanyaan..tapi dia lalu teringat akan Ayahnda nya Raja Tengger..apakah raksasa ini hasil rekayasa dari ilmu sang ayah?? Yang di utus untuk mencari keberadaannya dan sang ibu.
Setelah situasi aman Elang lalu menyuruh para warga kembali ke desa mereka,,
Mereka bertanya kemana rkasasa itu sekarang..Elang lalu menunjuk ke arah abu tadi..inilah raksasa tadi uajrnya
Apaa???menjadi abu?? Kata salah seorang warga.
Mereka seakan tak percaya tapi itulah kenyataannya.
Elang lalu memungut debu2 itu dan memasukkannya ke dalam botol kaca
Saya minta tolong agar botol yang berisi abu raksasa ini di buang ke sungai..
Warga pun menyanggupi permintaan Elang.
Mereka semua berterima kasih pada Elang yang telah berhasil mengalahkan raksasa itu.
Dan di desa tetangganya kini Elang terkenal sebagai penakluk raksasa.
Para warga lalu bergotong royong membersihkan desa dari reruntuhan dan memperbaiki rumah2 warga yang hancur karena serangan raksasa tadi.
Elang pun kembali pulang.
Sesampainya di pondoknya Elang masih melihat warga tadi berada disana bersma sang ibu.
Elang mengatakan jika desa mereka telah aman,,,raksasa itu sudah tiada.
Mereka pun lalu pamit untuk kembali pulang ke desanya.
__ADS_1