12 PAHLAWAN ZODIAK

12 PAHLAWAN ZODIAK
BAB VIII KERAJAAN KUCING- KUCING


__ADS_3

Cerita Sebelumnya


                Raja Srigala dipanah Oleh Sesosok yang bernama Mafia Hitam. Selain itu Mafia Hitam juga


memamfaatkan Mailend sebagai pengikutnya. Apa maksud semua ini ?


Di lain tempat Alik Joyokusumo telah menceritakan asal ulul dan latar belakang dirinya, sebuah alasan mengapa Alik Begitu ketakutan di malam hari adalah diriinya di bayang- bayangi oleh Hantu Di


Balik Pintu. Dan dalam tugasnya Alik telah berhasil mendapatkan pedang Odison


dari tangan Mailend, selain itu juga sebentuk kunci permata, yang kata Kakek


Yamada kunci tersebut dapat digunakan untuk membunuh Musuh Kahayalan.


Apakah kunci permata yang didapat alik dapat


digunakan untuk melenyapkan Hantu di Balik Pintu ?


                                                        ***


Vandora telah mengakhiri cerita tentang dirinya yang juga telah pernah diceritakan olehnya


pada Kentaro dan Shara Setty. Setelah selesai bercerita Vandora berdoa, Ia


berharap Ibu Gent Honixton menyesal atas perbuatannya. Hantu di pohon besar di


ujung jalan yang mengganggu Abraham menjadi lesap dan kembali kea lam yang


penuh kedamaian, tidak lagi menjadi hantu yang gentayangan. Dan harapan


terakhir Vandora adalah ibunya sadar dan kembali menyayanginya.


Tiba- tiba terjadi keajaiaban. Pada malam gerhana bulan sebuah cahaya turun dari langit


dan Kakek Yamada berseru. “ Doamu terkabul Nak ! Aries telah turun padamu”


Aries bercahaya dan sinarnya masuk ke telapak tangan Vandora. Semua orang disana


terpejam oleh silaunya. Vandora terperangah melihat lukisan Aries tertera di


punggung tangannya. Dan sewaktu- waktu Aries dapat keluar dan menjadi


pelindungnya.


                                                                ***


Sekolah Asrama Farm School.


Harapan Vandora dalam doanya sudah menjadi kenyataan. Hal itu terbukti dengan datangnya


Bu Sin Sin, Ibu Gent Honixton ke makam Gent Honixton di halaman belakang


sekolah asrama Farm School. Ibu Sin- Sin datang untuk menjenguk makam anaknya


dengan rasa yang penuh penyesalan. Dalam urai tangisnya ia menyebut nama Gent


dan meminta maaf secara berulang, ia menyesal atas apa yang ia lakukan dulu,


dia kurang menyayangi Gent.


Dari kejauhan Bu Eva datang, ia mengelus pundak Bu Sin Sin, “ Bersabarlah”, Katanya.


Ditempat lain, di pohon besar sebelum penginapan yang dikelola Nujumi dan kakeknya, sebatang


pohon angker telah di tebang. Dan hantu penunggunya yang pernah mengganggu


Abraham Gellier sudah tidak ada lagi.


Di lain tempat juga, seorang perempuan setengah baya telah berhasil mengetahui tujuan anak


tirinya, Vandora. Ibu tiri Vandora mulai mencari- cari keberadaan Vandora dari


orang – orang di sekitar kota Mount City. Dari mulut- ke mulut Ibu Vandora


menemukan titik terang keberadaan Vandora. Vandora berada di Bukit Tapal. Maka


dengan penuh harapan Ibu Tiri Vandora yang bernama Alissa terus mencari


keberadaannya. Berhasilkah Alissa menemukan Vandora ?


                                                            ***


Pagoda Zodiak.


Vandora telah selesai menyiapkan masakan untuk makan malam. Makanan itu dimasak oleh Vandora.


Vandora pandai memasak karena sudah terbiasa dalam urusan dapur saat menjadi


suruhan Ibu Tirinya, Alissa.


Mereka yang ada di Pagoda Zodiak makan dengan lahap.


“Air- air !” seru Ham yang kepedasan, dengan segera Vandora memberikan segelas air.


“Maafkan aku ya ! karena memasak terlalu pedas” kata Vandora.


“Bukan, aku keselek nasi, masuk ke tenggorakanku …” jawab Abraham.


“Makanya makan jangan berbicara saja …!” tegur Misss Teria yang tersenyum melihat Abraham


sudah mulai banyak bicara, tidak sedih lagi.


“Hehe …” tawa Ham.


Kemudian Kakek


Yamada berkata,” Ingatlah Ham, kau sedang dalam perjalanan mencari orang tuamu,


dan kakek yakin bahwa kau akan menemukan mereka suatu saat nanti. Carilah dengan hatimu “ kakek Yamada


memberikan semangat untuk Ham.


“Terimakasih Kek …”


“Malam ini musuh kalian, akan datang. Raja Srigala. Tapi kakek sudah meletakkan penangkal


di pintu gerbang, semoga Raja Srigala tidak mampu melewatinya.”


Tapi ternyata Raja Srigala sudah berada di pintu Pagoda Zodiak, semua orang heran mengapa hal


tersebut bisa terjadi. Hal itu adalah ulah Hantu Di Balik Pintu. Hantu di Balik


Pintu telah membuang penangkal yang diletakkan di pintu gerbang. Semua itu


dikatakan Alik yang penyakit takutnya kambuh seperti dulu, penyakit takut di


malam hari oleh sihir Hantu di Balik Pintu. Kini Alik sudah pinsan lagi di


samping Shara Setty yang terbaring di ranjang. Shara Setty masih dalam masa


pemulihan.


Kentaro, Will, Tom, dan Abraham serta Miss Teria dan Vandora telah berada di puncak Pagoda


Zodiak. Sementara itu Kakek Yamada berada di bawah pagoda, bertarung dengan


Hantu di Balik Pintu. Sementara itu di ruangan bawah Raja Srigala sudah


memasuki tempat dimana Alik dan Shara Setty terbaring. Kentaro mengetahuinya, dan


segera berlari ke bawah. Kent memancing Raja Srigala agar mengejarnya, Kent

__ADS_1


bergerak lincah. Akhirnya raja Srigala terpancing ia mengejar Kent ke halaman


Pagoda.


Will turun ke bawah untuk membantu Kent, Vandora bersama Miao tidak mampu mencegahnya. Will


masuk ke tempat alik terbaring, ia membongkar tas Alik untuk mencari pedang


Odison, “Aku harus menolong Kent, dan membunuh Raja Srigala !”


Sementara di halaman, Kentaro terhempas ia terbaring berdarah oleh tendangan Raja Srigala.


Will melempar pedang Odison pada Kent, tapi secepat kilat Raja Srigala


menendangnya. Pedang Odison terhempas ke tanah tak jauh dari pertarungan


mereka.


Vandora dan Abraham segera turun menuju halaman untuk membantu Will dan Kent. Tapi tiba-


tiba tak lama kemudian muncul Aries dari tangan Vandora. Aries bercahaya


menyilaukan dan berubah wujud menjadi sebentuk domba jantan bertanduk kuat.


Domba Jantan yang kekar itu menghantam tubuh Raja Srigala, Raja Srigala


terpental. Aries dan Raja Srigala saling bertarung.


Sementara itu Miss Teria dan Tom Garsen tetap berada di puncak pagoda zodiac bersama kucing


Miao. Mereka mengamati pertarungan antara Kakek Yamada dengan Hantu di Balik


Pintu. Kakek Yamada terlentang kalah. Hantu di Balik Pintu yang berwujud kotak


persegi panjang itu melompat menaiki tembok halaman. Hantu itu bersiap untuk


menimpa Kakek Yamada.


Kent bergerak cepat menangkap pedang Odison. Namun ia segera sadar orang yang tepat untuk


membunuh Raja Srigala adalah Will.


“Will…Engkaulah yang harus melakukannya !” Teriak Kent pada Will. Raja Srigala segera berpaling


lagi pada Kent.


Kent melempar Pedang Odison pada Will. Will menangkapnya. Raja Srigala sudah menggenggam bahu


Kent yang lemah. Dan ia bersiap menghisap darah Kent. Menggigit lehernya.


“Akhh” Will pada waktu yang tepat menancapkan Pedang Odison di punggung Raja Srigala ketika


ia lengah. Pun Aries juga bersiap- siap untuk menghantam Raja Srigala.


Cahaya dan


ledakan terjadi. Tubuh Raja Srigala hancur berkeping- keeping bersama pedang


Odison. Setelah ledakan itu cahaya meredup. Dan Aries pun masuk ke tangan


Vandora. Tapi dari atas terdengar teriakan Miss Teria.


“Kalian ! Tolong Kakek Yamada !”


Hantu di Balik Pintu telah menghimpit Kakek Yamada. Tapi dengan lincah Kakek Yamada merogoh


sakunya untuk mengambil kunci permata. Dan berhasil. Kakek Yamada memasukkan


kunci itu pada lubang pintu yang ada di tubuh Hantu di Balik Pintu.


Tiba – tiba sesosok Banteng dari langit turun ke Bumi. Menyilaukan mata. Banteng bercahaya


itu mengecil dan masuk ke Tangan Kent. Kent tersenyum.


“Tiarap !!!” Teriak Kakek Yamada.” Hantu di Balik Pintu akan Meledak “


“Duarrrrrrr!!!” Hantu di Balik Pintu meledak. Namun dalam ledakan itu ada sesuatu yang berlari


menghilang dan pergi.


“Itu Animos …” Kata Kakek Yamada menjelaskan tentang Makhluk aneh yang keluar dari tubuh Hantu


di Balik Pintu.


“Alik selamat, mulai sekarang kau tidak akan ketakutan lagi. Kau akan terbebas dari kejaran


Makhluk bernama Animos. Ia telah keluar dari Tubuh Hantu Di Balik Pintu, dan


telah lemah dan dapat dilihat oleh mata biasa …” Tambah Kakek Yamada.


Akhirnya malam


ini dua musuh para Pahlawan Zodiak berhasil dimusnahkan. Semua teman- temannya


mengucapkan selamat pada Kentaro atas turunnya Taurus ke pada dirinya. Taurus


yang telah memilih Kentaro atas semangatnya dalam bertarung dan membela


kebenaran dengan keberanian. Dalam kebahagian itu, Abraham berbisik pada Alik,


“ Kau harus mengenal Nujumi, ia juga dapat bertarung melawan Hantu- Hantu


jahat” Abraham teringat kala Nujumi memberinya Jimat dari gangguan Hantu di


Ujung Jalan.


“Oh ya , Baiklah “ Jawab Alik yang tak mengenal Nujumi. Kemudian semua yang ada di


Pagoda Zodiak terlelap.


                                                            ***


Pagi telah menyapa di pagoda zodiak. Pagi itu Kakek Yamada melangkah pelan menuju dapur


Pagoda Zodiak, ia menemui seseorang yang pandai memasak, tentu saja Vandora.


Namun dibelakang Kakek Yamada ada langkah lain yang mengikutinya, langkah Bu


Alissa, yang telah mengetahui keberadaan Vandora. Alissa adalah ibu tiri


Vandora.  Tetapi ketika melihat wajah Bu


Alissa Vandora berlari jauh, Vandora berlari ke luar Pagoda Zodiak Tetapi


Alissa terus mengejar sambil berkata.


“Vandora sayang maafkan ibu ! Ibu salah Vandora !...kembalilah Nak !” Alissa terus


menghiba, tidak ketinggalan Kakek Yamada, Will, Kentaro, Abraham, dan Tom


mengejar Vandora,hanya Miss teria dan Shara Setty yang tertinggal di pagoda.


Dimanakah Alik  ?


Sementara itu di pagoda Misss Teria sedang melanjutkan masakan yang dibuat Vandora. Tapi ada


seseorang yang mendekat langkah demi langkah….


“Siapa itu ?!” Seru Shara dibelakang. Lalu Miss Teria melihat ke arah Shara yang juga menuju


dapur. Dan tidak ketinggalan pun meloncati wajah seseorang yang berpakaian

__ADS_1


tertutup dan wajahnya berselubung ninja. Sial, Ninja Bintang pun kabur, Kucing


Miao pun mengejarnya, melompati jendela.


“Miao , Jangan Kejar !!!” Teriak Miss Teria.


“Maaf Makhluk tadi meninggalkan ini, karena terjatuh dari wajahnya oleh cakaran Miao…”kata


Shara sembari memungut benda yang terjatuh itu. Benda berupa bintang perak.


Benda itu diserahkan Shara pada Miss Teria.


Di lain tempat di semak sekitaran pagoda. Vandora masuk ke dalam gua. Alissa menangis. Tapi


sialnya, gua tersebut pintu masuknya runtuh karena sudah rentan dimakan usia.


Alissa bertambah cemas memanggil- manggil Vandora.


“Jangan khawatir bu…Vandora aman…”Kentaro menenangkan.


“Aman ?kenapa mungkin ia sudah …” Bu Alissa putus asa.


“Tapi Vandora …”Ucap Kent, namun dihentika Kakek Yamada.


Kakek Yamada berkedip pada Kent agar tidak meneruskan kalimatnya. Kakek Yamada meminta Kent


agar tetap merahasiakan bahwa Vandora telah menjadi seorang pahlawan zodiak,


pemilik zodiak Aries.


“Vandora aman, ia bersama sesuatu yang dapat keluar bila dalam gelap” kata Will membuka


rahasia.


“Apa itu ?”kata Alissa.


“Ah Will hanya


bercanda !” terang Kakek Yamada.


Sementara itu Abraham pergi meninggalkan rombongan itu. Abraham kehilangan Aliek. Abraham


menemukan jejak kaki- kaki menuju sungai” Mungkin Alik pergi mandi …” pikir


Abraham.


Tetapi Abraham salah. Ia justru melihat seorang anak remaja tenggelam di sungai. Abraham


panic. Untung saja Abraham bisa berenang karena berasal dari kota River Longer


yang memiliki sungai panjang. Abraham pun menceburkan diri untuk menolong Alik


yang hampir mati.


Sementara di dalam gua. Aries yang bercahaya telah keluar dari tangan Vandora. Dan membuat


gua yang gelap itu menjadi terang benderang bercahaya.” Vandora percayalah pada


Doamu. Doamu telah terkabul, Ibumu tidak seperti dulu lagi…” kata Aries.


“Tetapi bagaimana kalau ia masih memberlakukanku dengan kejam seperti dulu ?” Tanya


Vandora ragu.


“Bukankah ada aku bersamamu …” jawab Aries meyakinkan.


Di sungai, Abraham berhasil membawa Alik ke tepi sungai. Alik terbaring di pepasir tepian.


Alik pinsan, Abraham menekan perut Alik dan mengeluarkan banyak air. Air


menyembur dari mulut Alik. Alik pun siuman.


“Apa yang kau lakukan Alik ?!” Tanya Abraham.


“Maafkan aku, tadi aku hanya ingin pergi dari tempat ini” jawab Alik menangis.


“Alik kamu tak perlu merasa aneh di Negara asing ini. Walaupun ras kita berbeda, aku adalah


teman yang akan bersamamu …” Hibur Abraham Gellier.


Vandora telah keluar dari gua, Aries menggali lubnag di lain sisi. “Vandora kau akhirnya


selamat …”Alisa memeluk Vandora.


“Ada lobang lain di sisi gua ini Bu … ” jawab Vandora kemudian berpelukan dengan ibu


tirinya Alissa. Vandora juga merahasiakan keberadaan Aries.


                                                    ***


Tiada terasa malam telah menjelang di Pagoda Zodiak. Semua tamu Kakek Yamada berkumpul di


ruang tengah pagoda, ada yang telah datang bertemu dan menjadi teman, begitu


juga nanti ada yang pergi dan berpisah dan tidak ingat kembali. Shara Setty


yang masih belum pulih tertidur lebih awal begitu juga Bu Alissa, Ibu tiri


Vandora.


Di ruang tengah Will, Kent, Abraham, Tom, Alik, Miss Teria dan Vandora berkumpul bersama


Kakek Yamada. Bercerita untuk ke mana arah petualangan selanjutnya. Tom memulai


percakapan dengan pertanyaan.


“Mengapa saat pertarungan semalam, Pisces tidak keluar dari tanganku Kek ?”


“Semua ada saatnya …” Kata Kakek Yamada.


“Pisces itu dua ikan, pertarungannya untuk musuh di dalam air” Sela Will menurut pemikirannya.


“Semua zodiak memiliki arti dan kekuatan   masing-


masing” Kata Kakek Yamada yang membuat semuanya diam merenungi.


“Vandora, besok kau harus pulang bersama ibumu. Dan kau Miss Teria dan Kentaro pulanglah,


sudah saatnya engkau pulang.” Ulang Kakek Yamada.


“Ya kami telah berencana Kek…”


“Sedangkan Tom dan Shara tetap berada disini, Tom jagalah Shara, bilamana sembuh bawalah dia


kembali pulang”


“Will, Alik dan Abraham pergilah ke tempat bu Alma kembali” Pesan Kakek Yamada.


“Abraham terimalah hadiah dari Bu Alma, dan lanjutkan perjalananmu ke Dermaga walau


belum menemukan orangtuamu disini.” Pesan Kakek Yamada lagi.


“Ham ambil saja hadiah mutiara dari bu Alma untukmu” Ucapan Tom yang tidak dapat lagi


kembali menemui Bu Alma.


“Terima kasih Tom.”


“Alik kau akan  diobati oleh Nujumi nanti …” Ucap Ham.


“Tapi kami belum mempunyai pelindung Cahaya Zodiak Kek “ Tanya Will cemas.

__ADS_1


“Semoga disana Zodiak- zodiak selanjutnya akan turun, Di Mount City” Harapan Kakek Yamada.


                                                            ***


__ADS_2