"PENDEKAR ELANG"

"PENDEKAR ELANG"
EPISODE 8


__ADS_3

    Ki Agung terlihat wara wiri di depan pondok Elang seperti sedang memikirkan sesuatu.


Tak berapa lama keluarlah Nyimas membawakn secangkir kopi untuknya.


"Ini Ki diminum dulu kopinya,,mungkin sebentar lagi Elang kembali dari mencari kayu."


"Baik Nyimas terimkasih kopinya"


"Njihh..permisi ke dalam dulu ya Ki,,mau lanjutkn masak"


"Silahkan Nyimas"


Tak berapa lama dari kejauhan nampak Elang sedang meangkat sebuah batang kayu besar di pundakknya.


"Siang guru sapanya..sudah lama??"


"Siang Elang,, tidak juga"


"Ada apa guru???"


"Ada 2 ilmu lagi yang harus ku turunkan padamu Elang,, setelah menguasai keduanya barulah kamu siap menghadapi ke laliman  penguasa itu,,namun apa kamu siap jika harus menghadapi Ayah mu sendiri???"


"Jika itu demi menegakan kebenaran,,keadilan dan agama Elang siap guru meski berhadapan dengan Ayah sendiri".


"Baiklah kalo begitu,,ayo kita berlatih ke dalam hutan itu"


Elang lalu pamit pada sang ibu untuk kembali ke hutan dekat pondok untuk berlatih bersmaa ki Agung,,setelah meminum kopi Ki Agung dan Elang lalu menuju hutan tempat Elang menebang kayu tadi.


Sesampainya di hutan Elang lalu berlatih dengan giat ilmu baru itu..


Ilmu Pemecah Raga.


Elang nampak mengikuti petunjuk2 yang diberikan oleh ki Agung.


Duduk bersila,,dengan mata terpejam dan mulut komat kamit menghafalkan doa2 untuk penyatuan ilmu ke tubuhnya,, yang nantinya akan di gunakan untuk memanggil ilmu itu saat diperlukan.


Kemudian mengikuti gerakan2 ki Agung dan kembali menghafalkan jurus2nya agar ilmu itu mudah digunakan.


Lama kelamaan gerakan Elang selaras dengan ki Agung,,dengan cepat Elang menguasai jurus2 yang digunakan dalam ilmu itu.


Elang merentangkan kedua tangannya,,Kaki Elang nampak terangkat dari tanah,,sama seperti ki Agung..


Saat ini badannya terasa ringan seperti kapas.


"Fokuskan pikiranmu Elang,,seolah2 dirimu seperti seekor burung yang bisa terbang"


"Njih guru"


"Ikuti gerakan kaki saya Elang"


Elang lalu menggerak2n kakinya yang sedikit di tekuk,bergerak ke atas ke bawah seprti orang yang sedang mengayuh sepeda.


Lalu ki Agung berjalan di udara,,Elang nampak takjub melihatnya.


"Apa saya bisa seperti itu guru??"


"Pasti bisa Elang..fokus dan yakinkan hatimu"


Elang lalu mencoba menggerakan kakinya pelan2 seperti orang berjalan di tanah..tapi ini dilakukan di udara..


Lama2 Elang bisa..dia setengah berseru mengatakan " Guru!!!! Elang bisa!!!


Dia sangat senang dan nampak mengulang2 gerakannya berjalan di udara.


"Cobalah berlari Elang..melesat seperti seorang ninja..


Sebelum kamu menguasai Ilmu pemecah raga ini,,kamu harus terlebih dulu menguasai ilmu peringan tubuh..maka dari itu kamu harus bisa dulu berjalan dan berlari di udara"


"Njih guru"


Lalu Elang kembali mencoba berlari di udara,,beberpa kali mencoba lalu Elang turun..mencoba dari awal apakah benar ilmu itu telah di kuasainya.


Ki Agung menyaksikannya dengan wajah harap2 cemas apa benar Elang telah benar2 menguasai ilmu peringan tubuh itu.

__ADS_1


Benar saja setelah melafalkan doa2 dan jurus untuk menggunakn ilmu itu Elang nampak berada di atas tanah,,lalu berjalan dan berlari2 kesana kemari di udara di atas Ki Agung


Ki Agung yang menyaksikannya nampak tersenyum bangga karena Elang telah menguasai ilmu itu dengan cepat..


Ayo kita lomba lari di udara Elang katanya..coba kejar saya!!!


Ki Agung berlari secepat kilat..di ikuti Elang yang menyusul di belakangnya,, Elang mengejarnya karena tak ingin kalah,,mencoba menjajarinya dan Elang berhasil melakukannya..kedua orang ini terlihat melesat di sela2 pepohonan sambil tertawa2 gembira.


Kemudian kembali ke tempat semula..dan mendarat.


Bagus..baguss..anakku..kamu dengan cepat menyerap ilmu yang saya ajarkan.


Itu artinya kamu telah siap dengan ilmu berikutnya Pemecah Raga.


Insha Allah guru.


Ayo kita berlatih!!!


Njihh guru..


Kembali Elang melakukan latihan untuk menguasai ilmu pemecah Raga itu.


Perlahan namun pasti Elang mengikuti gerakan,,jurus dan doa2 yang di ajarkan ki Agung.


Ki Agung nampak menjadi dua,,seprti orang kembar saja..Elang semakin takjub dengan kesaktian ki Agung..lalu menjadi tiga,,


menjadi empat lalu menjadi lima enam,,tujuh dan terus berkelipatan..


Namun manakah Ki Agung yang asli setelah ke tujuh duplikatnya terlihat berjajar dihadpan Elang dengan melakukan gerakan yang sama seperti aslinya.


Elang nampak kebingungan membedakannya.


"Guru saya tak bisa membedakannya??bagaiamana saya bisa mengetahui mana guru yang asli??"


Jleepppp...lama2 ke tujuh duplikat itu masuk jadi satu ke tubuh asli ki Agung


Lalu ki Agung berjalan mendekati Elang dan berkata..


"Itu gampang anakku,,kamu bisa melihat menggunakan ilmu yang sudah ku ajarkan waktu di padepokan..melihat dengan mata batin,,gunakan mata batinmu untuk fokus melihat sinar kecil yang ada di titik aura di antara kedua alis itu.


"Sekarang ayo kamu mencoba apa yang saya lakukan tadi."


"Njihh guru".


Elang nampak serius berlatih,,lalu mencoba apa yang tadi dilakukan Sang guru.


Elang terlihat membelah diri menjadi dua,,lalu menjadi tiga,,menjadi empat dan seterusnya..


"Elang berhasil guru" serunya gembira.


"Alhmdulilah.."kata ki Agung yang tengah menyaksikan aksi Elang terhadap ilmu barunya itu.


"Semua ilmu sudah ku saya turunkan padamu Elang..semoga bisa bermanfaat dalam kebaikan."


"Njihh guru Aamiin."


"Sekarang latihan kita cukupkan sampai disini..besok2 kita ulangi lagi berlatih kedua rangkaian ilmu ini agar fasih dalam menggunakannya "


"Njihh guru..terimakasih atas kepercayaan guru pada Elang."


"Ilmu lah yang memilih untuk mu menguasainya"


Sekarang kita pulang..hari sudah mulai terik kata Ki Agung.


Lalu mereka berdua melangkah ke luar dari hutan.


Sesampainya di rumah Ibu telah menyiapkan makan siang,, gurame  goreng hasil tangkapan Elang di danau kemarin sore dengan sambal dan juga lalapan,,mereka bertiga lalu makan bersma didipan belakang rumah ditingkahi semilir angin yang bertiup di antara pepohonan.


     Elang nampak pulas di atas salah satu dahan pohon jambu itu,,mungkin karena perutnya yang kenyang dan angin yang bertiup semilir membuat Elang mengantuk,,setelah gigitan serangga membangunkannya,,Elang lalu turun dari pohon jambu itu,,kembali melanjutkan tidurnya di dipan belakang rumah.


Dalam tidurnya Elang bermimpi bertemu Sekar,,terlihat keduanya sedang berlarian di pematang sawah ,,lalu duduk bersama di sebuah pondok,,mereka saling bercerita sampai Elang kembali terjaga dari tidur saat mendengar teriakn minta tolong dari seseorang.


Elang terbangun mencari asal suara.

__ADS_1


Namun tak di dapatinya seorang pun di sekitar halaman belakng,,lalu segera berlari ke arah luar rumah benar saja,,ibu Tini tetangganya tengah di cegat oleh seekor kobra yang mendesis dan siap menyerangnya.


"Tolong...tolong..."teriak ibu Tini


"Ada apa bu ?? Elang nampak berdiri di depan pintu.


Tolong Ibu nakk Elang,,ada kobra sedang menghadang ibu..itu disnaa seraya menunjuk ke arah kobra itu.


Elang melihat ke arah tunjukan bu Tini,,benar saja seekor kobra tengah menegakkan lehernya siap menyerang..


Ibu tetap disitu,,jangan bergerak nanti justru akan memancing kobra untuk agresif.


Baikk nakk Elang..


Elang lalu mencari sebilah kayu dan berjalan mendekatinya..


Elang terlihat membacakan doa agar binatang itu tunduk padanya,,tak berapa lama..seraya menyuruh pergi pada ular itu..Elang dengan sedikit mendorong tubuh ular itu dengan kayu, tak berapa lama ular itu lalu menurunkan lehernya lalu melata menuju ke arah hutan.


Alhmdulilaaahh,,,ular itu akhirnya pergi juga..mkasih ya nakk Elang.


Sama 2 bu..


Ohh ya nakk Elang ibu mu mana??


Ibu ke rumah Bu Ningsih bu bantu2 masak disnaa katanya nanti sore ada hajatan di rumah beliau.


Ohh iya betul sekali nakk..ini ibu juga mau kesana anterin kue2 buat acara sykuran itu..kalo gitu ibu titip ke kamu saja ya..nehh kue talamnya  buat nakk Elang sama ibu.


Wahh rezeki..mskih ya bu..


Sama2 nakk..


Ibu kesana dulu nakk Elang..permisi..


Njih bu Tini..hati2 dijalan..


Iya nak Elang.


Asalamualaikum..


Waalikum salam..jwb Elang.


Bu Tini pun kembali melangkahkan kakinya menuju rumah bu Ningsih yang tak berapa jauh dari pondok Elang.


Elang membawa masuk wadah yang berisi kue talam pemberian bu Tini tadi,,lalu mengambil satu dan memasukannya ke mulut.


Emmmm..enakk banget kue talam ini..alhamdulilaah ucap Elang.


Lalu menuang air putih yang ada di kendi di atas meja itu ke dalam sebuah gelas kemudian meminumnya.


Di sekitar rumah bu Ningsih nampak terlihat kesibukan,,para warga saling bantu mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara selamatan atas berhasilnya panen dari sawah bu Ningsih nanti sore.


Ibu2 dan anak gadisnya sibuk di dapur untuk menyiapkan hidangan.


Smentara para bapak2 dan cah lanangnya nampak trlihat sedang menggelar tikar,,dan membuat atap dari daun tanaman rumbia,,agar warga yang datang tidak kepanasan atau kehujanan.


Elang lalu menutup pintu pondoknya lalu berjalan menuju rumah bu Ningsih,,melihat para bapak2 dan anak2 laki2 sedang bergotong royong Elang pun tidak tinggal diam,,dia segera membantu mereka disnaa.


Tak berapa lama Sekar dan ibunya datang untuk turut membantu


Saat Sekar baru sampai tanpa sengaja mata Sekar mendapati sosok Elang..Elang merasa ada yang memperhatikannya segera mengedarkan pandangannya..dan benar saja dugaan Elang,,Sekar tengah menatapnya..Mata mereka bertemu..keduanya jadi salah tingkah..lalu sibuk dengan urusan hatinya masing2.


Ketika masuk ke dalam rumah Bu Ningsih,, Sekar yang mengekor di belakang ibunya,,sekilas mendengar perbincangan Bu Tini,,Ibunya Elang,,bu Ningsih dan beberpaa orang ibu2 lainnya yang ada disitu,,


Ibu Tini nampak antusias bercerita..


"Iya lohh bu untung ada nakk Elang yang nolongin saya dari kobra itu..kalo nggak entah lah apa yang akan trjadi" kata bu Tini.


Sekar nampak tersenyum mendengarnya,,menambah nilai plus Elang dimatanya.


    Jam 2 siang acara syukuran di rumah bu Ningsih pun berlangsung..


Nampak Ki Agung memimpin doa,,lalu dilanjutkan dengan acara makan siang bersma.

__ADS_1


Selang satu jam acara usai..semua kembali bergotong royong membereskan perlatan dan perabotan yang hbis dgunakn tadi,,setelah semua beres mereka pulang ke rumah masing2.


__ADS_2